Saya baru dapat info dari dalam (A1) dan sangat mengagetkan.
Terenyata geng SOP sudah menyiapkan “pemilu” utk rebut kembali kekuasaan :
1) pembuatan paspor “baru” di luar negeri
2) pembuatan SIM “baru”
3) pembuatan KTP “baru”
Ini modus baru
Di protes agar hentikan 2 proyek politik yang nyedot anggara fantastis, kalian tidak mau.
Giliran negara diambang kehancuran, rakyat yang di tekan untuk nutupi lubang yg kalian buat, memang kalian ini bgsttt...
Kritik Dino Patti Jalal disini padahal substantif ya. Ada sarannya pula, sesuai dengan keinginan orang2 yg katanya (((jangan kritik doang, kasih saran dong!!)))
Saran yg kedua itu udah paling oke sih, Prabowo kan suka banget dateng forum2 gitu, sekalian aja lah ngobrolnya.
Maaf saya lebih percaya omongan orang lulusan kampus sekelas LSE daripada lulusan Akmil yg cuma bisa ad hominem bilang "anda hanya wamenlu 3 bulan" awokawokawokawok
Waduh, klarifikasi Pak Seskab Mayor Teddy kpd Pak Dino berbuntut panjang! Data yg dipaparkan Pak Seskab dikuliti dan jreng jreng! Dari investasi 2041,3 T yg diclaim Teddy dihasilkan dari kunjungan Luar Negeri ternyata yg berasal dr pemodal asing hanya 900 triliun atau hanya 46,6% saja.
Artinya sbgian besar bkn hasil kunjungan LN, shg ini pembohongan publik. Pertanyaanku: klo ini bener, knp segegabah itu tim Seskab menyajikan data, knp ga cross chek dl, ini kan mempermalukan Pak Seskab lho!
Anjir ga punya malu banget nyebut pelepasan WNI yang sempet diculik Israel sebagai pencapaian diplomasi si wowo dan sugiono padahal sugiono sendiri yang denial dan bilang waktu itu bahwa mereka TIDAK diculik.
Indonesia tercatat sebagai negara dengan pajak tertinggi di Asia. Ironinya infrastruktur rakyat terbengkalai, jalan-jalan rusak, SDM nya gitu-gitu aja.
Hasil pajak hanya dibuat tambal sulam kebocoran-kebocoran akibat korupsi para pejabatnya.
Habiburokhman Ke Dino Patti Djalal :"Jangan jadi si Paling KEMLU. Saya pikir gak ada ISTIMEWAnya juga Pak Dino"
Gila banget ini rezim, dikasih nasehat baik² bahkan dengan bahasa paling haluspun, kubu wowo serempak kesurupan..
Ini sekelas Pak Dino lho, gimana kalo rakyat, ya udah disiram air keras kalo gak diculik? 🙄
Nasib tragis menimpa satu keluarga di Solok Selatan, Sumbar (31/5/2026). Gara-gara berani melaporkan kasus pemerkosaan anaknya ke polres beberapa bulan lalu, rumah mereka malah dikepung 15 orang dan diserang secara brutal.
Di dalam rumah cuma ada ibu (ER), suami, dan bayinya yang masih berumur 2,5 tahun!
Mirisnya, pelaku pemerkosaan yang harusnya mendekam di penjara tapi gak ditangkap-tangkap polisi, malah ikutan datang mengepung dan menyerang korban!
Padahal keluarga korban baru aja berani pulang setelah berbulan-bulan kabur, murni cuma mau mengadakan acara akikah anaknya.
Pelaku pemerkosaan bebas berkeliaran dan malahan balik mempersekusi korbannya tanpa takut hukum.
Tolong pak Kapolri, atensi kasus di Solok Selatan ini!
Bantu sebarluaskan video/berita ini gaes agar pelaku cepat diciduk!
Pak @dinopattidjalal cuma mengingatkan Presiden sesuai dgn kapasitasnya sebagai diplomat senior (tugas ini sebenarnya harus dilakukan DPR, tapi you know lah🙈). Point2nya juga sangat bagus & berisi. Tapi kenapa dijawab dengan nada julid sampai membawa2 "cuma 3 bulan jadi Wamenlu". Duh...sekaliber Pak Dino dibegitukan...Astaghfirullah.
Belum jawaban blunder tentang Presiden nombokin biaya perjalanan ke LN pakai uang pribadi...ini sungguh menyalahi tata kelola keuangan negara. Negara seharusnya tidak bergantung pada kemampuan finansial pribadi pejabatnya. Sistem pemerintahan dirancang agar kegiatan kenegaraan tetap berjalan siapa pun presidennya dan berapa pun kekayaan pribadinya. Belum lagi hal ini pasti menimbulkan pertanyaan akuntabilitas dll.
*Kemarin saya kira netizen bakalan sibuk ngomentarin pidato Presiden (syukurlah beliau baca teks), tapi ternyata dpt tugas baru; ngomentarin klarifikasinya Seskab Teddy 🙈😅
Prabowo itu Presiden yang sulit diingatkan dan diberi tahu. Rupiah makin terpuruk tapi kebijakannya terus bakar uang dan sama sekali tidak menunjukkan efisiensi. Sementara Program yang penting untuk masa depan Indonesia dipotong habis habisan, tapi program bikin tai yang sudah digrogoti sana sini, malah dilindungi seolah MBG itu proram untuk memintarkan anak negeri.
Belum lagi Koperasi Desa Merah Putih yg dibuat tanpa kajian dan perencanaan yg baik hingga merugikan keuangan negara. Malah jadi andalan top down yg menambah daftar inefisiensi, buang buang uang ratusan trilyun yang akan jadi masalah di belakang hari.
Kenapa Indonesia harus punya presiden keras kepala dan tidak mendengarkan masukan para ahli? Yang dilakukan justru bisa membuat gelombang PHK dimana-mana. Siapa sebenarnya yg diam diam bikin skenario Indonesia akan jadi makin terpuruk begini?