Selamat datang di meja saya! π Saya Darryl.
Di sini saya berbagi catatan santai seputar dunia kerja, produktivitas, dan dinamika abdi negara di kota kecil. Berangkat dari pengalaman saya yang dulu berkutat di korporasi dan kini melayani di birokrasi.
Disclaimer:
Semua tulisan di sini adalah opini pribadi (menurut keyakinan saya) dan tidak mewakili instansi mana pun. Saya memegang teguh etika dan aturan yang ada agar diskusi kita tetap aman, sehat, dan konstruktif.
@kriptobistok Iya, ini lagi pelajari akun besar mana yang bisa naikin impresi. Pelan-pelan asal rutin aja. Tetep RL yang utama, nasib buruh kehidupan bang π
Selamat datang di meja saya! π Saya Darryl.
Di sini saya berbagi catatan santai seputar dunia kerja, produktivitas, dan dinamika abdi negara di kota kecil. Berangkat dari pengalaman saya yang dulu berkutat di korporasi dan kini melayani di birokrasi.
Disclaimer:
Semua tulisan di sini adalah opini pribadi (menurut keyakinan saya) dan tidak mewakili instansi mana pun. Saya memegang teguh etika dan aturan yang ada agar diskusi kita tetap aman, sehat, dan konstruktif.
@afrkml Setuju sih, kayak banyak akun baru yang kejar target aja. Saya aja pengguna lama cuma sering baca-baca aja dulu daripada bikin cuitan. Sekarang lagi ngulik cenblu juga pada akhirnya.
@LambeSahamjja@migranlore Usul sih kalau gak mau berhenti total, kembalikan aja ke target paling penting masyarakat miskin dan daerah 3T aja. Biar kualitasnya terjaga.
@intinyadeh Alig alig, umur belum 30th langsung Komisaris BUMN. Nih karyawannya langsung pada hormat. Kalau di perusahaan sendiri gpp sih, lah ini. Gak sanggup dah komen gimana lagi.
@aurevoirje Wah hebat. Bisa bagi waktu dengan ribetnya ngurus bayi. Mungkin juga karena sebelumnya sudah aktif juga ya. Akhirnya keitung juga impresi yang postingan lama-lama.
@cepillaa Nah sama, pada bisa online terus apa emang full online, atau sudah ngatur jadwal postingan atau pakai AI buat cari impresi. Apa gak sibuk di RL?
Sudah ku konfirmasi tadi ke pegawainya. Untuk display barang memang masih terbatas karena yang mengatur PT S jadi baik stok barang dan proses pembayarannya masih nunggu kebijakan yang ada. Mari kita lihat 3 bulan lagi untuk update nya π
Lagi-lagi seorang warganet mengunggah review salah satu Koperasi Desa Merah Putih yg ada di wilayah Blitar. Beberapa point reviewnya:
1. Rak Display masih banyak kosong
2. Penempatan barang sengaja diberi jarak biar keliatan penuh
3. Barangnya sama yg ada di swalayan/indomaret/alfamart
4. Tidak ada tabung gas Rp16.500
5. Dibelakang Kasir ada rak tulisan Apotek tapi masih kosong juga.
@ardisatriawan Turut berdukacita paling dalam. Pejuang rezeki untuk keluarga telah gugur. Pahlawan sebenarnya, belum bekerja sudah gugur, sungguh ironi.