DPR RI sepakat akan membawa Revisi Undang-Undang Pilkada ke Rapat Paripurna pada Kamis (22/8/2024). Keputusan ini diambil dalam rapat pengambilan keputusan tingkat I di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (21/8).
"Apakah hasil pembahasan RUU tentang Perubahan Keempat atas UU Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota dapat diproses lebih lanjut sesuai peraturan perundang-undangan?" kata Awiek.
"Setuju," sambut anggota Baleg DPR.
Dalam rapat baleg hari ini, DPR membahas sejumlah perubahan dalam UU Pilkada. Perubahan tersebut yakni syarat usia minimal calon kepala daerah yang mengikuti putusan Mahkamah Agung (MA).
"Berusia paling rendah 30 tahun untuk Calon Gubernur, Calon Wakil Gubernur serta 25 untuk Calon Bupati, Calon Wakil Bupati, dan Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota, terhitung sejak pelantikan pasangan terpilih," tulis catatan tersebut.
Selain itu, DPR juga membahas substansi Pasal 40 UU Pilkada setelah putusan Mahkamah Konstitusi (MK).
Baleg tetap memberlakukan syarat minimal 20% kursi di DPR atau 25% suara sah untuk mengajukan calon pada Pilkada. Mereka mengklaim, aturan ini hanya mengikat partai politik yang memiliki kursi di DPR.
| Narasi Daily
Millions of Indonesians are currently sharing this blue picture saying “Emergency Warning.” What is happening in Indonesia?
🧵A THREAD🧵
In less than 72 hours ...
Setiap perangkat harus disiapkan dan diisi oleh kader-kader yang terlatih, mau terus belajar, dan tentunya bergerak dengan konsisten dan disiplin.
PDI Perjuangan siap menangkan Pemilu 2024.
Merdeka...!!!
#PDIPerjuangan#PDIPerjuanganSulut#MEnangkanGAnjar#GanjarPranowo
#TemanPemilih, Bakal Calon Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) atas nama Adriana Charlotte Dondokambey menyerahkan dokumen Perbaikan Persyaratan Bakal Calon Anggota DPD pada Pemilu Serentak Tahun 2024 ke kantor KPU Sulut, Kamis 6 Juli 2023.
Dugaan saya, FIFA memang sengaja menyimpan kartu AS soal tragedi Kanjuruhan. Akan dipakai untuk momen ini. FIFA pasti sudah memprediksi kehadiran Israel bakalan ditolak. Sementara FIFA sendiri gk punya power mencoret Israel. Padahal, di Qatar kemarin FIFA berani mencoret Rusia.