🚨🎙️ Nicolás Otamendi on how Argentina treats Lionel Messi:
“People always ask if we treat Messi differently in the national team.
The answer is yes... and anyone who says otherwise is lying.
We're talking about the greatest player in history.
But it's not about giving him special privileges. It's about understanding who he is and what he means to Argentina.
When Messi speaks, everyone listens. When Messi is on the pitch, everyone runs a little harder. Not because he asks us to, but because he inspires it.
I've played with him for many years, and what surprises me most is his humility. A player who has won everything could act like a king, but Leo is one of the most normal people you'll ever meet.
That's why the dressing room protects him.
Not because he's Messi the superstar, but because he's Messi our captain, our teammate and the man who carried the dreams of an entire country for so many years.
Some teams have great players.
We have Messi.
And trust me, that's a privilege none of us take for granted."
Pernah males salat, tapi berusaha untuk rajin lagi gara-gara denger Gus Baha ngomong gini:
"KALAU ADA MUBALIGH BILANG 'BUAT AΡΑ SHALAT KALAU TIDAK KHUSYUK?', JANGAN DENGARKAN DIA. KEINGINAN UNTUK MENJADI SEMPURNA ITU BENTUK KEANGKUHAN MANUSIA. DATANGLAH PADA ALLAH DENGAN SEGALA PERSOALAN DAN KELEMAHAN KITA. DENGAN MERANGKAK DAN TERSEOK-SEOK PUN TAK MENGAPA."
Trump menandatangani PENYERAHAN TANPA SYARAT kepada Iran.
Selat Hormuz akan dibuka kembali.
Pasukan AS yang mengepung jalur pelayaran vital tersebut akan ditarik pulang.
Iran berhak mengembangkan program nuklir sipil.
Gencatan senjata total di seluruh lini, termasuk Lebanon dan Gaza.
Program rudal Iran tetap berjalan .
Sanksi terhadap Iran akan dicabut.
Pencairan dana dan asset milik Iran di seluruh dunia akan dilakukan secepatnya.
Iran telah membuktikan bahwa penutupan Selat Hormuz adalah senjata yang lebih mematikan dibandingkan hulu ledak nuklir.
😂
Kane bilang kalo ini yang bikin tim Inggris nge-gas di babak kedua!!
Babak pertama mereka mainnya kurang lepas. Kroasia high pressing, pemain Inggris keliatan kayak pada takut.
Pada jeda babak pertama, Tuchel kasih pidato "Show the world who we can be. If we lose, we lose in our way".
Hasilnya? Inggris balik nyerang dan menang 4-2 lewat gol Bellingham dan Rashford.
Ini beda dari Inggris di turnamen sebelumnya. Tuchel berhasil bangun mental tim dengan cepat.
Pelatih itu kaya gini jangan seperti....
Banyak striker bisa mencetak gol. Tapi tidak banyak yang tetap bekerja untuk tim ketika namanya sudah ada di papan skor.
Harry Kane bikin dua gol malam ini, turun menjemput bola, mengatur serangan, membuka ruang untuk rekan-rekannya, dan bahkan di menit 90+5 masih melakukan penyelamatan di depan gawang sendiri.
Kapten, pemimpin, sekaligus penyerang kelas dunia. 👏
#FIFAWorldCup
Man, every time I look at Argentina's squad, it never really looks like the squad of "the best team in the world" on paper.
You look at the clubs they play for, their individual status, their club form, and compared to some other national teams there's nothing overwhelmingly special about it.
But the moment they put on that Argentina shirt, everything clicks. Suddenly they're playing with incredible chemistry, balance, intensity, and confidence. The whole becomes far greater than the sum of its parts.
We have to give the credit to Scaloni for that. What a manager. And when you remember the state Argentina were in when he first took over in 2019 compared to where they are now, it's honestly one of the greatest international coaching jobs we've ever seen.
He might genuinely be the GOAT of international managers.
Everyone is focused on Messi and forgetting that Argentina has another genius: Lionel Scaloni!
The man has been managing Argentina since 2019, and back then he said he was one of those coaches who don’t build a playing system around the coach’s ideas alone, because the players themselves create the system.
When you watch Argentina today against Algeria, you can see that philosophy in action. Every player operates in central areas of the pitch except the full-backs. The distances between players are very short, creating an endless network of relationships and passing options.
This system is extremely difficult for opponents because they struggle to identify the roles of Argentina’s players. Everyone can perform each other’s duties. You end up lost while pressing, unable to figure out who the free man is, and sooner or later you’re forced to leave the flank open. Suddenly, a direct pass finds Argentina’s full-back behind your defensive line.
A coach who built a family that genuinely loves and fights for one another. A coach who created a complex tactical system with no obvious patterns. A coach who has Messi, the greatest player in history, at his disposal.
Scaloni’s Argentina is a masterpiece. 👏💙
Resilience mentalnya memang dahsyat!
❌Gagal di final Piala Dunia 2014
❌Gagal di final Copa America 2015
❌Gagal di final Copa America 2016
Lalu memimpin negaranya menjadi
✅Juara Piala Dunia 2022
✅Juara Copa America 2021
✅Juara Copa America 2024
Hari ini, jelang usia 39 tahun masih mampu mencetak hattrick di Piala Dunia.
Messi against Algeria:
▪️ Became the World Cup top scorer
▪️ Surpassed R9, Gerd Müller, Pelé and Mbappé in World Cup goals
▪️ Became Argentina's oldest World Cup scorer
▪️ Became the oldest player to score a brace at the World Cup
▪️ Became the oldest player to score a hat-trick at the World Cup
▪️ Became the player with the most goal contributions at the World Cup (24)
▪️ Equalled the record for most goals scored from outside the box at the World Cup (5)
▪️ Became the player with goals in the most different World Cup games (12)
▪️ Equalled Cristiano Ronaldo's record of scoring at 5 different World Cups
▪️ Became the first Argentine to score in 5 different World Cups
▪️ Became the 4th Argentine with a World Cup hat-trick
▪️ Scored his 10th World Cup goal since turning 35
▪️ Has now scored against the most different countries at the World Cup (11)
▪️ Became the third player ever to reach 200 appearances for his country
▪️ Became the first player ever to play in six World Cups
A few records more in the history books 😅
Everything Japan has achieved is thanks in large part to their coach, Hajime Moriyasu, whose story with the national team is truly remarkable.
Moriyasu took charge of Japan in 2017, and since then he has recorded 72 wins in 103 games. Just think about that number.
But the impressive part isn’t the statistics — it’s the quality of those victories. He has beaten Germany twice, including a stunning 4-1 win, defeated Spain, Brazil, and Turkey by four goals, and two months ago became the first coach to lead an Asian national team to a victory over England.
What makes the story even better is that 36 years ago, while he was on a training stint with Manchester United, he was asked a mocking question: “Do Japanese people even know how to play football?”
From that moment on, he set out to build a national team that would earn the respect of the entire football world.
A truly great coach ❤️
“Kami Datang untuk Bertanding, Tapi Kami Diciptakan untuk Beribadah”
Di tengah hiruk-pikuk dunia olahraga yang dipenuhi sorotan kamera, kontrak bernilai fantastis, dan ambisi meraih kemenangan, sebuah kalimat sederhana dari pelatih tim nasional Senegal, Pape Thiaw, mengingatkan banyak orang tentang sesuatu yang jauh lebih besar daripada sepak bola.
Ketika ditanya mengapa tetap keluar untuk menunaikan sholat Jum’at meski ada peringatan cuaca buruk dan angin kencang, ia tidak berbicara tentang strategi, prestasi, atau target pertandingan. Ia justru mengembalikan pembicaraan pada hakikat kehidupan.
“Kalian takut kepada angin, sementara kami takut kepada Allah, Zat yang menciptakan angin.”
Betapa sering manusia begitu sibuk menjaga urusan dunia, namun lalai menjaga hubungannya dengan Sang Pencipta. Kita rela menunda makan, menunda istirahat, bahkan mengorbankan waktu bersama keluarga demi pekerjaan atau kesenangan. Namun ketika panggilan Allah berkumandang, tidak sedikit yang mencari alasan untuk menunda.
Padahal pertandingan sebesar apa pun suatu hari akan berakhir. Trofi akan berdebu. Gelar akan dilupakan. Nama besar akan tergantikan oleh generasi berikutnya. Tetapi satu sujud yang ikhlas di hadapan Allah akan tetap bernilai hingga hari ketika seluruh manusia berdiri di hadapan-Nya.
Pape Thiaw seakan ingin mengingatkan bahwa manusia tidak diciptakan untuk mengejar dunia semata. Kemenangan terbesar bukanlah mengangkat piala, melainkan tetap taat ketika dunia menawarkan seribu alasan untuk lalai.
Karena pada akhirnya, kita tidak akan ditanya berapa banyak pertandingan yang kita menangkan, berapa banyak harta yang kita kumpulkan, atau seberapa terkenal nama kita. Yang akan ditanya adalah: bagaimana kita memenuhi tujuan penciptaan kita.
Dunia adalah tempat singgah. Prestasi adalah bonus. Sedangkan ibadah adalah alasan utama mengapa kita ada.
“Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku.” (QS. Adz-Dzariyat: 56)
Semoga kita tidak pernah menukar panggilan Allah dengan tepuk tangan manusia.
China Hapus 8 Jurusan Kampus
Mayoritas Universitas di China tutup jurusan kuliah dibawah ini:
1. Sistem Informasi ( Sarjana Komputer)
2. Managemen Informatika ( S.Kom )
3. Administrasi Publik ( Sarjana Informasi Publik )
4. Design Mode / Tata Busana (Sarjana Design / Seni)
5. Design Produk
6. DKV Design Komunikasi Visual
7. Fotografi
8. Sastra Inggris
Kenapa? Karena mereka akan terganti oleh AI.
Kamu lulusan salah satu jurusan diatas?
Kamu pikir orang yang rajin tahajud itu super religius?
Belum tentu.
Mereka cuma sadar, ada hal-hal yang nggak bisa diselesaikan hanya dengan kerja keras.
Pelatih kepala tim nasional Senegal, Pape Thiaw, menjadi topik pembicaraan di Amerika karena pernyataan yang dibuatnya saat konferensi pers, terkait dengan ibadah sholat Jum'at
Wartawan :
"Hari ini ada angin yang sangat kencang di negara bagian New Jersey, dan petugas keamanan menyarankan anggota delegasi untuk tidak keluar demi keselamatan kalian... mengapa Anda tetap keluar untuk menunaikan sholat...?"
Pape Thiaw :
"Apakah ada yang lebih penting daripada sholat? saya rasa itu bukan urusan Anda... kalian takut pada angin, sementara kami takut kepada Allah, Zat yang menciptakan angin... kita datang ke sini untuk sebuah pertandingan hiburan, lantas kita lupa bahwa kita diciptakan untuk menyembah Allah...
Bahkan kalo final Piala Dunia FIFA digelar hari ini dan kami adalah salah satu tim finalisnya, kami tetap akan keluar untuk menunaikan sholat Jum'at, meski itu berarti kehilangan gelar juara...
Jangan ceramahi kami tentang ritual dan kewajiban agama kami..."
#PialaDunia
TIPS KESEHATAN SEDERHANA
YANG JARANG DIBAHAS
1. Waktu tidur terbaik antara jam 9.30
malam sampai 4.30 pagi
2. Jangan minum obat dengan
air dingin atau air es
3. Jangan lewatkan sinar matahari
pagi karena baik untuk hormon dan tidur
4. Jangan langsung berbaring,
tunggu minimal 2 jam setelah makan
5. Minum air lebih banyak di pagi hari,
dan kurangi di malam hari
6. Jangan memanaskan ulang minyak
goreng berkali-kali.
7. Makan terakhir sebaiknya minimal
3 jam sebelum tidur
8. Biasakan mengangkat telepon
dengan telinga kiri
9. Hindari makan makanan berat
setelah jam 6 sore
10. Jangan minum air tepat setelah
makan, beri jeda 20-30 menit
kabar buruknya gw kena lay off di januari 2026, 3 bulan setelah adik kedua gw wisuda
but there always be blessings in disguise 🤏🏻
skrg jadi full time karyawan melon (since masih susah cari kerja) 🙄
gw pendosa, ibadah mood2an, ortu pensiun, kakak divonis skizo, dan posisinya adek gw masih kuliah 2 orang
at that time gw satu2nya harapan, semua bergantung sama gw seorang
waktu itu cuma nyeplos “Tuhan, bantu aku”
DUARRR gak lama dr situ God show his power!
kerjaan dilancarkan, dapet kerjaan freelance, mulai rintis usaha kecil2an bareng temen
hasilnya gw bisa beresin kuliah dua adik sampe wisuda, bantu pemulihan kakak, dan nyisihin sebagian uang untuk ortu
ini bukan dongeng, tapi kejadian nyata yg pernah gw alami
semenjak hari ini itu, setidaknya gw berterima kasih lewat jalur ibadah yg emg seharusnya gw lakukan