Enakan nikah dipestain mewah gede gedean sama mertua, pulang ke rumah yang dibeliin mertua pake mobil yang dibeliin mertua juga.
Gausah romantisasi nikah di KUA dengan narasi mendiskreditkan nikah mewah.
Gapapa nikah mewah, gapapa nikah di KUA.
Gapapa tinggal sendiri, gapapa juga tinggal sama mertua.
Yang ga boleh banding bandingin orang lain sama kehidupan kita.
This bro gak tau kalau satu dirham untuk keluarga itu lebih disukai oleh beliau SAW daripada 1000 dinar di jalan Allah. Alih-alih nyalahin, lebih baik minta istri ngedoain supaya rejekinya bertambah lancar dan banyak, supaya tetep bisa jajan tiap weekend dan nabung bikin rumah.
Pak Gus Ainun, konten trans7 ini tak lebih dari sekedar takdir. Sama kayak kecelakaan runtuhnya bangunan ponpes.
Dua duanya takdir Allah.
Kalo trans7 dianggap lalai dan sengaja. Kalo ponpes yg roboh masa ga bisa disebut hal yg sama?
Di saat yang sama dengan keislaman Hamzah, muncul cahaya yang lebih terang, keislaman Umar bin Khattab. Ia masuk Islam tiga hari setelah Hamzah, masih di bulan yang sama, bulan Dzulhijjah, tahun ke-6 dari kenabian.
Nabi Muhammad pernah berdoa, “Ya Allah, kukuhkanlah Islam ini dengan salah seorang dari dua orang yang paling Engkau cintai, Umar bin Khattab atau Abu Jahal bin Hisyam.” Ternyata, yang dipilih Allah adalah Umar.
Awalnya, benih Islam masuk ke hati Umar secara perlahan.
Untuk pertama kalinya sejak rezim Jokowi + Prabowo-Gibran menggencarkan hilirisasi nikel, dilakukan penelitian kandungan logam berat pada rakyat Halmahera (Teluk Weda).
Penelitian ini kolaborasi Universitas Tadulako dan Nexus3. Mau tahu hasilnya?
-- UTAS ---