@bestboibw@NellPrat1990@hariluyeah Saya masih dalam proses pencairan tapi lama banget ga cair2, kayanya bermasalah nih, websitenya juga ga bisa tambah aktifitas
Banyak orang karirnya hancur, keluarganya berantakan, bahkan sampai ada yang bunuh diri karena salah mengelola keuangan.
Menurut salah satu riset dari Financial Therapy Association, ini secara garis besar disebabkan oleh:
1. Over leverage/Berhutang untuk Investasi: Menggunakan pinjaman atau leverage yang berlebihan untuk berinvestasi dapat meningkatkan risiko kerugian. Ketika investasi tidak berjalan sesuai rencana, beban hutang dapat menjadi tidak terkendali dan menyebabkan tekanan finansial yang luar biasa.
2. Investasi Bodong/Penipuan:
Terjebak dalam skema investasi bodong atau penipuan dapat mengakibatkan kerugian finansial yang besar dan merusak kepercayaan terhadap pasar keuangan.
3. Tidak Melakukan Diversifikasi: Menempatkan seluruh dana investasi pada satu instrumen atau aset tunggal sangat berisiko. Jika aset tersebut mengalami penurunan nilai, seluruh portofolio investasi dapat terdampak negatif.
4. Mengabaikan Profil Risiko: Tidak memahami profil risiko pribadi dan berinvestasi pada instrumen yang tidak sesuai dapat menyebabkan kerugian yang tidak dapat ditoleransi.
5. FOMO (Fear of Missing Out): Mengikuti tren investasi tanpa melakukan riset dan analisis yang memadai dapat menyebabkan keputusan investasi yang impulsif dan merugikan.
6. Tidak Memiliki Dana Darurat: Berinvestasi tanpa memiliki dana darurat yang cukup dapat memaksa individu untuk menjual investasi pada saat yang tidak menguntungkan ketika terjadi kebutuhan mendesak.
7. Bergantung pada Satu Sumber Penghasilan: Tidak memiliki sumber penghasilan alternatif selain dari investasi dapat meningkatkan risiko finansial jika investasi tidak berjalan sesuai harapan.
8. Tidak Melakukan Evaluasi Berkala: Tidak melakukan evaluasi berkala terhadap kinerja investasi dapat menyebabkan masalah tersembunyi tidak terdeteksi dan berpotensi memburuk seiring waktu.
RANGKUMAN SINGKAT DIRTY VOTE FULL MOVIE
- Gabungan suara pulau Sumatera (jokowi dan prabowo)
- Penunjukan 20 PJ Gubernur dipilih Presiden
- 82 PJ Walikota/Bupati
- Suara papua dan penunjukkan Tito Karnavian yang tidak menghormati MK
- Pakta Integritas bupati Sorong
- Pelanggaran deklarasi desa bersatu (8 organisasi desa = 81 juta = sepertiga dpt)
- Kasus penyelewengan dana desa dikonversi sebagai alat tukar dukungan politik
- Tekanan kepada kepala desa untuk mendukung salah satu capres (evidence mengarah ke 03)
- Penyelewengan BANSOS oleh pejabat Negara (evidence Airlangga dan Zulkifli)
- BANSOS menjelang PEMILU >>>>> BANSOS zaman COVID-19
- Tidak digunakannya Data Kesejahteraan terpadu Kementerian Sosial
- Kabinet berkampanye (Prabowo dan Mahfud MD) dan tim kampanye ataupun
....
Zaman SD dulu ada kegiatan kerja bakti seminggu sekali, bersih2 WC hingga ngepel kelas, yg membuat kita mau kerja kotor dan menghargai kebersihan. Sekarang sekolah2 favorite ada OB-nya sehingga anak2 kurang bisa menghargai kebersihan dan petugas OB.
@domara_maman@PartaiSocmed Betul banget,,,saat itu Gus Mus pernah menyatakan agar mempertahankan jabatan bu Susi menjadi Menteri KKP namun keinginan beliau tidak dikabulkan oleh Presiden.
Bintang film Titanic Leonardo DiCaprio memuji keberanian ibu @susipudjiastuti menenggelamkan kapal2 asing pencuri ikan di Konferensi PBB.
βIni adalah langkah kepemimpinan yang berani yang kita perlukan di seluruh dunia,β tegas DiCaprio. Cc @PartaiSocmed
Penghematan juga perlu dilakukan institusi Pemerintah, supaya anggaran tidak berat.. Bubarkan lembaga2/ komisi2 yg tidak diperlukan & tidak signifikan keberadaannya. Bila perlu Departemen di Merge. Kejakgung & Kemenkumham, Deperindag & Industri jdkan direktorat Dagli dll