Mohon disimak, sebarkan dan viralkan. Jaga agar keluarga dan kawan anda gak kena propaganda khilafah HTI. Kita bongkar inkonsistensi dan ketidakbakuan konsep Khilafah HTI serta dalil-dalil mereka yang lemah.
Monggo disimak 🙏😍👍
https://t.co/BLMZMXTgXb
"Tingginya apa sih jabatan presiden itu kok sampai harus meneteskan darah manusia Indonesia. Tidak perlu"
Sungguh keteladanan kepemimpinan dari Gus Dur yang patut kita tiru tuips.
Yuk kita renungkan sejenak pernyataan Gus Dur ini..
Twitter dulu melahirkan:
Stand up komedi.
Pembaca puisi.
Penulis buku.
Acara kumpul-kumpul sehobi.
Lalu twitter mati suri,
dan hidup kembali.
Twitter kini melahirkan:
Tukang ngegas.
Tukang debat politik.
Tangan kanan Tuhan.
Tukang anjingin dan goblokin orang lain.
Pak Prabowo dan Pak Sandiaga Uno, dalam skala berbeda, kita sama-sama kalah dalam pemilihan kali ini. Kekalahan memang sulit dicerna, namun yang jauh lebih penting adalah kedamaian bangsa. Mari sama-sama terima, Pak. Kasihan aparat harus berhadapan dengan sesama anak bangsa.
Beredar luas terjemah QS An-Nisa:108 yg dikaitkan dg keputusan KPU di malam hari soal hasil pemilu.
Bagaimana sebenarnya asbabun nuzul ayat dan penjelasan para ulama tafsir?
Simak yuk 🙏 Mari berhenti asal comot ayat hanya demi syahwat politik. Al-Haq minallah.
Pesan yg sangat tegas dari Gus @yusuf_ch
"... Kita yang Ahlussunnah wal Jamaah harus berjuang agar Islam yang Damai, Islam yang Ramah mewarnai kekuasaan di Indonesia"
Diskusi di twitter ini seru. Pembela Khilafah byk yg terkaget2 bhw ternyata bukan saja tidak ada istilah khilafah dlm Qur’an, ternyata tdk ada jg PERINTAH mendirikan Khilafah di Qur’an dan Hadis.
Ketahuan selama ini mereka cuma dicuci-otaknya tapi gak dilatih berpikir kritis 😊
Kebahagiaanku bersama mereka...
Kebahagiaanku bersama kamunya ? (Insya Allah, Allah pasti kasih yg terbaik) *berharap
Btw, ini lagi belajar bikin slime sebelum dijual di acara marketday sekolah dan Alhamdulillah slimenya habis terjual 😄😍🤩
“Dik, ragukan postingan buzzer 02 yg banyak hoaksnya. Ragukan pula hasil survey 01 akan menang karena angkanya beda2. Bahkan ragukan saja omongan mereka yg pengen golput....”
“Terus...?”
“Tapi tolong jgn ragukan cintaku —karena ia telah tumbuh dalam Kun Fayakun ilahi”
#gombal
Astaghfirullah!
Kata khalifah dan khilafah, scr i’lal sharfi beda, scr semantik (dilali) jg beda.
Di Quran, tak ada kata khilafah. Yg ada kata khalifah, 2x (QS 2: 30; 38: 26).
Ditulis sbg hasil rapat pleno lagi. Ini “cedera berat” dlm sejarah fatwa MUI, meski dg judul Imbauan
Pernyataan Ketua Dewan Pertimbangan MUI ini keliru krn tidak bisa membedakan antara sistem khilafah dg khalifah.
Point kedua amat fatal kelirunya: tidak ada satupun ayat Qur’an yg menggunakan istilah Khilafah. Yg ada itu soal Khalifah.
MUI gagal paham bedakan keduanya. Parah!