In this economy, jangan datang kesini kalau kalian gamau kalap ‼️
3 lauk + nasi (2 ayam saus keju + teriaki), juice alpukat, dessert pudding matcha di jaksel cuma 50 ribuan?
ya gimana ga kalap kalau SEMUA, iya SEMUA yang ada disini harganya 10k!?
Ada yg tau atau ini dimana?
Seorang nasabah UOB asal Bogor baru mengetahui ada kartu kredit fiktif atas namanya, dengan tagihan sekitar Rp29 juta, saat ia menghubungi customer service untuk menanyakan tagihan bulanan yang tiba-tiba berhenti masuk ke emailnya.
Yang lebih mencengangkan: fisik kartu yang dikirim bank masih tersegel utuh di rumahnya, OTP transaksi terkirim ke nomor lama yang sudah didaur ulang operator dan kini dikuasai orang lain.
Email di sistem bank diubah tanpa persetujuannya, dan surat resmi bank mencantumkan 3 nomor kartu berbeda yang saling bertentangan. Akibatnya SLIK OJK ia dan suaminya anjlok ke Kolektibilitas 3. 🔐
Ini kalau benar, kompas gramedia laknat amat.
Tyt mrk salah satu mafia hutan.
Pantes semangat banget mau lengserin prabowo n purbaya.
https://t.co/htTdcxInF8
🚨 𝐓𝐄𝐑𝐁𝐎𝐍𝐆𝐊𝐀𝐑 🚨
Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Bersatu membeberkan dugaan adanya keterlibatan mantan petinggi militer, Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso, di balik gerakan aksi mahasiswa yang menolak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) belakangan ini. Gerakan penolakan tersebut mengindikasikan telah disusupi agenda politik praktis dan difasilitasi oleh jejaring tokoh tertentu.
Juru Bicara BEM Bersatu, Rahmat Djimbula, mengungkapkan bahwa salah satu indikasi kuat terlihat dari fasilitas mewah berupa mobil Fortuner yang digunakan oleh pimpinan aksi penolakan, Tiyo Ardianto, yang diduga memiliki keterkaitan keluarga dengan mantan Irjen TNI tersebut.
"Kedua, kami melihat indikasi kuat keterlibatan aktor politik praktis dalam gerakan ini. Salah satu pimpinan aksi, Tiyo Ardianto, diduga memiliki kedekatan dengan jaringan politik tertentu. Mobil Fortuner yang digunakannya diduga terdaftar nama Siti Nuraeni, adik Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso, yang merupakan besan Jenderal TNI (Purn) Andhika Perkasa, tokoh tim pemenangan Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024. Dugaan ini diperkuat kehadiran politisi PDI Perjuangan, Andi Widjajanto, di tengah massa aksi," ujar Rahmat Djimbula saat membacakan pernyataan sikap dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa, 16 Juni 2026.
Menurut BEM Bersatu, indikasi keterlibatan Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso semakin menguat setelah pimpinan aksi mahasiswa tersebut diketahui menghadiri forum yang dengan sang purnawirawan di Bandung baru-baru ini. Jejaring Ini dinilai patut dicermati karena mencederai kemurnian pergerakan mahasiswa.
"Keterkaitan tersebut juga diperkuat oleh kehadiran Tiyo Ardianto dalam Dialog Nasional Kebangsaan di Bandung (18 Juni 2026) bersama sejumlah tokoh seperti Said Didu, Roy Suryo, Refly Harun, dan dr. Tifa. Dalam forum yang sama, Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso juga tercatat hadir, menunjukkan adanya jejaring yang patut dicermati," lanjut Rahmat.
Rahmat menyayangkan mengapa Program MBG yang memiliki dampak langsung terhadap gizi dan kesejahteraan masyarakat luas justru dijadikan sasaran penolakan oleh kelompok aksi tersebut. Kondisi ini memicu tanda tanya besar mengenai arah dan substansi gerakan yang sedang berjalan.
"Pertama, kami mempertanyakan prioritas isu yang diangkat. Di tengah kebutuhan mendasar masyarakat, perhatian justru tersedot pada isu yang tidak menjadi urgensi utama. Sementara itu, Program MBG yang berdampak langsung pada gizi dan kesejahteraan masyarakat justru menjadi sasaran penolakan, meski perbaikan tata kelola tetap diperlukan," tegasnya.
Atas dasar temuan tersebut, BEM Bersatu secara tegas menyatakan penolakannya terhadap segala bentuk intervensi eksternal dan mobilisasi mahasiswa yang ditunggangi oleh elite politik demi perebutan kekuasaan.
"Kami, BEM Bersatu, menolak segala bentuk penungangan gerakan mahasiswa oleh kepentingan politik praktis. Gerakan mahasiswa harus tetap menjadi suara rakyat, bukan alat elite. dalam perebutan kekuasaan," pungkas Rahmat.
Ijin copas @Metro_TV 🙏🏻
Sumber : https://t.co/IY84fPqmOD
Perhatikan sekuensinya :
Budiman sebut nama Tiyo.
👇
Sirine Toa dibunyikan (sinyal).
👇
1 org baju putih lngsung berdiri dng toa.
👇
Naik panggung, lngsung teriak² orasi.
👇
Puluhan mahasiswa merangsek masuk.
•Sirine dari toa adalah sinyal ativasi, & itu bukan reaksi spontan audiens.
•Org di dlm ruangan sudah pegang toa, sudah siap, & tunggu trigger kata kunci yaitu Tiyo, utk disambut dng bunyi sirine sbg sinyal koordinasi.
Dari peristiwa tsb teridentifikasi 2 kelompok aktor yg beda karakter:
1. Kelompok A » Mahasiswa organik, yg duduk tertib sejak awal, punya pertanyaan substantif.
2. Kelompok B » pemicu terorganisir, yg masuk bergerak setelah sinyal sirine bunyi, bawa² toa, teriak² slogan, rebut mikrofon, lempar air.
Itu profil aksi terkoordinasi, bukan ledakan emosi secara tiba².
”Genuine anger is the most useful resource for any operation. It requires no fabrication, only direction”.
Pernah denger ?
btw ini masi fresh banget guisss~
beberapa hari yang lalu, Chinese Academy of Science baru aja menemukan kuburan paus raksasa yang panjangnya sekitar 1200km.
biar kebayang, 1200km itu kurleb setara jakarta-bali keknya. sepanjang itu, dasar lautnya dipenuhi tulang paus, fosil, dan kehidupan baru yang tumbuh di atas bangkai-bangkai purba.
penemuan inituh dipublikasikan di jurnal Nature pada tanggal 10 juni 2026.
fosil tertua di sana usianya udah 5,3 juta tahun. bumi masi dalam era pliocene itu keknya. trus ada juga fosil paus berparuh.
sumber bacaan lainnya:
https://t.co/MXAjSUsuI7
https://t.co/rjoB3XVWv5
Mahasiswa paok : "anda pernah nonton pesta babi gak"
Nusron : "klo nuduh saya menyengsarakan rakyat papua ayo saya ajak ke merauke"
MP : " klo gak pernah nonton jgn jawab"
(Gw yg nonton gatel banget pengen getok congor mahasiswa paok itu🤪😂)
Diajak diskusi di forum dialog dibubarin, giliran udh masuk mobil dicari ditarik suruh datengln ngobrol sambil duduk ngemper.
Ngajak ngobrol tapi maunya cuma didekte suruh dengerin gonggongan mereka aja
Mau jawab katanya gak boleh jawab klo belum nonton film pesta babi.... Diajak ke papua buat liat kenyataan sebenernya gak mau.... Dah gitu teriak "kalian gak merasa bersalah" Wooo bocah pekok🤪
Ada lagi yg lebih dongok lagi sampe bilang2 urusan santri....
Kayak gini masih ada orang dongok ngaku pinter yg belain model mahasiswa paok spt ini....
Membawa aspirasi apa klo modelan cuma jadi spg film pesta babi🤣 gw aja mikir mereka sibuk promot pesta babi, justru para babi yg bikin film ini lagi berpesta🤣🤣 krn provokasi mereka berhasil gak tanggung2 lho cuma film yg sama sekali gak ada dialog embanding dijadikan sumber terpercaya oleh mahasiswa paok yg mengaku sedang membela rakyat.....
Tetangga gue. Bapaknya meninggal ninggalin rumah 800 juta. 2 bulan kemudian,
ibunya jual rumah itu diam diam.
Pas anaknya nanya, ibunya jawab:
"Kan rumah punya ibu. Ibu yg jaga bapak pas sakit."
Anaknya nggak berkata apa².
Tapi 3 bulan kemudian dia gugat ke PA.
Ibunya kaget. "Lho kok anak gugat ibu sendiri?"
Gue tanya pengacara PA.
Dia bilang: "Banyak yg gak tau. Pas bapak meninggal, rumah itu langsung jadi harta warisan."
Statusnya milik bersama semua ahli waris.
Siapa ahli waris? Istri dapet 1/8. Anak dapet sisanya.
Jadi ibu itu cuma punya hak 1/8 doang. Sisanya 7/8 punya anak anaknya.
Jual tanpa TTD anak = jual barang orang.
Ini dalilnya jelas banget.
Allah bilang di QS An Nisa ayat 7: "Bagi laki laki ada hak bagian dari harta peninggalan... dan bagi perempuan ada hak bagian pula."
Terus di KHI Pasal 174: "Harta warisan belum dibagi = milik bersama ahli waris."
Jadi sebelum dibagi lewat PA, gak ada yg boleh jual seenaknya. Mau itu ibu kandung sekalipun.
Kenapa banyak ibu nekat jual?
1. Butuh uang cepet buat biaya hidup
2. Ngiranya "kan aku istrinya, pasti hak aku semua"
3. Gak tau hukum. Dikira anak nurut aja
Padahal secara syariat itu haram. Ngambil hak orang lain. Secara hukum negara = perbuatan melawan hukum.
Bisa dibatalin jual belinya.
Temen gue cerita kasus nyata di PA Jakarta.
Ibu jual rumah 1,2 M tanpa TTD 3 anaknya. Pembeli udah bayar lunas, udah balik nama.
Anak gugat. Pengadilan mutusin: Jual beli BATAL. Sertifikat dibalikin ke nama almarhum bapak.
Pembeli rugi 1,2 M. Nuntut ibu itu. Ibu itu jual sawah buat balikin duit.
Nyesel seumur hidup.
Terus gimana biar aman?
Kalo bapak meninggal, langsung urus 3 ini:
1. Surat Keterangan Waris di Kelurahan
2. Penetapan Ahli Waris di Pengadilan Agama
3. Balik nama sertifikat ke semua ahli waris
Baru setelah itu boleh dijual. Dan uangnya dibagi sesuai faraidh.
Ini prosesnya makan 2-3 bulan. Tapi lebih baik daripada sengketa 5 tahun.
cc:threadbongkarsistem
@MisnaWTB Ibu itu marah marah karena mereka yang dipukul itu maling tembaga, besi dan udah sering sampe pihak kantor selalu rugi. Kalo mau bikin caption tuh cari tau dulu yg bener, jangan ngasal aja terus upload.
😳😱👽🔅ISSO FOI POSTADO EM UMA CONTA NO REDDIT HA ALGUNS MINUTOS ATRÁS
"Estas imagens, que estão a espalhar-se rapidamente nas redes sociais e a ser partilhadas como "imagens vazadas de Agartha", estão associadas ao lendário reino subterrâneo Agartha, que se diz estar localizado sob a Terra.
Agartha, uma lenda que surgiu no século XIX, afirma ser o local de uma civilização avançada nas profundezas da Terra.
Segundo a teoria, existe uma civilização aqui com cidades gigantes, passagens secretas e tecnologia avançada."