ASN ini sedang menghina rakyat penerima bantuan (bansos). Padahal dia digaji negara dari duit rakyat.
Ayo bantu viralkan sampai dia minta maaf.
@BKNgoid@kemendagri mohon bantuan ditegur ASN kalian ini.
Chelsy Kaltrin Candra (14) adalah seorang siswi SMP Negeri 1 Nabire, Papua Tengah, yang ditemukan tewas secara tragis di Jalan Raya Waroki, Kabupaten Nabire, pada akhir Juli 2026. Pelaku adalah Arya Wibawa Sulistiyo anak polisi bernama Arief hendro sulistiyo..
Bantu viralkan terus biar mendapatkan keadilan.. Polisi jangan membela kelakuan anak polisi seperti ini!!!
Sekelas Karni Ilyas aja bisa dibungkam!
Kalian yg bodo amat sama kesemrawutan negara ini silahkan, dan kalian yg nggak mau dibuat semrawut sama para tikus" tsb mari kita gerak sama sama!
Edyan!! 🤦🏼
Ternyata yang komen Nir empati, Yang menyarankan agar nadi pasien dipotong, hingga pasien didoakan meninggal dunia di postingan Yusriza rata² dokter.
Kok dokter sejahat itu sih?!! 🥹
Surat terbuka untuk kementerian kesehatan Republik Indonesia segera melakukan pemecatan terhadap oknum2 dokter dan perawat tersebut. Cabut STR Dan SIP para oknum nakes tersebut..!!!
Jelas mereka adalah anomali yang gak bisa dibenarkan dalam dunia medis dengan komentar mereka .!!
Emang songong nih dokter..
Gaya bahasa pake kalimat: "wahai pengguna BPJS" keliatan congkaknya dia..
Yg lain² dah pada minta maaf doa doang masih senga, thread terbaru pake ancam dgn UU ITE lagi
suasana lg cukup panas terkait insiden kemarin, dokter ini masih buat postingan di threads yg terkesan memancing warga 😅 sampe diingetin temen sejawatnya
kata beliau banyakin duit jangan bacot, biar bisa bayar asuransi swasta. duh nyindir BPJS kemarin ya
dokkk btw saya bisa dapet 2 digit dari X karna banyak bacot loh disini 🙏🏻🥲
Kalau Yurizal nggak meninggal dan kasusnya nggak viral, kayaknya dokter penerima beasiswa dari uang rakyat ini juga nggak bakal minta maaf.
Selamat menikmati konsekuensi dari apa yang sudah kamu ketik, Dok.
Selain nakes ada lagi ini PNS penjaga lapas di pontianak namanya Uray Rifan Sofwan yang sudah berkomentar jahat ke almarhum Yurizal, beliau belum melakukan permintaan maaf atas perbuatannya.
cc : kairafune
Wajah sederhana. Suara yang membuat hati berhenti sejenak.
M. Arifal Azka Kelas 3 mengingatkan kita: yang paling menyentuh jarang datang dari penampilan.
Tadi pagi ada anak kecil nanya ke lapak aku, "Teh, mobil-mobilan ini harganya berapa?"
Aku jawab, "20 ribu, A. Mau?" Dia cuma diem sambil terus lihat-lihat mainannya. Terus bilang, "Nggak, Teh. Nanya aja." Tapi dia masih berdiri di depan lapak sambil ngelihatin mainan itu.
Aku iseng nanya, "Kamu kelas berapa? Tinggal di mana? SD 1 atau SD 2?" Dia jawab, "Aku kelas 5, Teh. SD 2. Tinggal di RuSol." FYI, RuSol itu Rumah Solusi dari yayasan swasta yang memang nampung anak yatim piatu dan anak-anak kurang mampu.
Aku lihat seragamnya, celananya udah bolong dan sobek, sepatunya juga lusuh. Terus, maaf, mata sebelahnya kayak kena katarak, ada selaput putihnya. Tapi dia jawab semua pertanyaan aku sopan banget.
Pas dia mau pergi, aku panggil, "A, sini." Dia balik, "Kenapa, Teh?" Aku tanya lagi, "Mau ini nggak?" Dia diem cukup lama, terus bilang, "Mau, Teh... tapi aku nggak punya uang."
Aku bilang, "Sini, ambil aja. Yang rajin sekolah ya, ini gratis buat kamu." Dia masih diem beberapa saat sambil ngelihatin mainannya. Mungkin dalam hatinya nggak nyangka, yang tadinya cuma bisa ditunjuk, sekarang beneran jadi miliknya.
Habis itu dia bilang, "Makasih ya, Teh," terus langsung pamer mainan itu.
Diduga dianiaya oknum polsek Beji, seorang warga Beji meninggal dunia
Widi Nur Cahyono ( 43 ) seorang warga desa Gununggansir, Beji, Pasuruan, Jawa Timur mengalami nasib naas meninggal dunia diduga di aniaya oleh oknum Polsek Beji
Menurut keterangan Lukman yang merupakan adik korban, peristiwa ini berawal pada senin sore 03.08.26 rumahnya kedatangan satu unit mobil berisi sekitar 5 orang anggota polisi yg mencari adiknya
Korban pada saat itu berada di tempat kerjanya yang tidak jauh dari rumahnya, kelima anggota polisi tersebut mendatangi korban, tidak lama terdengar suara dari korban " Ampun pak " Tanpa tau apa yang sebenarnya terjadi
Korban dilarikan ke puskesmas Beji karena dalam kondisi tidak sadarkan diri dan erdapat luka lebam di wajah
Korban dinyatakan meninggal di puskesmas, jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Pusdik Watukosek untuk diluk autopsi
Lebih kejam dari para PENJAJAH (di LAMPUNG): Gara2 jualan di rumah, seluruh barang dagangannya di sita. INILAH POTRET BENING DAN POLOSNYA serta BOBROKNYA Aparat Pemerintah daerah dan Aparat Hukum saat ini di KONOHA
Semua nakes yang hate comment harus dipecat, bukan hanya minta maaf doang. Kenapa gue bilang "harus dipecat"?
Kasus nakes busuk kayak gini tuh udah banyak banget terjadi, dan kalo cuma disuruh minta maaf, dunia kesehatan kita gak bakal membaik. Kalian masih inget kasus kokas (atau apa gitu sebutannya) yang bundir karna diintimidasi? Terus dokter yang diperas puluhan juta waktu kokas? Bahkan kasus kayak gitu banyak banget atas dalih " Senioritas".
Come on guys, alasan banyak orang kaya milih berobat ke luar negeri ya salah satunya karena mereka tau kalo iklim kesehatan di negara kita itu bobrok.
cc: @Gerindra@KemenkesRI@habiburokhman@prabowo