Ada orang pergi karena tidak dihargai, ada orang pergi karena sadar diri, dan ada juga yang pergi karena kehadirannya sudah tidak diperlukan lagi.
Yang paling menyakitkan, seringkali keputusan untuk pergi bukan diambil dalam satu malam. Itu adalah hasil dari berkali-kali merasa diabaikan, berkali-kali memendam kecewa, dan berkali-kali mencoba bertahan sambil berharap semuanya akan berubah.
Temen gue, Miguel, resign bulan lalu.
Gaji Rp7,2 juta. Kantor 15 menit dari rumah. Kerjaan sesuai jurusan.
Semua orang bilang dia bodoh.
Terus dia nunjukin satu screenshot chat ke gue.
Gue langsung paham kenapa dia kabur.
u can always start again
hidup itu selalu punya cara buat ngasih kamu kesempatan baru, bahkan setelah semuanya terasa hancur. it's never too late, to rebuild, to forgive yourself, and to try once more...
Bumi ini punya banyak orang hebat. Salah satunya kamu. Dan kamu tidak diciptakan untuk menjadi penonton keberhasilan orang lain. Kamu juga punya cerita hebatmu sendiri.
selamat pagi! semoga kita bukan termasuk orang yang menjadi jahat hanya karena iri, dengki, merasa lebih hebat hingga merendahkan orang lain atau sibuk mengurusi kehidupan orang lain. semoga hari ini hati kita tetap hangat dan penuh kebaikan yaaa! 🫶🫶
percaya atau enggak, kadang rezeki datang bukan cuma karena kita kerja keras terus-terusan. tapi juga karena hati yang ringan, gak nyimpen dendam, gak sibuk iri sama hidup orang lain, dan tetap jalanin hidup dengan niat yang baik. terus berdoa, terus berusaha, sisanya biarin Allah yang nentuin. entah gimana caranya, kebaikan yang kita jaga sering kali balik dalam bentuk rezeki yang gak disangka-sangka.
Percaya nggak kalau kebaikan orang tua itu nempel ke anaknya?
Orang tua yang suka nolong, anaknya sering ketemu orang baik.
Orang tua yang suka berbagi, anaknya dijaga dari kesulitan.
Dan orang tua yang suka mempermudah urusan orang lain, hidup anaknya pun ikut dimudahkan.
Secara tidak langsung, kebaikan yang kita perbuat tanpa kita sadari adalah tabungan untuk anak-anak kita.
Maka jangan pernah lelah berbuat baik, meski kadang kita tidak mendapat balasannya secara langsung.
Bisa jadi, kelak anakmu lah yang akan merasakan buahnya.
mantra dalam hidup yang harus kamu pegang:
1. Let them, biarin orang mau bilang apa tentang kita.
2. It will past, semua yang kita jalani akan berlalu.
3. Time will tell, biarin waktu yang akan menjawab semua.
Suka banget sama quotes:
“Kebahagiaan orang lain tidak akan merugikanmu, kekayaan mereka juga tidak akan mempengaruhi jatah rezeki mu.”
Hiduplah dengan hati yang bersih, agar ketika melihat orang lain bahagia tidak akan menyakiti hatimu dan harapkanlah kebaikan pada orang lain sebagaimana kamu harapkan kebaikan untuk dirimu sendiri. Karena doa baik atau buruk itu akan kembali kepada dirimu, berbuat kebaikan tidak akan pernah kembali dalam bentuk keburukan.
Orang-orang udah sibuk ngejar hidup, sibuk berkembang, sibuk menata diri. Sementara ada aja yg masih sibuk nyusun narasi, asumsi, dan fitnah. Semoga kita semua selalu diberi hati yang tenang, hidup yang bahagia, dan dijauhkan dari hal-hal yang hanya membawa kebencian 🤗
@LiaAfri03881071 Pernah kaya gini juga..
Berbuat baik gak harus nunggu orang atau sekitarnya baik ke kita dulu, selagi bisa lakukan dan ikhlas aja..
Karena kadang kalkulasi sang pencipta gak ada rumusnya..
Jangan pernah merasa tidak layak dapat hidup yang lebih baik. Allah punya miliaran jalan untuk ubah keadaan. Rezeki bisa datang tiba-tiba, pertolongan muncul di saat genting.
Tetap ikhtiar, tapi jangan lupa bertawakal. Banyak orang yang pernah di titik terendah, lalu Allah angkat dengan cara yang luar biasa.
Mungkin bukan sekarang, tapi pasti ada waktunya. Tetap percaya.
Ust. Adi Hidayat said:
"Menjadi orang baik itu susah. Tapi ada yang lebih susah, yaitu tetap menjadi baik meski diperlakukan dengan tidak baik."
Subhanallah...
Kalimat ini mengingatkan bahwa kebaikan kita sebenarnya tidak diuji saat semua orang memperlakukan kita dengan baik.
Justru ujian yang sesungguhnya adalah ketika kita disakiti, dikecewakan, atau diperlakukan tidak adil, tetapi tetap memilih untuk tidak membalas dengan keburukan.
Alasan sebagian orang yang lebih milih diam ketika lagi marah:
- Nggak mau buang-buang energi
- Sadar omongannya bisa nyakiti banget
- Karena kalau ngomong pasti nangis
Nggak semua orang perlu tau seberapa jauh kamu udah jalan.
Biarkan hasilnya yg bicara. Biarkan karaktermu yg memperkenalkan. Dan biarkan waktunya yg membuktikan.
Diam-diam mematikan itu bukan sombong. Itu fokus.
menjadi pintar itu kelebihan, tapi menjadi manusia yang tau bagaimana memperlakukan orang lain dengan baik itu pilihan, tidak semua yang berilmu punya hati yang peka, tidak semua yang cerdas tau cara menghargai
karena pada akhirnya, yang diingat bukan seberapa tinggi pengetahuanmu, tapi seberapa tulus caramu memperlakukan sesama
because intelligence is impressive, but kindness will remain eternal.
Kenyataannya...
Sering kali kita sibuk melihat pencapaian orang lain sampai lupa menghargai langkah yg sudah kita tempuh sendiri. Padahal, setiap orang memiliki jalan hidup, waktu, proses, dan rezeki yg berbeda. Tidak ada perlombaan siapa yg paling cepat, karena hidup bukan tentang mengejar org lain, melainkan tentang mjd versi diri yg lebih baik dari kemarin.
hidup ngasih banyak banget pelajaran, tapi kita pelupa. siklus kehidupan dewasa itu cuma kepikiran, kecapean dan ketiduran.
capek masalah kerjaan aja sampe rumah nangis 5 menit abis itu ketiduran, besoknya kerja seperti ga terjadi apa-apa.. ternyata dewasa enaknya itu pas dapet duit doang