londo ireng?
ini sudah keterlaluan.
negara porak-poranda karena kebijakan serampangan, lalu mencari kambing hitam warga sendiri --wartawan, pengamat, organisasi masyarakat sipil-- dan menyebut mereka: "londo ireng."
saya kira, anda sendiri yang londo ireng.
@tempodotco Ini orang memang gila apa ya? Hanya karena dia ga bisa terima kritik, seenaknya kasih label orang lain. Lha dia apa? Militer pecatan? Pengecut mengindari hukuman, lari ke Yordania? Terobsesi kekuasaan sampai maju berkali2?
Yang dikorupsi bukan proyek mewah atau barang mewah, melainkan pakan satwa. Dampaknya bukan sekadar angka dalam laporan keuangan, tetapi tubuh yang kurus, hewan yang sakit, dan nyawa yang hilang. Mirisnya, korbannya bahkan tidak bisa meminta keadilan.
Pendirian Universitas RI (URI) yg dipimpin oleh Gubernur ini memperjelas ketidak-jelasan arah kepemimpinan Presiden Prabowo terutama dlm bidang pendidikan. Kebijakan2 nya tdk didasarkan pd fakta lapangan tapi oleh halunasinya. URI akan menambah keruwetan pengelolaan Diknas
Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan gugatan terkait sisa kuota internet yang hangus. MK menetapkan harus ada kewajiban penyediaan layanan yang menjamin sisa kuota pengguna tetap aktif dan bisa digunakan.
"Mengadili. Mengabulkan permohonan para Pemohon untuk sebagian," kata Ketua MK Suhartoyo membacakan amar putusan, Kamis (23/7).
Gugatan ini diajukan oleh tiga orang yakni Didi Supandi (driver online), Wahyu Triana Sari (pedagang online), dan Raga Felix (dosen/advokat).
Dalam pertimbangannya, MK menilai ketentuan mengenai sisa kuota itu belum menjamin hak pengguna yang kuota internetnya belum habis. Sehingga dinilai bertentangan dengan UUD NRI Tahun 1945.
MK menyebut bahwa kuota internet diperoleh setelah pengguna membayar sejumlah uang. Sehingga kuota internet dimaksud harus diposisikan sebagai benda tidak berwujud yang di dalamnya melekat hak milik.
Atas pertimbangan tersebut, ketentuan dalam Pasal 71 UU Nomor 6 Tahun 2023 kini berbunyi:
Besaran tarif penyelenggaraan jaringan telekomunikasi dan/atau penyelenggaraan jasa telekomunikasi ditetapkan oleh penyelenggara jaringan telekomunikasi dan/atau jasa telekomunikasi berdasarkan formula yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat dengan kewajiban menyediakan pilihan layanan jasa telekomunikasi yang menjamin sisa kuota milik pengguna jasa telekomunikasi tetap aktif dan dapat digunakan.
📸: Dok. kumparan/Aditia Noviansyah.
Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.
📝: newsupdate | update | news | oneliner | R064 | E025
#bicarafaktalewatberita #kumparan
Ternyata efek Argentina kalah nyampe juga ke keluarga gue sendiri. Barusan dipanggil rapat keluarga karena sepupu gue lagi mediasi. Istrinya ngotot minta cerai.
Penyebabnya? Suaminya nekat all in tabungan di bank buat taruhan final Piala Dunia. Nggak cuma itu, motornya juga ikut dipertaruhin. Totalnya katanya sampai sekitar Rp150 jutaan.
Akhirnya istrinya tetap kekeh minta cerai. Bahkan setelah dimediasi keluarga besar dari kedua belah pihak pun, keputusannya tetap mau berpisah.
“Saya diserang.” Ada cara berpikir yang sec. fundamental salah: dia menganggap ini soal diri dia pribadi sehingga dia harus bertahan.
Anda tidak diserang, tapi Anda sbg Lembaga Kepresidenan dikritik. Jgn bertahan, Anda harus mendengar, mengevaluasi dg terbuka dan memperbaiki.
Bukan. Anda diserang bukan karena itu. Anda dikritik karena:
1. Tata kelolanya ngawur, rawan korupsi.
2. SPPG dimiliki oleh para pihak yg rawan konflik kepentingan seperti aparat, parpol dll.
3. Anda ga fokus ke yg benar2 membutuhkan. Minimal lakukan kajian akademis dulu sebelum eksekusi.
4. Anda memilih kepala BGN yg tdk kompeten, bahkan tidak punya latar belakang ahli gizi. Udah gitu korup pulak.
5. Makanannya ga berkualitas, bahkan banyak yg keracunan.
6. Masih banyak alasan lain, tapi yang jelas bukan karena anda mau ngasih makan anak indonesia. Jadi gausah dipelintir.
Nicolas Otamendi marah ke Rodri seusai laga. 😡
Otamendi: "Mulai kurangi omonganmu. Kalian mengeluh terus sepanjang minggu."
"Sepanjang pekan kalian terus mengeluh. Kamu dan Laporte. Kalian berdua."
"Itu tidak pantas. Kalian terus mengeluh tentang wasit, kawan."
Rodri yang bingung: "Saya menghormati kalian"
Otamendi: "Tapi kamu seharusnya tidak banyak bicara sebelum pertandingan, paham?"
Rodri: "Loh memang apa yang saya katakan?"
Otamendi: "Laporte? Memangnya kamu tidak tahu apa yang Laporte katakan pekan ini?"
📝 DAZN