Bapak Raden, izin meluruskan informasi yang bapak berikan. Ada alasan harga Dassault Rafale Indonesia degan Kroasia, Mesir, India, dan Perancis itu berbeda per unitnya? Dan kenapa harga pesawat itu tidak bisa dibandingkan antara negara satu, dengan negara lainnya.
1) Faktor paling utamanya itu adalah setiap paket pembelian pesawat Dassault Rafale itu setiap negara berbeda-beda. Beberapa negara hanya beli pesawat + training dasar. Ada juga negara yang beli paket lengkap kaya pesawat + rudal (Meteor, SCALP, HAMMER), simulator, suku cadang untuk jangka panjang, pelatihan pilot & teknisi selama bertahun-tahun, infrastruktur, dan kontrak perawatan.
2) Faktor offsets & transfer teknologi. Kenapa harga per unit Dassault Rafale India itu termahal saat ini sampe $240-150 Juta/unit itu karena India mewajibkan offset tinggi + sebagian produksi di India (Make in India). Ini menambah biaya karena Prancis harus investasi di industri India. Sedangkan negara-negara lain diluar India mungkin memiliki aturan offsets lebih longgar.
3) Jenis barang yang dibeli, kenapa satu unit Rafale milik Kroasia itu murah hanya $91 Juta/unit karena barang yang mereka beli adalah Rafale bekas AU Prancis. Sedangkan, Rafale yang Indonesia beli adalah tergolong varian baru/canggih yaitu F4 dan barang baru juga.
Ini adalah kesalahan paling umum yang dilakukan orang ketika membandingkan harga Rafale. Karena Indonesia ini beli Rafale bukan beli pesawatnya aja, tapi didalamnya ada persenjataan, training, spare parts (mungkin), simulator, dan lain-lain. Inget lho, yang bikin nilai kontrak pembelian pesawat itu kelihatan mahal bukan karena pesawatnya, tapi YANG MAHAL ADALAH EKOSISTEM DI SEKITARNYA.
TEROSSS AJA GIRING OPINI KESANA! Udah tau netizen disini udah kaya pentol korek gampang kepancing. Ehhhhh media-media ini ikut ngebesarin opini-opini yang belum tentu bener. Capek-capek gw bacotin orang yang bilang "Pangkalan AS", "Teknisinya personel USAF", atau "Tentara AS pake seragam LM".
@tempodotco elu itu harusnya jadi obor ditengah ruang yang samar-samar dengan kasih narasi yang "Jelas". Bukannya bikin narasi tanpa informasi yang lengkap, "Pemerintah berencana menjadikan Kertajati sebagai pusat perawatan Herucles asia lewat kerjasama dengan AS. Buat apa?"
Pake nanya, udah jelas lu nulis sendiri "Pusat perawatan Hercules Asia".
Alhamdulillah setelah puluhan tahun pesawat tempur TNI AU hanya mengandalkan bom bodoh dan Rudal Maverick untuk target darat, akhirnya hari ini TNI AU resmi memiliki standoff weapon AASM Hammer yang juga sudah battle proven di 🇺🇦 dan Timur tengah👍🏼
Just in: Indonesia held an official acceptance ceremony for some air force systems it recently received at Halim AFB in East Jakarta (18/5). On display:
· 6x Rafale (with dummy Hammer and Meteor presented)
· 6x Falcon 8X (including two that arrived in 2023-2024)
· 2x A400M
· 1x GM400 Radar
📸Setpres
Kabarnya besok akan diselenggarakan kegiatan serah terima dan peresmian sejumlah Alpahankam strategis di Jakarta
Kami turut menyampaikan apresiasi, semoga kegiatan esok berjalan dengan baik dan lancar 🙏
@perancankapal Dan ojol hanya diperbolehkan masuk ke area "terluar" atau sekitaran rumdin dengan syarat meninggalkan KTP atau kartu identitas di pos.
Kalau masuk area lanud yang lebih "dalam", jelas akan melewati pos PM lagi dan syaratnya lebih ketat lagi, harus ada izin jelas atau pass ring.
@perancankapal Aslinya ga segampang itu, karena masih ada pos PM lagi sebelum masuk ke area lanud yang lebih "dalam".
Di Adi Sutjipto ada banyak pos PM.
Klo cuma melewati 1 pos, berarti masih di sekitaran area komplek rumdin lanud, dan museum dirgantara.
Rencana Kedatangan Alpalhankam TNI AU tahun 2026 :
1. A400M
2. Rafale
3. T-50
4. J
6. S
7. M
8. B737-800 VVIP
9. Falcon 8X VVIP
10. NC-212i
11. H-225M VVIP
12. UCAV MALE CH-4
13. Dua jenis Radar GCI
Some have been delivered, the rest remain planned.
We shall see.
Kedatangan terkini Alpalhankam TNI AU tahun 2026 :
1. Falcon 8X
2. Rafale
3. T-50i
Tinggal menunggu untuk kedatangan lainnya, apakah sesuai rencana atau tidak.
Rencana Kedatangan Alpalhankam TNI AU tahun 2026 :
1. A400M
2. Rafale
3. T-50
4. J
6. S
7. M
8. B737-800 VVIP
9. Falcon 8X VVIP
10. NC-212i
11. H-225M VVIP
12. UCAV MALE CH-4
13. Dua jenis Radar GCI
Some have been delivered, the rest remain planned.
We shall see.
Indonesian Air Force #TNIAU Sukhoi Su-27/30 during a recent/ongoing exercise. Note that despite being permanently stationed in Sulawesi, these Su-27/30 fighters were not deployed for ASEAN Summit security. The Air Force instead brought F-16s from Java (see quoted tweet)
📸11st Sq
🚨 NEW PROJECT 🚨
We built the Indonesia Defense Database — an open-source tracker of TNI weapon systems, procurement contracts, and force structure.
Free to use. Built for anyone trying to understand what Indonesia's military actually look s like.
https://t.co/Z09PXReCzH
Semangat pagi #SahabatBahari, pernah mendengar ALKI? ALKI atau Alur Laut Kepulauan Indonesia adalah alur laut yang dilalui oleh kapal dan pesawat internasional yang melewati laut Indonesia. Kira-kira dimana saja ALKI tersebut? Cek yuk!
#KKPGOID#KKPREBOUND#RBKKPHEBAT