Yang jahat ke Jokowi itu bukan ibu Megawati, bukan kader PDIP, bukan kami mantan pendukung Jokowi atau Prabowo, atau Anies.
Yang jahat ke Jokowi adalah Jokowi sendiri dengan keserakahannya dan para ternaknya yang juga karena keserakahan mereka terus menjerumuskan Jokowi.
Momen Jokowi menunjukkan ijazah aslinya di hadapan majelis hakim dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (5/11/2026), menyisakan cerita menarik.
Jurnalis SindoNews, Sunu Hastoro, mengungkapkan Roy Suryo spontan tertawa ketika Jokowi memperlihatkan ijazahnya di ruang sidang. Tak hanya itu, kuasa hukum terdakwa, Refly Harun, juga mempertanyakan prosedur penunjukan ijazah tersebut.
Persoalan semakin menarik setelah Roy Suryo menyebut ijazah yang ditampilkan dalam persidangan berbeda dengan dokumen yang sebelumnya diperlihatkan saat pemeriksaan BAP di Polda Metro Jaya.
Apa sebenarnya yang dipersoalkan Roy Suryo? Simak ulasan lengkapnya dalam program Sindo Scope, hanya di YouTube SindoNews.
#SindoNews #IjazahJokowi #Jokowi #RoySuryo #SidangIjazah #SindoScope #SindoNewsTV
Guru Besar Pencak Silat dgn gagahnya menantang Ustad2 yg hanya bisa berdakwah tarung sampai mati, pas dikasih pemahaman sama atlet UFC, langsung kejet-kejet...
Cemennya, guru besar itu ngadu ke pak Polisi...
🤣🤣
KLARIFIKASI EL LARANG SPANDUK
Pertama, dia ngaku kalo ternyata emang ngelarang spanduk KARHUTLA.
Kedua, dia nyuruh bentangin spanduk after match? Siapa yang mau liat pesannya Bro? Suporter bentangin pesan penting di pertandingan besar itu supaya pesannya tersebar lebih luas! Terlebih di pertandingan yang disiarkan langsung di media massa!
Ketiga, gue masih penasaran dengan kalimat: “AKU HAMPIR DIBUNUH PEMERINTAH GARA GARA INI”
Maksudnya tuh karena speak up isu karhutla sampe mau dibunuh sama pemerintah?
Gue sih ga yakin, masa iya pemerintah mau BUNUH rakyatnya sendiri.
Barangkali bapak2 bisa jelasin: @prabowo@Gerindra@DivHumas_Polri
Coba tag akun pemerintah yang lain, gue ga begitu tau akun yang sering aktif.
KETIKA INTEGRITAS DIGADAIKAN
MAKA JPU MENJADI TERMUL
Kejadian di balik layar persidangan ini tentu tidak bisa dibiarkan. Sebab dalam proses peradilan, independensi dan imparsialitas Jaksa adalah harga mati.
Integritas dan etika profesi, yang oleh segerombolan JPU yang tak bisa menjaga marwah dan profesionalitas demi berdekatan dengan orang yang sedang berperkara bukan hanya berstatus pelapor, tapi menjadi lawan utama dari The Big Boss mereka, yaitu Presiden Prabowo Subianto.
Peraturan Kejaksaan Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2024 tentang Kode Perilaku Jaksa menegaskan pentingnya tiga nilai utama: **Integritas, Profesionalitas, dan Kebijaksanaan.**
Dalam pengadilan yang sedang berproses, kedekatan personal dengan semua pihak yang berperkara haram hukumnya, karena berpotensi memengaruhi objektivitas, menimbulkan konflik kepentingan, atau menciptakan kesan adanya perlakuan khusus.
Persoalan bergenit-genit berfoto dengan pihak berperkara tentu tidak boleh dianggap sepele.
Peradilan adalah ruang untuk menegakkan hukum secara jujur, objektif, dan bermartabat.
Sebab keadilan bukan hanya harus ditegakkan, tetapi juga harus terlihat ditegakkan.
Jangan sampai perilaku yang menimbulkan pertanyaan publik justru meruntuhkan kepercayaan terhadap institusi yang seharusnya menjadi penjaga keadilan.
Kelakuan JPU Termul ini selain tidak pantas, sungguh mencoreng moreng Institusi Kejaksaan.
Mereka, lupa, Tuan mereka kini adalah Presiden Prabowo.
Presiden Termul sudah jadi Mantan.
Dan mungkin kasus Penyadapan akan segera menyeretnya jadi Pesakitan.
Kami laporkan pelanggaran etis dan integritas serius ini kepada Komisi Kejaksaan, Jaksa Agung, Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan, Komisi III DPR, dan tentu saja kami tembuskan kepadan Presiden RI Prabowo Subianto.
Udah gw bilang Jokowi Terjebak Permainan Om @RoySuryo_asli dan @DokterTifa
Pengadilan bisa dikuasai
Aparat bisa dikuasai
Pendukung bayaran bisa dikerahkan
Tapi Mata dan Jari Netizen serta Pers kita enggak bisa lo kuasai dan lo atur!!
Coba Bray kita bongkar permainan mereka!!
JANGAN DIAM! DUGAAN KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN MINTA DIUSUT TUNTAS!
Miris! Persoalan yang seharusnya diselesaikan secara baik justru diduga berujung pada pengerahan sejumlah orang dan tindakan pemukulan terhadap seorang perempuan.
Lebih mengejutkan, muncul informasi mengenai keterlibatan seseorang yang disebut memiliki riwayat kasus pembunuhan. Hal ini perlu diverifikasi dan ditelusuri oleh aparat.
@VIVAcoid Oki2 kl nggk ngerti permainan orang besar direpublik ini jgn koar2 ikut gendang pinter2lah cari info pahami buka lg data2 karhutla krn sekarang udh kyk malam gelap gulita mana yg benar maana yg salah