Sebuah video percakapan hangat antara Mr. Komang dan seorang wisatawan bernama Peter mendadak viral.
Dalam dialog tersebut, Mr. Komang menjelaskan bahwa shalat bukan sekadar rutinitas, melainkan momen sakral untuk melepas beban duniawi dan berserah diri kepada Sang Pencipta.
Peter tampak terkesan dengan penjelasan logis mengenai filosofi gerakan ibadah tersebut.
Aksi Mr. Komang ini pun banjir pujian warganet karena dinilai berhasil memperkenalkan wajah Islam yang damai sekaligus mempererat toleransi antarbudaya di Pulau Dewata.
-
Selengkapnya kunjungi website dengan klik link di bio atau download aplikasi di AppStore dan Google Play Store.
#inilahNews #Bali #Inilahcom #TitikTengah #titikcerah
Kritik Pedas Rowan Atkinson: Inggris Dinilai Diam atas Krisis Gaza
Komika legendaris asal Inggris, Rowan Atkinson, menyuarakan kritik tajam terhadap negaranya. Ia mengaku merasa malu terhadap Inggris yang dinilai membiarkan Israel mengepung lebih dari dua juta warga di Gaza. Dalam pernyataannya, ia menyoroti pemutusan akses listrik, air, dan obat-obatan, yang dianggap bertentangan dengan prinsip hak asasi manusia. Pernyataan ini memicu perdebatan luas di publik global tentang konsistensi nilai kemanusiaan di tengah konflik yang terus berlangsung.
860 hari.
Sendirian.
Setiap hari.
Di tengah keramaian Tokyo.
Orang Jepang ini bernama **Yusuke Furusawa**.
Dia bukan orang Palestina.
Dia bukan aktivis profesional.
Dia cuma orang biasa yang memilih untuk tidak diam.
Setiap hari setelah kerja, dia berdiri dengan plakat “Stop Gaza Genocide”.
Hujan, panas, dihina, diabaikan — dia tetap datang.
860 hari berturut-turut.
Kita di Indonesia masih banyak yang cuma scroll dan like.
Dia? Dia sudah 860 hari berdiri.
Respek.
Terima kasih, Yusuke.
Kita tidak lupa Gaza. 🇵🇸❤️
#FreePalestine
#GazaGenocide
#YusukeFurusawa
#StandWithPalestine
Pasti mereka udah ngerti tapi pura pura bego aja mereka, mental maling mana bisa paham gimana caranya kerja amanah, Tuhan aja mereka gak takut gimana sama rakyat...
Indonesia ini Rakyatnya mayoritas islam, Tapi kok mau di dikte Zionis israel sebagai alat pendukung penjajahan tanah rakyat Pakeltina.
Itu namanya bertolak belakang dgn UUD 45 kita yg mengutuk setiap penjajah dimuka bumi ini.