*Buta mata, buta hati
Andrea Bocelli adalah pendukung israel kelas berat. Dia bukan cuma simpatisan, dia berdiri bersama israel. Puluhan tahun terakhir dia melakukannya.
Tahun 2010, dia bahkan hadir dalam konser Friends of the Israel Defense Forces (FIDF) di Los Angeles. Itu acara penggalangan dana, cuy. Artinya, dia membantu IDF utk membunuhi anak2, bayi2 di Palestina. Tahun 2022, dia menggelar konser di israel. Wah, wah, dia fren berat dgn israel.
Lantas, dengan hari ini Gaza rata, puluhan ribu bayi2, anak2 mati, apakah dia peduli? No. Dia malah bersimpati pada israel. Entahlah, siapa yang mencuci otak Andrea Bocelli. Boleh jadi, gara2 meyakini israel bangsa terpilih.
Dan sama seperti seniman, artis, aktor, penyanyi, yg nge-fans sama israel, begitulah kelakuan Andrea Bocelli. Munafik. Hipokrit. Dia selalu berlindung dibalik sok netral, musik utk universal, dan semua bullshit lainnya. Persis seperti Ed Sheeran, giliran Ukraina dia habis2an dukung, giliran Palestina, dia mingkem.
Kasus Andrea Bocelli ini duuh, mereka ngoceh tentang "memisahkan musik dari politik", tapi dia jelas2 datang di konser IDF.
Akhir Oktober ini, Anrdea Bocelli akan melakukan konser di Indonesia. Itu urusan pemerintah mau membatalkan atau membiarkan, tapi kalian catat baik2: Andrea Bocelli adalah pendukung israel, dia membantu IDF ngumpulin duit buat melakukan genosida di Palestina. Sampai hari ini, dia memilih lebih bersimpati pada israel dibanding puluhan ribu bayi2, anak2 yg mati.
Silahkan saja kalian mau nonton atau tidak. Tapi itulah faktanya. Dan semoga kalian tidak ikut2an buta mata, buta hatinya.
Ada 40.000 lebih anak2 di Gaza yang cacat permanen hari ini. Bukan karena terlahir begitu, tapi karena rudal, bom2 yg dilepaskan israel (yg sebagiannya jelas didanai oleh Andrea Bocelli).
*Tere Liye
Masyarakat meminta agar Purbaya mengaudit kekayaan Luhut yang mencapai 272 T.
#KapolriGantiJokowiDiBui
Luhut cari selamat ke Menhan Syafri tapi Menhan mendukung Purbaya lakukan audit. GN bantu Purbaya, Andika Perkasa dukung GN
#KapolriGantiJokowiDiBui
Yuk kita suprey
Yang setuju dgn DaFer @ferizandra dan mengecam bergabungnya RI kedalam gank nya si trump.... silakan "RT"
Yang setuju dgn @tijabar bahwa itu adalah langkah cerdas diplomasi, sebagai perwujudan politik bebas aktip.... silakan "LIKE"
Yang setuju dgn guwah bahwa mendukung RI bergabung dgn pelaku genocide dan pelindungnya (US) sama saja dgn mengotori tangan kita dgn darah rakyat Palestina.... Silakan "REPLY"
Ikut lariskan cabe Aceh Takengon...
Cabenya udah sampe di Jakarta... pembelian minimal 1 kg... dikirim dengan ojol atau kurir setempat...
Kontak : https://t.co/Tw0RDjQjEv
Yang paling membuat ku suka me-repost tweet ini adalah pasif income berupa “Ganjaran Pahala”-nya, karena dari setiap yg membacanya, me-retweet ulang dan mengamalkannya, aku auto mendapatkan bonus Pahala Sholawat yang mengalir terus tanpa henti..!!😄👍
BREAKING: MORE VIDEOS FROM THE BIGGEST MASSACRE - THE HUMANITARIAN AID MASSACRE
Scenes of the Israeli targeting of thousands of hungry civilians, who gathered at Al Nabulsi roundabout to receive humanitarian aid.
Medical sources pointed out that most victims were targeted directly in the head or chest, aiming at killing them.
Meanwhile, eyewitnesses stated that Israeli tanks rammed the dead bodies of some victims at the beach.
Ministry of Health:
“The death toll from the massacre on Al Rashid Street has risen to 81 victims, while around 700 citizens were injured.
Dozens of injuries range from serious to critical, which may increase the number of fatalities to over 100.”