Apa ini strategi rismon??
Mengacak-acak lingkaran jokowi
Dulu ternak ternak jokowi menunduh nama nama besar
Mendanai
Dibalik ijazah jokowi
Tapi nama besar itu tidak ambil pusing tuduhan itu
Sekarang sebaliknya jokowi dan kroni kronik yg pusing
Jokowi Salah pilih lawan.
Saya tidak heran jika nanti muncul
Ijazah Jokowi lengkap dengan watermark, emboss, bahkan lintasan stempel di atas jas hitam.
Gampang bikin itu.
Apalagi blanko ijazah tahun 1985 sudah disiapkan sehingga bakal lolos Uji Carbon Dating.
Target mereka adalah:
dr Tifa dan Roy Suryo dipenjara
Untuk memberi efek jera kepada orang lain agar jangan usik lagi soal Ijazah bodong Jokowi.
Apalagi soal pendidikan Gibran. Maka yang terjadi bukan Gibran End Game. Tapi Rismon End Game.
Perang Rismon selesai. Balik habitatnya, kumpul sesama Ternak.
Catatan untuk kejadian Rismon:
Jadi orang baik di Indonesia itu lelah, banyak risiko, dan penuh ancaman.
Apalagi jika kebaikan itu ternyata cuma usaha menutupi kejahatan memalsukan ijazah Yamaguchi.
FERI AMSARI DIKRIMINALISASI?
Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Tani Nusantara melaporkan pakar hukum tata negara dari Universitas Andalas Feri Amsari ke Polda Metro Jaya atas perkataannya di salah satu diskusi terkait swasembada pangan
"Hari ini kami LBH Tani Nusantara melaporkan Feri Amsari atas dugaan tindak pidana pasal penyebaran hoaks dan penghasutan," kata Tim Advokasi LBH Tani Nusantara, Itho Simamora, di Polda Metro Jaya, Jumat.
~officialinewstv~
#Teror
#Aktivis
Besok demokrasi diuji.
KIP akan membacakan putusan sengketa informasi publik terkait Penyetaraan Ijazah Gibran R.R. dan dasar pertimbangan Kemdikdasmen dalam menerbitkannya.
Ini bukan soal politik.
Ini soal hak publik untuk tahu.
Keterbukaan informasi adalah pilar demokrasi.
📍 11 Maret 2026 – 10.00 WIB
Wisma BSG Annex, Jakarta Pusat
KeterbukaanInformasi #Demokrasi
DI LEGALISIR IJAZAH, TANGGAL ADALAH NYAWA
Oleh: dr Tifauzia Tyassuma, https://t.co/IDuIvQSub4
Peneliti Epidemiologi Perilaku, Neurosains, dan Neuropolitika
Legalisir ijazah tanpa tanggal bukan sekadar cacat kecil, itu adalah:
CACAT ADMINISTRASI SERIUS!
Dalam tata kelola akademik dan hukum pembuktian, tanggal adalah “penanda eksistensi” sebuah pengesahan.
Tanpa tanggal, legalisir itu mengambang di ruang hampa : tidak jelas kapan diverifikasi, rezim administrasi apa yang berlaku, dan pejabat mana yang sedang sah berwenang.
Bandingkan dengan anatomi potongan fotokopi Ijazah yang di legalisir Universitas Gadjah Mada (UGM) yang banyak beredar di sosmed ini (gambar 1):
1.
Ada tanggal jelas (hari–bulan–tahun),
2.
Ada jabatan struktural yang konkret (Dekan/Wakil Dekan),
3.
Ada stempel fakultas yang sinkron dengan periode waktu,
4.
Ada tanda tangan yang terikat masa jabatan.
Item-item di atas bukan sekedar pemanis, Itu syarat minimum SAHnya dokumen akademik yang dilegalisir.
DALAM LOGIKA HUKUM PEMBUKTIAN
Dalam hukum administrasi dan forensik dokumen:
Dokumen tanpa tanggal = bukti lemah
Legalisir tanpa tanggal = tidak bisa diuji kronologisnya.
Mengakibatkan tidak bisa diverifikasi silang dengan:
-masa jabatan pejabat penandatangan
- arsip induk universitas
- sistem penomoran surat saat itu
Artinya, legalisir tanpa tanggal tidak bisa dipastikan keasliannya secara forensik administratif, meskipun kertasnya terlihat “resmi”.
DALAM LOGIKA AKADEMIK
Universitas sebesar Universitas Gadjah Mada adalah institusi yang:
- sangat ketat soal arsip,
- berbasis paper trail,
- dan menjadikan tanggal sebagai elemen tak terpisahkan dari setiap pengesahan.
Maka pertanyaannya bukan emosional, tapi epistemik:
Bagaimana mungkin legalisir ijazah dari institusi sekelas UGM lolos tanpa tanggal, sementara semua contoh legalisir lain, selalu bertanggal?
SKAK MAT TERHADAP FOTOKOPI IJAZAH LEGALISIR ABAL-ABAL JOKO WIDODO:
1. Jika sah, mengapa tak bertanggal?
2. Jika resmi, mengapa menyalahi SOP dministratif?
3. Jika asli, mengapa menyimpang dari standar UGM sendiri?
Dalam analisis kritis, penyimpangan sistematis dari pola baku justru lebih mencurigakan daripada kesalahan individual.
Pertanyaan saya kepada UGM:
Masa UGM, sebagai Universitas ternama, terbesar, tertua, MAU mengakui bahwa Ijazah legalisir tanpa tanggal ini, kalian yang mengeluarkan?
KESIMPULAN
Legalisir tanpa tanggal bukan hanya persoalan administrasi, ini adalah persoalan epistemik: dokumen yang tak bisa ditempatkan dalam waktu, tak bisa diuji kebenarannya. Dan dalam dunia akademik, yang tak bisa diuji, tak bisa disebut sah.
terlebih ketika dokumen itu dikaitkan dengan Joko Widodo, yang menggunakan legalisir ijazah abal-aba ini untuk meraih jabatan publik tertinggi yang seharusnya tunduk pada standar pembuktian tertinggi pula, bukan justru yang paling longgar, paling kacau, paling sembrono.
-------
Catatan kecil:
Tidak heran, Pasar Pramuka dibakar habis, rata dengan tanah.
RAKYAT MENDUKUNG SEPENUHNYA UPAYA PRESIDEN PRABOWO UTK MENUTUP BANDARA INI.
Sudah berapa juta orang yg berhasil diselundupkan melalui bandara ini ?
Siapa sangka ada bandara tanpa pengawasan dari otoritas negara?
Komisi Percepatan Reformasi Polri yang dipimpin Jimly Asshiddiqie mengajak masyarakat memberikan masukan untuk perbaikan institusi Polri. Masyarakat dapat mengirimkan pendapat melalui WhatsApp 08131797771 atau email [email protected]. Nomor dan email khusus tersebut dibuat agar masukan tidak lagi masuk ke ponsel pribadi para anggota komisi.
Jimly menyebut selama komisi berjalan sudah banyak aspirasi publik yang diterima, namun kini penyaluran dibuat lebih teratur lewat kanal resmi. Komisi berharap dalam satu bulan ke depan masyarakat aktif memberi saran konstruktif.
Komisi ini dibentuk atas arahan Presiden Prabowo Subianto, yang meminta adanya laporan berkala dan pengkajian mendalam terhadap institusi Polri sebagai tugas utama komisi.
📸: Dok. kumparan/Jonathan.
Follow WhatsApp Channel kumparan untuk dapat Informasi terpercaya dikirim langsung ke WhatsApp kamu. Ketik https://t.co/LTFgN0m78w di browser kamu sekarang, agar bisa share informasi tanpa ragu.
#newsupdate #update #news #oneliner #prabowo #polri #jimlyasshiddiqie #sekretariatreformasikepolisian #reformasipolri #polisi #programpemerintah #info #infoterkini #berita #beritaterkini #bicarafaktalewatberita #kumparan