Salahkan pemilik kebun sawit. Menutup jalur Tesso Nilo, bikin rombongan gajah liar (termasuk yang ada betinanya) nggak bisa masuk ke kawasan Flying Squad. Jadinya gajah Indro musth berkepanjangan.
Mau nyalahin negara juga boleh. Ayolah kemenhut, thas thes gitu lho.
Jangan ada yg nyalahin mahout, ya. Yang nyalahin mahout pantatnya kelap kelip sebulan.
Tanggal 1 Juli 2026 (besok) InsyaAllah adalah hari terakhir kami bersidang di MK.
Sebelum Indonesia bangkrut & profesi guru punah. Kita menangkan gugatan ini ya. Dan sebelum proyek korup (MBG) ini makin merusak Indonesia diberbagai aspek ✊
Aku punya aplikasi Be My Eyes ini dari 2024, simplenya aplikasi ini dirancang buat bantu temen-temen tunanetra. Selama aku download dari 2024, aku baru dapat call untuk pertama kali itu pertengahan 2025. Waktu itu casenya minta tolong tunjukin yang mana uang 50 ribu karena-
Sebagai apoteker mau nambahin dikit 🙏
Leptospira ini termasuk bakteri yang bisa masuk lewat luka kecil atau mukosa (mulut, mata) yang bahkan kita nggak sadar ada.
Gejala awalnya juga tricky banget, mirip flu/demam biasa, jadi sering telat ketauan sampai udah nyerang ginjal & hati.
Selain cuci kaleng/tuang ke gelas, kalau abis itu muncul demam tinggi mendadak + nyeri otot (terutama betis) + mata kuning, itu udah red flag, langsung ke faskes ya, jangan ditunggu.
Semoga jadi pengingat buat kita semua. Al-Fatihah 🤲
ketua DPRD Malang, Amithya:
"saya sebagai pimpinan DPRD kota Malang menyampaikan mohon maaf sebesar-sebesarnya atas keresahan yg harus teman-teman alami"
kalimat yg hampir ga pernah kita dengar keluar dari mulut pemerintah nowadays
"SAYA SEPAKAT UNTUK MEMBERHENTIKAN MBG" 🔥
HP temen gue hilang. Besoknya syok berat, tagihan Paylater Rp12 juta dari transaksi yang gak pernah dia lakuin.
Aplikasinya dengan enteng bilang, "Pelaku masuk pakai PIN asli, berarti kelalaian user."
Temen gue sampai depresi. Gue langsung turun tangan.
3 hari kemudian, tagihan itu resmi jadi Rp0. Total biaya jadi Rp0.
Ini yang gue lakuin:
Bukan nyari HP lewat GPS. Prioritas utama adalah, amankan semua akun finansial dari perangkat lain. Login dari device cadangan, force logout semua sesi aktif. Terus telpon operator, blokir SIM card sementara. Ini krusial biar pelaku gak bisa terima OTP via SMS.
Yang paling penting dan kebanyakan orang gak tahu yaitu, minta log IP address + Device ID dari semua transaksi. Email resmi ke CS, minta data lengkap. Ini bukti kuat kalau transaksi dilakuin dari perangkat dan lokasi yang BEDA dari lo.
Buat laporan polisi (STPL). Banyak orang males ke polisi, padahal ini bukti hukum resmi bahwa lo korban, bukan pelaku yang pura-pura hilang.
Kirim surat sanggahan resmi via EMAIL, bukan chat CS biasa. Lampirkan kronologi, foto STPL, permintaan pembekuan tagihan selama investigasi. Chat CS gampang diabaikan, email formal punya kekuatan hukum.
Mereka masih nolak? Lapor OJK. https://t.co/vDQmTDwwDW atau telpon 157. OJK punya wewenang penuh buat nindak platform yang abai perlindungan konsumen. Begitu laporan OJK masuk, respons mereka biasanya berubah 180 derajat.
Alasan "PIN asli = kelalaian user" itu gak valid secara hukum. POJK 6/2022 bilang perusahaan WAJIB punya verifikasi berlapis untuk transaksi tak wajar. Kalo sistem mereka gak bedain pemilik asli vs pelaku, itu kegagalan MEREKA.
Hasilnya, hari 1 laporan polisi + sanggahan. Hari 2 eskalasi OJK. Hari 3 tagihan Rp12 juta DIHAPUS jadi Rp0.
Btw, stop nyatet PIN di Notes HP lo.
Namanya Mbah Mien Sri Wahyuni (74), warga Desa Kalierang, Kec Selomerto, Kab Wonosobo.
Tiba2 ditagih BRI 2,5 M karena kredit.
Gk pernah ajukan kredit, gk punya rekening BRI, ATM Buku rekening.
Di dokumen dia ada pengajuan kredit lewat notaris.
Lapor ke polisi, 3 tahun mandeg.
Lumpur Lapindo ini masih one of the biggest disasters ever happened in Indonesia. 16 desa tenggelam, 10.426 rumah terkubur, & 60.000 warga terdampak
Dan 20 taun kemudian warga-warganya masih berjuang, sementara yang menyebabkan tetap sukses dan kaya raya 🥲💔
Setujuu. Sebenernya konsep “manifesting” di psikologi tuh secara garis besar adalah bagaimana kita berpikir mempengaruhi perasaan dan perilaku kita.
“Manifesting” tuh bagian kita berangan2, bermimpi, berandai2 yang menggugah perasaan kita juga. Dari situ bisa jadi secara sadar dan gak sadar, perilaku kita mengarahkan ke mimpi2 kita/apa yg kita bayangin itu.
Aku juga lagi manifesting hal2 baik lain di hidupku. Mudah2an pelan2 bisa kecapai juga 😆
saking udah gatau lagi gimana caranya agar suara kita didengar oleh presiden, permintaan yang diwakilkan oleh wakil ketua BEM UI ini kerasa bgt hopelessnya. kaya kita tuh cuma mau didenger loh, kita cuma minta hak kita, kita cuma minta pemerintah berpihak kepada rakyat.
Nahkan bener ada yg unik, tapi hari ini bukan tentang kasus pemeriksaan. Mumpung masih anget, coba kuceritain disini ya.. Jadi begini ceritanya:
👴🏻: "Mas, mau daftar rontgen."
👨🏻💻: "Iya Pak, sudah ada surat pengantar? Saya sekalian pinjam KTP buat daftar ya."
(Pasien nyodorin surat + KTP, terus ngeluarin kartu BPJS)
👴🏻: "Ini Mas, sama ini kartu BPJS-nya."
👨🏻💻: "Oh, kartu BPJS-nya ndak usah Pak, saya daftarnya pakai KTP saja."
👴🏻: "Iya Mas, tapi ini nanti saya rontgennya mau pakai BPJS."
👨🏻💻: "Maaf Pak, untuk rontgen dengan pengantar dari klinik luar tidak bisa memakai BPJS," (berusaha tetap lembut).
👴🏻: "Loh kenapa nggak bisa? Kan saya punya BPJS, masa nggak boleh dipakai periksa?" (nada mulai tinggi).
👨🏻💻: "Boleh saja Pak pakai BPJS, tapi harus sesuai alurnya. Tidak bisa digunakan kalau Bapak langsung bawa pengantar dari klinik luar."
👴🏻: "Loh nggak bisa gimana?! Kemarin saya lihat di TikTok katanya periksa foto rontgen gigi bisa pakai BPJS!"
👨🏻💻: "Iya Pak, benar bisa. Tapi alurnya harus sesuai. Bapak periksa dulu ke PPK 1 atau dokter gigi keluarga. Nah, kalau dokter merasa Bapak perlu dirujuk, nanti Bapak dirujuk ke RS sini untuk periksa di poli gigi. Nanti dokter poli gigi RS ini yang kasih pengantar buat rontgen gigi kalau memang dibutuhkan."
👴🏻: "Alah ribet banget. Orang sakit mau periksa aja harus bolak-balik!"
👨🏻💻: (Dalam hati: Iya Pak, emang ribet sebenernya... 😭) "Iya Pak, memang aturan dari BPJS-nya seperti itu."
👴🏻: "Yaudah ini kalau bayar berapa?"
👨🏻💻: (Menyebutkan nominal tarif panoramik)
👴🏻: "Yaudah saya bayar aja, ribet banget mau pakai BPJS aja dipersulit gini!"
👨🏻💻: "Baik Bapak, silakan duduk dulu ya, saya proses pendaftarannya."
---
Fast forward akhirnya pasien selesai saya foto, dan langsung ke kasir buat bayar. Sambil nunggu, saya cuma bisa narik napas panjang.
Jujur, capek banget harus terus-terusan jadi "penjahat" di mata pasien. Bukan petugasnya yang mempersulit, tapi sistemnya memang begitu.
Keresahan saya: kenapa ya dari pihak BPJS sendiri maupun karyawan2nya jarang banget kelihatan aktif di medsos buat meluruskan misinformasi atau konten-konten clickbait yang menyesatkan?
Selama ini, yang mati-matian meluruskan info di X atau TikTok justru teman-teman nakes dokter, perawat, bidan, sampai rekam medis. Kami yang di lapangan yang harus "berhadapan" langsung sama pasien marah-marah gara-gara termakan konten TikTok yang infonya setengah-setengah.
Yuk, teman-teman BPJS, lebih aktif lagi dong buat edukasi publik secara langsung di medsos. Kasihan masyarakatnya bingung, dan kami di lapangan juga kelelahan harus selalu klarifikasi tiap hari. Semoga kedepannya bisa lebih sinergis ya! 🫠
Tanggal 15 Juni 2026, saat MBG digugat ke MK, BGN melakukan RDPU dengan Komisi IX secara tertutup. Ternyata Tahun Anggaran 2027 mereka akan tetap menggunakan anggaran pendidikan.
Fix harus dilawan.
*Paparan aslinya menggunakan wajah anak, saya buramkan.