Hallo @RahimiNaali anda serius mau membunuh ketua @KPU_ID? Udah hebat dalam segala hal anda ya? Jelas cuitan anda masuk delik pengancaman pembunuhan ini.
Atensinya Pak Kapolri @ListyoSigitP
Cc @CCICPolri
@henrysubiakto Gelar profesor tapi lebih rendah dan bodoh dibanding buzzer..🤣 padahal jelas anggaran bansos sebanyak itu yah ente juga yang nikmati dalam bentuk bansos subsidi bbm dan listrik..
Banyak baca naskah dong dibanding baca timeline
@tremzle "Khusus untuk minyak makan merah secara proses itu perbedaannya ada di proses refined. Warna merah sengaja dipertahankan, karena di situlah karotenoid terkandung, itu adalah zat bergizi yang menyehatkan kita," ujar dia Selasa (4/10/2022).
Sumber: https://t.co/an8Rsze2T4.
Kami mengucapkan selamat kepada @prabowo dan @gibran_tweet telah memenangkan Pilpres satu putaran saja dengan kira-kira 58% suara (hasil real count 82% foto TPS di https://t.co/dTC6WM2Bxu).
Selamat menyambut hilal Ramadhan dan menunaikan ibadah di bulan suci ini.
Semoga berkah.
@S4N_W1B1 Jika anda pendukung pak Anies tdk menjadikan anda halal membagikan berita palsu & provokasi spt ini, pdhl pak Anies tdk memiliki sifat2 buruk tsb, video tsb terjadi pd
20 Sep 2023, link berita asli :
https://t.co/MAHzG181Hr
tdk ada hub dgn MUI, hny gabungan 3 ormas islam
Surat terbuka untuk @tvOneNews
Dengan banyaknya unggahan semangat keagamaan penceramah Khalid Baasalamah di akun resmi @tvOneNews apakah sikap ini menjadi preferensi keagamaan oknum jurnalisnya? Atau menjadi Khalid Baasalamah menjadi preferensi keagamaan @tvOneNews sebagai sebuah portal berita nasional?
Jika kemudian dijawab adalah hak kalian untuk memuat ulasan keagamaan apapun dg alasan pers sebagai pilar keempat demokrasi, maka pers termasuk kalian juga punya tanggung jawab moral menjadi tiang bagi bagaimana indah demokrasi ini tetap tegak dg pilar2 semangat keagamaan yg moderat, damai dalam indah perbedaan, dan mencintai nilai2 luhur moyang kita sebagai warisan budaya adi luhung bangsa kita tercinta ini bukan?
Tentu @tvOneNews punya banyak referensi soal jejak ceramah bagaimana semangat keagamaan Khalid Baasalamah bermasalah untuk soal2 yg saya sebut diatas yang seharusnya kita jaga bersama, saya bukan mempermasalahkan amaliyah ubudiyah Khalid Baasalah semisal soal dia ga mau baca yasin malam jumat, tidak Qunut dan sebagainya, itu hak dia, namun yg bermasalah adalah semangat keagamaan dia soal bagaimana keindonesiaan, moderasi beragama, menjaga nilai luhur budaya kita yg bermasalah, pelarangan hormat bendera merah putih pada anak2 saat upacara bendera, mengharamkan dan menganjurkan memusnahkan Wayang, yg kita pahami bersama menjadi warisan luhur moyang kita, bahkan yg lebih mengerikan, dia menghramkan Pajak negara, BPJS Zalim, semangat2 keagamaan dia ini yg berbahaya bagi bangsa ini yang harus kita cegah bersama, bukan malah dikasi panggung.
Pada semangat menjaga damai Indonesia, moderasi bergama, umat beragama yg toleran, rukun dalam perbedaan iman, mencintai indonesia dg segala warisan luhur moyang kita, seharusnya menjadi semangat bersama dan menjadi semangat @tvOneNews dan semua pers di Indonesia, apa jadinya jika pers nasional memberi panggung bagi semangat penceramah yg mempunyai semangat keagamaan yg berbahaya bagi indonesia itu sendiri?
Jika mau berbicara lebih jauh, Khalid Baasalamah ini pentolan Wahabi Salafi, klp keagamaan yg sangat berbahaya bagi bangsa ini, mulai dari genealogi ideologi mereka yg brutal dan radikal sejak mereka berdiri di Najd sana, yang kemudian menjadi monster buas saat bergandeng dg politikus yg mengejar kekuasaan bernama Saud, menjadi catatan kelam Islam di Jaizrah arab kala itu, jika banyak yg belum paham cerita ini, @tvOneNews bisa menjadikan ini sebagai wawasan keislaman masyarakat kita. Salafi Wahabi menjadi semaian subur bagaimana radikalisme dan terorisme berkembang di Indonesia, Wahabi Salafi mengajarkan membuat Bom? Tidak, namun preferensi kegamaan mereka yg tekstual, ekstrem, cita2 menjadikan agama sebagai dasar negara dsb, menjadikan siapapun yg mengikutinya selangkah lagi bisa terjerumus dlm lingkar terorisme. Ini bukan asumsi saya, sila cek data BNPT, hampir semua Napi Teroris itu berpaham Salafi Wahabi, dan sekali lagi, Khalid Baasalamah adala pentolan Salafi Wahabi.
@tvOneNews saya yakin sebagai sebuah organ pers punya semangat yg sama dg mayoritas umat beragama di Indonesia, menjaga berasma bangsa ini, dan tidak sepakat atas kelompok kegamaan apapun yg semangatnya berbahaya bagi toleransi, moderasi beragama, indah dalam rukun pernedaan bangsa ini bukan? Memberi ruang untuk pentolan klp kegamaan yg berbahaya saya kira bukan langkah bijak dan juga berbahaya.
Generasi bangsaku yg masih polos & lugu.
Akn diarahkan kemana unt masa depannya kelak ?
Apa yg harus dilakukan sbg rakyat +62 yg beridiologi Pancasila jk pemerintah tdk peduli lagi dg generasi tunas bangsamya yg sdh dibeginikan olh sbuah idiologi.
#NusantaraBukanKhilafah
@nunungmar1404 Manusia goblog yg merasa pintar
Hasil pemilu yg sah masih dihitung secara manual bertingkat dari desa kecamatan kabupaten propinsi dan pusat
Hasil hitungnya aja blm selesai
Trus korelasi dg it forensik apa
Sebagai pendukung Prabowo-Gibran kami akan memperjuangkan hak pengupahan lebih fair bagi guru honorer dan honorer2 lain diluar lingkungan pendidikan.
Sudah saatnya institusi swasta maupun pemerintah wajib mematuhi UU Ketenagakerjaan!
Mendukung hak angket boleh2 saja karena itu hak kalian. Tapi jangan lupa jika gagal nanti kalian harus maki2 parpol 01 dan 03 yg menukar hak angket utk bagi2 kekuasaan 😉
@msaid_didu Ketahuan daeng relawannya cuman main2 psywar🤪relawan itu tugasnya sdh selesai sebagai pendukung..justru Partai Pengusung yg punya tugas diam2 saja tuhh😂😂
@msaid_didu Di Mata Hukum, Seruan dan sikap 100 Tokoh tidak beda Nilainya dengan Seruan dan sikap 100 orang warga Kampung gw. Apalagi tuduhan yg disampaikan tidak berlandaskan Fakta dan bukti yg Valid.
Penduduk Indonesia lebih dari 200jt, apa artinya Suara 100 orang yg mengaku sbg TOKOH
Semua tergantung deal. Sdh kami sampaikan pertimbangan parpol2 itu hanyalah kekuasaan. Sedangkan rakyat adalah hal terakhir yg mrk pertimbangkan, bahkan mungkin tdk sama sekali. Rakyat hanya dibutuhkan saat kampanye dan pencoblosan, setelah itu jangan lancang ikut ngatur2 parpol