1st Official Fanbase @FatinisticJambi (Fatin Idol Saving The Incredible Characteristic ) | Fatinistic Bukan Fans Tapi Keluarga | Always Support @FatinSl
ANAK KPOPERS,ANAK STM,MAHASISWA,DLLKALO SEMUA NYA TURUN KE JALAN HEMM KEK NYA SERU. JNGAN BIARKAN MASA DEPAN PEMUDA PEMUDI INDO MAKIN GK TERARAHKAN PAK BU,SADAR BUKA MATA LIHAT MASYARAKAT INDO,YG UNTUK MKN AJ MSH SUSAH 😌 #OmnibusLawRugikanRakyat#DPRgoblok#OmnibusLawSampah
@FiersaBesari Derita anak 1998:
Lahir pas kerusuhan.
Sewaktu SMP jadi angkatan pertama UN 20 paket.
Pas SMA menjadi uji coba kurikulum 13.
Pas lulus kuliah ada corona.
Setelah lulus, UU cipta kerja diresmikan :')
Yok bisa yok! 😭
Tok! DPR Sahkan RUU Omnibus Law Cipta Kerja Jokowi Jadi UU
Rapat Paripurna DPR RI Senin 5 Oktober 2020 mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja (Omnibus Law Ciptaker) menjadi Undang-undang resmi.
Berikut Manfaat UU Cipta Kerja
https://t.co/cUR2mDCUGP
Minat literasi kecil tapi mau turun ke jalan. Katanya mau menyuarakan kegelisahan Omnibus Law tapi ngga tau kebenaran dan keabsahan dari isi UU Cipta Kerja yang sudah final. Cuma percaya berdasarkan broadcast WhatsApp padahal yang disebar itu ngga ada di dalam naskahnya. 🤐
Investor asing khawatirkan Omnibus Law UU Cipta Kerja bahayakan keberadaan hutan tropis di Indonesia yang akan memicu risiko lebih panjang. https://t.co/mbjGyMN4Xx
Dengan disahkannya UU Cipta Kerja, Pemerintah dan DPR menunjukkan bahwa mereka sejatinya memang bukan wakil rakyat, mereka hanya menjadi wakil pengusaha dan pemodal. Pemerintah dan DPR sudah mengkhianati mandat reformasi untuk tegakkan demokrasi dan konstitusi. #MosiTidakPercaya
Teruntuk pencinta sepak bola, pencinta K-Pop, akun anon, mas-mas dan mbak-mbak cringe, akun open BO, pemburu giveaway, dsb, bersatulah. Kepentingan buruh adalah kepentingan kita juga. Malam ini adalah bukti bahwa rakyat tidak diwakili oleh dewan, melainkan oleh rakyat itu sendiri
BREAKING NEWS !!!
Saat anggota @FPD_DPR berbicara, Ketua @DPR_RI Puan Maharani tertangkap kamera memencet tombol utk mematikan mic.
Ini bentuk pembunuhan hak berpendapat dalam Sidang Paripurna DPR RI yang sedang menentukan nasib Buruh terkait RUU Cipta Kerja. Rakyat monitor !!!