@jinzzak@BudiBukanIntel 3. maka nilai subsidi yang kamu sebutkan ga ada nilainya, justru selama ini si miskin lah yang mensubsidi negara ini dengan keringat dan darahnya, dan subsidi dari pemerintah malah yang palsu serta jebakan agar si miskin tetap miskin dan bodoh
@jinzzak@BudiBukanIntel 2. yang kamu sebutkan di hapus, tapi si miskin yang mengangkat sawit, menanam padi, berkerja di pabrik, mendiskusikan hasil produksi, menjadi tukang yang membangun sebuah gedung atau infrastruktur, semuanya dibayar dengan upah yang layak dan sepantasnya seseorang yang berkerja
@jinzzak@BudiBukanIntel 1. value sejati dan value berdasarkan uang itu berbeda, si kaya ga ngapa-ngapain tapi dapat semua keuntungan dari pertanian, peternakan, perkebunan, industri, dan pertambangan. Faktanya si miskin lah yang membuat sendiri sektor di atas berjalan, jika dihapuskan segala subsidi
@critiq33@AnggaPutraF tapi zohran arah kebijakan dan political compassnya lebih dekat ke anies daripada ahok, seandainya cuma melihat kebijakan dan tanpa gimik lalu berpikir logis, memang anies lebih bagus sebagai pemimpin daripada Ahok, Ahok lebih sensational karena gimmick saja
@sbmptnfess kalau memang betul skor kamu 714, silahkan coba ambil langkah yang agak ekstrim, yaitu pergi ke unsika, pergi ke prodi yang kamu tuju, tunjukan angka skor UTBK kamu, kalau bisa cari bukti skor UTBK orang lain yang lebih rendah tapi keterima
@catbarbar@monhyura kampus itu ada dua tipe, 1 kuota KIPK nya nyisa dan satu lagi kuota KIPK nya rebutan, mungkin kamu tipe kampus yang kuota KIPK nya nyisa makannya gampang, pada akhirnya tetap salah pemerintah yang membuat sistem subsidi cacat sehingga bisa dengan mudah dicurangi
@monhyura gua tiga tahun SMA pakai mio karbu butut yang sering mogok dan ujung-ujungnya minta tolong teman gua stepin, kemarin gua daful langsung keluar UKT 10 juta, memang jelek sistem UKT kita
@papanberjalan yang berjalan sekarang, maka orang miskin dipaksa ada dalam sistem, ekonomi makro kita masih berpatokan pada eksport resource (apa bedanya dengan era penjajahan?) akses pendidikan dan kesehatan masih ekslusif, simpelnya aja kalau dicontohkan dengan UTBK, yang ikut 800k tapi yang
@mhuseinali@papanberjalan zakat enforceable by law btw dan hukum ekonomi islam ga mirip dengan neoliberal atau sistem ekonomi modern kapitalisme, dalam sistem ekonomi modern kita sekarang jelas secara fundamental ga akan bisa berdiri tanpa perbankan atau riba, dan riba sendiri dosa besar hukumnya
@EulaSimp69@pentolgongxi@chiakipx kalau gitu angka pengangguran di indo harus direvisi, mengingat ojol bukan pekerjaan full time dan hanyalah mitra, maka ojol yang penghasilannya di bawah rata-rata biaya hidup ada baiknya dimasukkan sebagai pengangguran dalam survey, jerman yang anggap part time = unemployed
@Hansipmonkey@Imas_uni makannya bubarin negara ni, setiap ada kejelekan pasti pembelaanya "negara kita besar" atau "populasi kita kebanyakan" yaudah berarti kalian nganggap swcara fundamental negara kita ga cocok berarti solusi nya dibubarkan
@ArifMIqbal2@ekokuntadhi1 emangnya ada muslim murtad sampai 50 juta orang? penurunan populasi muslim itu ga ada, yang ada tu penurunan persentase dikarenakan populasi kristen di wilayah Indonesia timur meningkat (angka kelahiran tinggi)