@Durbhiksa ⠀⠀⠀Terdiam. Apa isi pikirannya sejelas itu? “Ya,” Andra menjeda. “Sama-sama.” Manik merahnya berusaha terlihat tenang tatkala menjawab sementara sepasang kuping tersipu di balik helaian perak. “Sewajarnya aja ’lah,” jawabnya. “Mau lanjut tidur? Kalau iya, gua masukin kulkas.”
⠀⠀⠀Mengetuk kamar @Durbhiksa dan menunggu hingga lelaki yang sedikit lebih muda darinya itu menampakkan diri dari celah pintu. Ia sudah bawa kue, sudah bawa hadiah juga. Sekarang pilih: Andra 𝘯𝘨𝘶𝘤𝘢𝘱𝘪𝘯 selamat tahun baru atau Andra 𝘯𝘨𝘶𝘤𝘢𝘱𝘪𝘯 selamat ulang tahun?
@Durbhiksa ⠀⠀⠀Dadakan bingung dan lantas memasang tampang bodoh. Ini benar gak ’sih tanggal segini? Jangan-jangan salah ingat lagi. “Ya, emang ’napa ’sih.” Memutar bola mata, berlagak malas menanggapi. “Dih. Ini buat lu, jadi elu yang tiup.”
@Durbhiksa ⠀⠀⠀Mengernyit samar. Mana semangat menyambut tahun ba���ulang tahunnya? “Tiup dulu gih.” Membawa kue yang berada di tangannya sedikit lebih maju. “Terus lanjut tidur.” Gak jadi deh. Nanti saja. Kayaknya. Mau 𝘯𝘨𝘶𝘤𝘢𝘱𝘪𝘯, tapi malu.
⠀⠀⠀“Nyokap gua bikin kue, terus nitip. Katanya buat elu.” Andra menyodorkan sekotak kue kering yang dibawanya untuk @Durbhiksa. Bukan mereka merayakan, itu cuma 𝘣𝘢𝘵𝘤𝘩 pesanan yang memang sengaja dilebihkan. “Selamat Natal.”
/ Selamat pagi, maaf terlambat memberi followback. Tag dari Penulis rupanya tertanda sebagai unavailable tweet. 💧 Salam kenal dan jangan sungkan juga untuk berinteraksi di kemudian hari. 🤝
Salam, !2DFESS .
Dengan anak rantau asal nusantara yang jauh dari orang tua demi mengejar cita-cita d̶a̶n̶ ̶m̶e̶n̶g̶e̶j̶a̶r̶ ̶j̶o̶d̶o̶h̶. Bilamana berkenan berteman dengannya, jatuhkan kata kunci dan skala kedekatan (1–5) atau hijaukan tombol untuk dihampiri.
!2Dfess
Salam timbangan! Dengan rupa yang disematkan, baru saja diberi nyawa oleh penulis ‘tuk mencari rekan yang sekiranya ingin berteman atau menulis bersama. Berkenan tinggalkan jejak berupa kata kunci atau retweet? Terima kasih.
— ioc, mahasiswa jurusan hukum, 19.