Agama itu longgar. Jangan dipersempit hanya karena kita malas belajar.
Wabah itu sudah ada sejak dulu, ulama telah selesai membahasnya ratusan tahun lalu.
Kini, ikutilah kata ulama dan pakar kesehatan. Bukan mereka yg belajar islamnya barusan.
Selain jaga iman ayo jaga imun.
Tidak takut pada corona virus!!!
Gak mau vaksin buatan negara kafir!
Lebih baik mati sayahid daripada divaksin buatan negara kafir!
Ayo memakmurkan masjid dan berdoa bersama!
Klo gitu, harusnya pas hujan gosah pakai jas hujan. Wong hujan itu rahmat?
Relijiyes udan kok ngiyup
Ayo P @jokowi segera bicara di televisi n media. Bicara pd rakyat apa yg sdg terjadi, rupiah rontok, IHSG ambruk, korban virus corona terus bertambah. Kita sbg bangsa mau kemana? Apa strategi n langkah2. Jgn ngeles, jgn diam seribu bahasa. Ini waktunya bicara n bertanggung jawab!
Teman-teman yg berdiam/bekerja di rumah & punya kelonggaran rezeki, mungkin bisa ikut membantu donasi #COVID19.
Kelihatannya kita sudah tdk bs bergantung pd pemerintah pusat/daerah, harus ada inisiatif warga.
Beberapa link donasi:
Kali ini kami menayangkan beberapa potongan awal dari Kitab Matsnawi Maknawi, yang akan terbit di Rumi Press. Di terjemahkan oleh @Filsafat_Muslim langsung dari bahasa persia.
https://t.co/MW1vcPR8is
Christino Ronaldo mengubah jaringan hotelnya menjadi RS utk merawat penderita Corona scr gratis. Dan dia tetap akan membayar gaji dokter, perawat, dan semua karyawannya.
Mgkn Ronaldo tak tahu hadis qudsi yg bilang bhw Tuhan berada di sisi org sakit, tapi dia sdh melakukannya...
Yang mau ngadepin virus Corona baru dgn bacaan2 suatu ayat maupun mantra2, monggo. Tp gunakan utk diri sendiri. Gak usah dishare. Krn bacaan2 itu cm akan bekerja buat yg yakin, sedangkan keyakinan itu individual/personal. Syarat keyakinan, rutin berkorban demi yg diyakininya itu