TAUFIK HIDAYAT - PENYIKSA, PENCULIK, PEMERKOSA - BURON POLISI
Ini muka asli & KTP dia, tolong bantuan netizen untuk mencari manusia biadab bejat laknat ini 🤬 Segera hubungi:
Polda Jabar: https://t.co/d2zRddePkf
Polri: 021-110 atau 021-72120599
Kemarin, Laki-laki pada sholat jumat, eh si bajingan ini malah diduga melakukan pemerkosaan anak di bawah umur.
Korbannya masih duduk di kelas 4 SD, kabarnya pelaku merupakan tetangganya.
Kejadian terjadi di Pulo Gebang, belakang Sekolah Bina Siswa, Jl. Bina Siswa No.8, RT 8/RW 6, Cakung, Jakarta Timur.
Menurut warga, pelaku merupakan warga pendatang.
Pelaku kepergok lalu kabur naik ke atap genteng. Warga sampe kerahkan drone buat buru dia. Akhirnya ketangkap, diamankan, terus diserahin ke polisi.
Saat diinterogasi warga, pelaku ngaku udah 3x ngelakuin perbuatan biadab itu.
Kasusnya ini bikin hati panas dan prihatin banget. Anak kecil itu loh, tetangga sendiri pula, di lingkungan padat, pas sholat Jumat lagi. Gila.
Polisi masih dalemin pemeriksaan & kumpulin keterangan saksi.
Sebelumnya kasus serupa juga terjadi di Makassar sama Jatinegara, Jakarta Timur.
Ini harusnya jadi peringatan keras buat kita semua. Waspada tetangga, waspada lingkungan.
🎥: wulan azka
Korban Taufik Hidayat ternyata bukan hanya 1 saja tapi dia emang banyak korban beberapa sudah ada yang buka suara.. bagi yang merasa jadi korban silahkan DM kami atau hubungi @humaspoldajbr
Dia cerai perkara KDRT
Jempol racing mode on kita bantu korban² untuk dapat keadilan
⚠️TW // PENYEKAPAN dan PENGANIAYAAN BRUTAL‼️
Ini jadi pelajaran sangat penting buat kaum hawa. Lebih baik bahagiakan dirimu dulu dan fokus karir buat masa depan. Sendiri itu ga buruk kok, sumpah. Jangan mudah dibaperin cowok!
Ini psikopat sih anjir 💚
Namanya Mbah Mien Sri Wahyuni (74), warga Desa Kalierang, Kec Selomerto, Kab Wonosobo.
Tiba2 ditagih BRI 2,5 M karena kredit.
Gk pernah ajukan kredit, gk punya rekening BRI, ATM Buku rekening.
Di dokumen dia ada pengajuan kredit lewat notaris.
Lapor ke polisi, 3 tahun mandeg.
Nasib tragis menimpa satu keluarga di Solok Selatan, Sumbar (31/5/2026). Gara-gara berani melaporkan kasus pemerkosaan anaknya ke polres beberapa bulan lalu, rumah mereka malah dikepung 15 orang dan diserang secara brutal.
Di dalam rumah cuma ada ibu (ER), suami, dan bayinya yang masih berumur 2,5 tahun!
Mirisnya, pelaku pemerkosaan yang harusnya mendekam di penjara tapi gak ditangkap-tangkap polisi, malah ikutan datang mengepung dan menyerang korban!
Padahal keluarga korban baru aja berani pulang setelah berbulan-bulan kabur, murni cuma mau mengadakan acara akikah anaknya.
Pelaku pemerkosaan bebas berkeliaran dan malahan balik mempersekusi korbannya tanpa takut hukum.
Tolong pak Kapolri, atensi kasus di Solok Selatan ini!
Bantu sebarluaskan video/berita ini gaes agar pelaku cepat diciduk!
Harus di usut siapa yang pasang jerat gajah tersebut dan perlu dihukum penjara karna sudah ada niat untuk membunuh SATWA yang di lindungi
Kawanan 18 gajah liar yang di kawasan Suoh ternyata bertahan karena satu ekor gajah mengalami luka serius di kaki depan diduga akibat jerat.
Kondisi itu membuat seluruh kawanan menjadi lebih protektif dan agresif saat didekati petugas maupun warga. Cedera pada salah satu gajah juga menyebabkan upaya penggiringan kembali ke habitat hutan selama dua pekan terakhir belum berhasil.
Saat ini, tim gabungan bersama relawan masih melakukan pemantauan ketat sambil menunggu penanganan medis terhadap satwa dilindungi tersebut.