Bukan meremehkan kampus reguler tapi ketentuan ASN yang bener “siap ditempatkan dimana saja” terus jadi protokoler yang basicnya ngelayanin orang banget, kayaknya kurang cocok dengan karakter lulusan CPNS mayoritas dari kampus top 10 Indo, jadi terpaksa harus didikan semi militer
Menurut gw pribadi, mending keberadaan IPDN itu ditinjau ulang deh…
Asal kelen tahu..
Ilmu-ilmu yang ada di IPDN itu udah diajarin di FISIP dan FIA di seluruh Indonesia.
Perbedaannya, IPDN itu ikatan dinas, biaya minim, dan juga semi-militer.
Lantas buat apa ada IPDN? Wong lulusannya juga jadi ASN. Anak FISIP dan FIA mah disuruh jadi ASN juga bisa.
Dan yang gw juga heran kenapa IPDN semi-militer?Padahal lulusannya itu ya jadi sipil semua…
Terus yang lebih ga nyaman lagi:
Tiap tahun, IPDN butuh ratusan miliar.
Kalian tahu ga? Berapa anggaran IPDN di 2026?
814 MILIAR!
Padahal tahun lalu hanya 517 miliar.
Mana masuk pos anggaran pendidikan lagi.
Dan ini diperuntukkan untuk 5-6 ribu orang praja..
Sayang banget menurut gw.
Duit 817 M itu bisa dipakai buat subsidi PTN-PTN di seluruh Indonesia.
Foto: Rakyat Merdeka dan Pos Jateng
Kalau memang demo ini digerakan oleh oposisi,
Kenapa tidak ada hentikan IKN? Padahal ikn jauh lebih tidak bermanfaat utk rakyat ngancam kedaulatan negara.
Justru point yg mahasiswa buat ini lbh berat mengarah ke kubu mul.
Sy bs asumsikan ini gerakan mul utk melengserkan prabowo.
@SaufyJauhary Tidak ada tawaran dari Soekarno justru mengajukan syarat Sultan HB IX sendiri lewat Amanat 5 September 1945 dengan syarat menjadi Daerah Istimewa yang mempertahankan kekuasaan Sultan. Sedangkan, Siak bergabung tanpa syarat sama sekali, serahkan segalanya, lalu MEMBUBARKAN DIRI.
Fitnah!! Kesultanan Siak membubarkan diri sukarela karena ada dua faktor bessr, Sultan Kasim II terkenal sangat progressif bahkan dijuluki raja republikan, dan beliau tidak memiliki keturunan sehinga ditakutkan akan terjadi krisis suksesi.
Sultan Melayu Siak sumbang untuk Indon: 13 juta Gulden Belanda
Sultan Jawa Jogjakarta sumbang untuk Indon: 6.5 juta Gulden Belanda
Balasan Sukarno:
Kesultanan Siak Dimansuhkan
Kesultanan Jogjakarta dikekalkan + jawatan Gubernur tanpa bertanding yg boleh diwariskan