@PinkyGeesh Ini pemain emang potensi banget. Potensi untuk flop rendah dan sisi chelsea ini anomali sekali banyak club kekurangan DM/CM malah chelsea melimpah. Chelsea jual karena ada pemain lebih potensi. Barco - Enzo - Lavia - Essugo - Caicedo belum lagi pemain akademi potensi tinggi walsh
@FHaryadin@si_pedang@idextratime Memang dari pihak city sama maresca yg salah.. chelsea bukan hanya nuntut ganti rugi ke city tapi ke maresca jg. City dpt 20 maresca masih d rahasiakan
@cityzens62@Birybiri Jujur ini gusto sebenernya bagus aja cuma ga konsisten, maybe karena masih muda. Kalau lagi jago dia bisa jadi RB kelas dunia contohnya waktu cwc nuno mendes ga bisa maju kyk biasanya gara² gusto.
Bocoran Bloomberg soal lingkaran Prabowo:
- Akar masalahnya bukan kebijakan tapi cara Prabowo dan orang-orang dekatnya ambil keputusan, asal-asalan
- Penasihatnya berebut pengaruh sendiri-sendiri, kasih saran yang malah saling bertentangan dan dangkal
- Prabowo digambarkan impulsif main tembak keputusan tanpa mau pusingin detail
- Kalau dikritik, jawabannya cuma: "Aku bukan begok" bahkan ke keluarganya sendiri
- Benci rapat panjang, benci debat kebijakan udah dia akuin sendiri di depan umum
- Hasilnya kebijakan jadi serampangan, komunikasi berantakan, pasar ikut goyang
- Selama gaya kerja di puncak ini enggak berubah, jangan harap ada perbaikan beneran mau reshuffle menteri berkali-kali pun sama aja
- Contoh nyata: aturan ekspor batu bara berubah-ubah kayak anak kecil ganti baju diumumkan, ditarik, diumumkan lagi, akhirnya enggak jalan juga karena emang enggak masuk akal secara bisnis
Guys, ada satu laporan dari media keuangan internasional yang menurut gue paling telak menggambarkan bagaimana dunia melihat Indonesia sekarang.
IHSG turun 36% tahun ini.
Satu angka.
Satu fakta.
Dan itu menjadikan Indonesia pasar saham dengan performa terburuk di seluruh dunia.
Bukan terburuk di Asia.
Bukan terburuk di Asia Tenggara.
Terburuk di dunia.
paling buruk di galaksi bima sakti
Dan ini yang paling menyakitkan bukan karena ekonominya jelek:
Edward Agusty fund manager global yang pernah bekerja langsung dengan Sri Mulyani menyampaikan sesuatu yang sangat penting.
Investor tidak mempermasalahkan niat Prabowo.
Tidak mempermasalahkan ambisinya mau industrialisasi, mau tumbuh 8%, mau Indonesia naik kelas.
Yang mereka permasalahkan hanya satu:
apakah orang-orang yang dipasang di sana punya kemampuan untuk mengeksekusi semua itu?
Jawaban pasar sudah jelas.
Modal keluar.
Rupiah jatuh.
IHSG hancur.
Dan ini daftar kebijakan yang satu per satu menghancurkan kepercayaan investor:
Obligasi patriot dijual di bawah harga pasar ke konglomerat untuk mendanai Danantara transparansinya tidak jelas sampai sekarang.
Tambang emas Martabe di Sumatera disita sampai sekarang belum ada kepastian hukumnya.
Investor langsung berpikir:
kalau aset bisa diambil sepihak aman enggak taruh uang di sini?
MSCI mengancam turunkan Indonesia dari emerging market ke frontier market kalau sampai terjadi ratusan manajer investasi global terpaksa jual semua saham Indonesia serentak.
Dan yang paling terbaru dan paling merusak:
DPR mengesahkan undang-undang yang memberi mereka kewenangan memberikan rekomendasi mengikat kepada Bank Indonesia.
Independensi bank sentral yang selama 25 tahun jadi fondasi kepercayaan investor kini dipertanyakan.
Dan ini analogi yang paling tepat:
Edward menggunakan satu perbandingan yang langsung nancep:
"Investor bertanya apakah BI masih penjaga gawang yang sesungguhnya?
Atau pemerintah sedang menyuruh penjaga gawang maju ke depan ikut mencetak gol?
Bisa berhasil sesekali tapi kalau penjaga gawang ikut menyerang, siapa yang jaga gawangnya?"
BI sekarang sudah memegang 27% dari total utang pemerintah.
Dan dengan undang-undang baru ini independensinya bisa diintervensi DPR kapan saja. Investor melihat ini sebagai alarm merah.
Dan ini tentang Sri Mulyani yang kepergiannya mengubah segalanya:
Sri Mulyani bukan sekadar menteri keuangan. Dia adalah satu-satunya wajah yang dipercaya investor global untuk menjamin disiplin fiskal Indonesia.
Selama dia ada pasar tenang.
Begitu dia pergi dan caranya pergi yang terkesan terburu-buru dan tidak terkelola dengan baik pasar langsung kehilangan jangkar.
Sinyalnya sangat keras:
kalau orang yang paling dipercaya pasar pun tidak bisa bertahan di kabinet ini siapa lagi yang bisa dipercaya?
Dan ini yang paling fundamental:
25 tahun sejak krisis 1998 Indonesia membangun reputasi sebagai ekonomi berbasis pasar.
Reformasi keras pasca-98 menghasilkan bank sentral yang independen dan kepastian kebijakan yang menarik modal asing dalam jumlah besar.
Sekarang semua itu sedang dipertaruhkan.
Danantara tidak transparan.
BI tidak lagi sepenuhnya independen. Kebijakan berubah-ubah.
Dan tidak ada lagi satu pun wajah di pemerintahan yang bisa meyakinkan investor bahwa disiplin fiskal masih dijaga.
"25 tahun reformasi pasar yang dibangun dengan sangat susah payah
sekarang dipertanyakan apakah semua itu sedang dipertaruhkan."
Target 8% tidak akan pernah tercapai dengan kondisi seperti ini. Untuk tumbuh 8% butuh investasi swasta masif.
Investasi swasta tidak akan datang ke negara yang kepastian hukumnya goyah, bank sentralnya bisa diintervensi, dan kebijakannya tidak konsisten.
Sekarang Indonesia tumbuh 5% dan Bank Dunia sudah merevisi proyeksinya ke 4,7%.
Investor tidak lari panik. Mereka menunggu dan mengamati. Tapi selama tidak ada sinyal nyata bahwa kepercayaan dipulihkan modal akan terus keluar, rupiah akan terus tertekan, dan IHSG akan terus jadi yang terburuk di dunia.
Dan rakyat biasa yang tabungannya menipis, cicilannya naik, dan harga barang terus naik merekalah yang paling merasakan akibatnya. Bukan para pejabat yang membuat kebijakan itu.
@bumitanzil@okeybre@idextratime@BBCMOTD Itu udh bocor, semua media tier 1 inggris beritain maguire aja udh respon. Gordon rogers itu LW/AM bukan RW. Dan jangan lupa palmer big game player 6 final 5 goal 3 assist, jauh lebih layak dr madueke. Malah kebanyakan yg bsa LW rassy eze gordon rogers
@bumitanzil@okeybre@idextratime@BBCMOTD Lah palmer bisa RW. Sekarang gw tanya siapa pemain no 10 yg kreatif ga ada? Yg kreatif foden ama palmer harusnya salah 1 diambil. Malah ambil madueke yg jarang main
@sasa_lalala@valiansyahLFC@dody_fm@tirta_cipeng Ugly win ? Kelihatan ga nonton jelas² gol offside tipis beberapa kali dianulir. Kalau pemainnya ngerti instruksi bisa jaga garis aja kebantai itu. Lu bilang nonton tapi nga ngerti kelebihan dia dmn
@sasa_lalala@valiansyahLFC@dody_fm@tirta_cipeng Lu keliatan nonton bola cma dr highlight. Final UEL itu kalah karena individu permainan aja lookman lg on fire tp secara permainan ga jelek. Zaman alonso di leverkusen munchen ga bisa ngalahin dia padahal lvl munchen jauh di atas leverkusen.
@sasa_lalala@valiansyahLFC@dody_fm@tirta_cipeng Pertanyaan gw lu liat matchnya atau nga? Madrid ketemu barca zaman alonso menang ketika arbeloa malah kyk org bodoh ketemu barca. Di UCL sebelum di tinggal xabi ada di rank atas di pegang arbeloa malah masuk play off
@valiansyahLFC@dody_fm@tirta_cipeng Suka ga suka Xabi ini top 5 pelatih terbaik saat ini. Dia itu adaptif ga maksain formasi 3 bek kok. Dia di madrid itu ga gagal, statistiknya bagus di real madrid dengan problem besar seperti itu. Liat madrid di tinggal xabi malah ancur
@idextratime Sebagai yang fans club chelsea senang karena pemain bisa libur dan ikut pramusim. Tapi dari sisi pemain heran juga adrey santos walaupun ga starting XI tapi dia mainnya bagus dari pada gelandang brazil yg ga jelas main dmn
@Andalasiy01@idextratime@FabrizioRomano Lah tolol banget sistematis Yg lu sebutin semua itu jackson minus finishing aja. Lu ga pernah liat bola cma bisa bacot doang. Kompany sendiri sebenernya pengen pertahanin dia karena karena bisa main di sistemnya. Cma bayern ga mau bayar mahal kalau murah dikit di beli iti