Baru tau ternyata apa yang terjadi dengan tubuh kita itu berhubungan sama apa yang ada di pikiran kita, berikut perbincangan Nikita Willy dan Psikolog, Aga Salim
Aga Salim: Kalau pegal dibahu bisanya itu karena dia ngerasa sangat terbebani dengan tanggung jawab yang ia emban
Aga Salim: mungkin tanggung jawabnya selain tanggung jawab dia mungkin bisa jadi ada beban orang lain yang akhirnya dia ambil untuk dia sendiri,
jadi makin terbebani lagi akhirnya kan makanya tanggung jawab mengemban sesuatu kan kita bawanya disini atau di bahu.
Nikita Willy: Kalau dibagian *lain ada tanda lagi ngga mas?
Aga Salim: banyak for example ketika kita ngomongin orang yang suka mendem, orang yang YES MAN yang ga berani SAY NO biasanya suka sering ga nyaman di tenggorokan sering batuk batuk karena kita ga berani ngomong itu
Nikita Willy: Kalau susah tidur?
Susah tidur biasanya Overthinking, aktif banget… biasanya kalau orang Overthinking banget kepalanya pusing, perutnya juga gak nyaman bisa Gerd.
Nikita Willy: Gerd bisa dari emosi kita juga?
Aga Salim: Gerd itu dari Emotions of Fear Worry Anxiety.
fathimah ini dididik dgn pola parenting yg gimana ya? anak FK, identik dgn dunia eksakta, tpi pemikiran sosial-politisnya se mateng ini.
dia berargumen jg ga kebawa emosi lawan bicara. tetep tenang, tpi lugas; intonasi + redaksi argumennya tertata bgt.
When Raisa said:
"Aku memilih melepaskan yang membingungkan, karena aku tidak se-kurang itu untuk diragukan. Aku layak dicintai dengan jelas, sepenuh hati dan tanpa ragu."
sebenernya manusia yang kurang empati itu mengerikan. jangankan untuk memahami kondisi orang lain, untuk sekedar sadar bahwa tindakannya menyakiti pun mereka tak mampu. dan yang lebih menyeramkan adalah mereka tidak merasa bersalah, dalam kepalanya semua tampak wajar, semua tampak layak, bahkan ketika luka yang mereka timbulkan bersarang di hati orang lain dalam waktu yang lama.
setelah dewasa baru tau, kita ga bisa menerima cinta apa adanya. emang harus saling menengur, menasihati dan mengarahkan. karena kita harus grow up bareng. aku pun suka dikasih tau, diarahkan, diperbaiki, diajari, biar sampai di versi terbaik tapi tetap dengan orang yang sama.
Stop being so considerate in situations where you are not considered. Kindness is a gift, not an obligation. You'll be drained if you keep pouring into people who don't reciprocate. Protect your spirit and well-being. Redirect your warmth toward those who reflect it back to you.
Ada satu pesan indah dari Surah Maryam yang sering luput disadari:
"Ada tangis yang tidak difahami manusia. Namun sebelum air matamu jatuh, Allah sudah lebih dulu mendengarnya."
pilihlah orang yg memiliki nilai yg sama denganmu. jika tidak, kamu akan berakhir menjelaskan hal yg sudah jelas, membela hal yg sederhana, dan merasa bersalah hanya karna menjadi diri sendiri
‘Kok kamu berubah sekarang?’
‘Setiap orang yang terus belajar, membaca, diskusi, dan terus mempelajari banyak hal, memang sewajarnya mereka bertumbuh. Banyak hal bisa berubah.
Kalau kamu nggak bertumbuh, kamu emang akan kaget melihat orang-orang ada di level berpikir yang berbeda. Sementara kamu mentok.’
Orang yang kenyang, gak akan rebutan makanan.
Orang yang bahagia, gak akan iri melihat kebahagiaan orang lain.
Orang yang fokus membangun diri, gak akan sibuk ngurusin urusan orang lain.
di kehidupan yang seberisik ini, aku hanya berpegang pada kalimat "yang sudah tertakar, tidak akan pernah tertukar."
dan "Tuhan tidak akan menciptakan sedih tanpa merencakan bahagia setelahnya."
Bahayanya orang yang terbiasa memendam semuanya adalah, ketika kesabarannya sudah benar-benar habis, kamu tidak akan pernah melihat mereka sebagai orang yang sama lagi.
Aku selalu percaya dengan hukum tabur tuai. Gak selamanya orang yang jahat ke kita, dzolim ke kita, hidup dengan keadaan baik-baik aja. Gak usah repot dan menunggu, sure it is annoying right? But you know what’s more important? Your time, your energy. Don’t waste it. Remember, mereka yang jahat, dzolim, gak baik sama kamu tali karma mereka gak akan putus sampe anak cucu cicit nya. Itu pasti. So, hati-hati. Jangan jahat-jahat ya
cantik itu privilege, tapi yang bikin kamu stand out adalah cara kamu berpikir, memperlakukan orang lain, dan tetap waras di dunia yang sering chaos. beauty fades, tapi value stays-prinsip, dan attitude. fokus aja jadi pribadi yang berharga, bukan sekadar cantik, karena dunia bisa berubah, tapi integritas dan kebaikanmu akan selalu meninggalkan jejak.