dua kasus beda treatment:
- yang hasilnya beda jauh di mata hukum
- meiliana di tanjung balai dipenjara 18 bulan
- gara gara ngeluh lisan soal volume pengeras suara masjid
- sementara kasus premanisme soal izin gereja di tangerang
- yang pelakunya sampe ngancam pake sajam malah berakhir damai
- apakah ancaman fisik lebih murah nilainya di mata hukum dibanding cuma keluhan lisan???
Stres banget anj Kasat tolol. Bisa2nya korban gak boleh nangis? Korban pemerkosaan merasakan trauma, merasa takut, wajar kalo dia nangis malah dibentak. Sialan emang.
Pelaku pemerkosaan bukannya dihukum penjara malah nyuruh mediasi, otak lo di silit ta?
Setuju Gak Kalau Si Pribadi Aji Cahyono Putra alias Goji Di Proses Hukum Supaya Ada Efek Jera!!!
Hukum Jangan Tajam Keminoritas Saja, Karena Semua Sama Di Mata Hukum!
Selidiki wakil walikota Jogja, Wawan Hermawan, yg menuduh pedagang UMKM jgn langsung viralkan kasus pungli
Fakta: artinya ia tdk melihat pungli itu sbg pelanggaran, tapi sbg pihak yg sah dan perlu dimediasi. Ini artinya ada setoran naik ke jalur dia. Periksa org ini.
sema ugm sedang memasak:
- judulnya mari mengenal ciri khas presiden*obl*k
- mereka jelasin arti goblok menurut kbbi yaitu bodoh sekali dan masuk kategori kata kasar
- sema ugm kasih daftar ciri-ciri orang bodoh kayak ngerasa paling benar dan paling pintar
- ciri lain yang disebut susah belajar dari kesalahan dan suka ngulang kesalahan yang sama
- rasa ingin tahu rendah dan tertutup sama pandangan baru
- susah berpikir kritis dan defensif kalau dikasih kritik atau saran
- fokus ke diri sendiri dan kurang empati sama orang lain
- gampang marah impulsif dan sok mau keliatan pintar
- sema ugm jelasin fenomena ini pake teori efek dunning-kruger dari david dunning dan justin kruger
- katanya orang yang enggak kompeten sering enggak sadar akan kebodohannya sendiri
- mereka jelasin ada 4 fase psikologis mulai dari puncak kebodohan lembah keputusasaan lereng pencerahan sampe dataran keberlanjutan
- di caption postingan sema ugm nanya haruskah presiden selalu menghina di setiap pidatonya
Guru Besar Universitas Indonesia, Sulistyowati Irianto menilai sebutan "goblok" yang ditujukan kepada pakar tidak pantas, merendahkan, bahkan melecehkan.
Secara tidak langsung, kata Sulistyowati, pemerintah turut memproduksi masyarakat anti-sains yang tidak berpikir rasional.
gue harap sih dia kena pidana ya, dulu org komplen soal toa mesjid aja bisa dipersekusi segitunya kok, masa bawa sajam kagak pdhl idh ngancem nyawa masuknya.
BURON JADI KOMISARIS
Terpidana Sliperster diam-diam tetap jadi Komisaris, dari RNI sekarang pindah ke Pelindo
Masih percaya sama penegak hukum di konoha?