Quick Count Forum Rektor PTMA (Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah)
Kalau masih belum percaya dengan 3 lembaga QC yang saya jadikan referensi di atas, meski mereka sudah bisa (saya) anggap mewakili 01, 02, dan 03, ini hasil QC dari Forum Rektor PTMA yang netral.
01: 26.36%
02: 58.18%
03: 15.46%
Mirip dengan hasil ketiga lembaga QC di atas. Kok bisa? Karena mereka menerapkan metode "stratified random sampling" yang benar.
Bagaimana dengan Quick Count pada Pilpres 2024 ini?
Ini yang saya tahu ya, dari beberapa lembaga QC, ada yang deket ke 01, 02, atau 03.
Kedai Kopi, Om Hensat deket ke 01, hasilnya:
01=24.2%
02=58.96%
03=16.84%
LSI Denny JA, deket ke 02, hasilnya:
01=25.21%
02=58%
03=16.73%
Charta Politika, deket ke 03, hasilnya:
01=25.52%
02=57.30%
03=17.31%
Semua mirip. Selama metode multistage random sampling yang digunakan sudah benar, hasilnya juga ndak jauh beda.
Quick Count vs Real Count
Kenapa saya percaya Quick Count? Lihat ilustrasi ini.
Kita ingin menghitung Populasi yang di dalamnya ada kelompok A, B, dan C. Jumlah dan persentasenya seperti dalam kotak nomor #1, A=25%, B=50%, C=25%.
Saat melakukan Real Count seperti dalam kontak #2, butuh waktu lama karena jumlah populasinya banyak, sehingga baru sebagian yang terhitung. Saat menghitung, tidak dipilih-pilih secara proporsional dari A,B, atau C. First come first. Hasilnya, yang A terhitung semua, B baru sebagian, C paliing sedikit.
Akibatnya persentase A=43%, B=43%, C=14%. Si A seneng banget karena banyak presentasenya. Tapi kan ini tidak sesuai Populasi sebenarnya di kotak #1?
Kemudian ada Quick Count seperti dalam kotak #3. Yang dihitung lebih sedikit dari yang sudah dihitung di Real Count. Tapi yang dihitung sudah dipilih-pilih secara proporsional, dari A=1, B=2, dan C=1. Kalau diprosentase, hasilnya A=25%, B=50%, C=25%. Lho kok sama seperti prosentasi populasi?
Nah pertanyaan di kotak #4, mana yang lebih mendekati "Populasi sebenarnya"? Real Count yang belum selesai, atau Quick Count yang sudah kelar?
I love Statistics. 🩷🩷🩷
🔥🔥🔥
Siapa pun yang terpilih jadi presiden, maka itulah sosok yang paling banyak diinginkan warga Indonesia. Jangan terlalu bersedih jika itu bukan yang kau pilih, jangan terlalu gembira jika itu yang kau suka. Sebab perjalanan baru dimulai. Daya kritismu terhadap kepemimpinan mereka justru baru dimulai. Tetaplah tahta tertinggi adalah tahta seluruh rakyat Indonesia.
Satu detik lewat jam 15.00 WIB, sesuai aturan MK,
Exit Poll Denny JA mengumumkan dengan 2 catatan.
SELAMAT DATANG PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN TERPILIH 2024,
yang menang Satu Putaran Saja:
PRABOWO SUBIANTO- GIBRAN RAKABUMING RAKA
dengan dukungan sebesar
53.4 % - 58,4 %
(AMIN: 23,8%- 29,4%,
GaMa: 15.2% - 20.8%)
Catatan 1:
Yang resmi dan akan kita ikuti nanti adalah hasil KPU yang akan difinalkan mungkin lima minggu mendatang.
2) Exit Poll Denny JA ini akan dilengkapi lagi oleh hasil Quick Count LSI Denny JA, pukul 15.00 WIB dan finalnya pukul 17.00 WIB.
Pada pilpres 2019, perbedaan Quick Count LSI Denny JA dengan hasil resmi KPU lima minggu kemudian hanya 0,12 %
(SINETWIT)
Temuan Dugaan Korupsi Program Bansos Pemprov DKI tahun 2020 senilai Rp. 2.85 Triliun
Hasil audit forensik Ernst & Young yang belum dibuka ke publik neh 😁
Karena data2nya ngeri2 sedap likes dulu yang banyak yah biar semangat ahh.
Penampakan berasnya 🤯