BEM Bersatu bilang gerakan mahasiswa "ditunggangi" karena aktivisnya naik mobil yang diduga atas nama adik seseorang, yang jadi besan orang lain, yang pernah jadi timses Ganjar.
Empat lapis "diduga."
Nol bukti langsung. Tapi cukup buat vonis.
Oke, kita pakai standar yang sama ya.
BEM Bersatu secara eksplisit mendukung keberlanjutan MBG dalam pernyataan sikapnya sendiri.
MBG adalah program unggulan Prabowo.
Prabowo adalah presiden yang sedang berkuasa.
Satu lapis. Langsung. Bukan dugaan , ini kutipan verbatim dari konpers mereka sendiri.
Kalau rantai empat lapis dugaan cukup buat nyebut seseorang "ditunggangi PDIP" ,
maka dukungan langsung ke program presiden incumbent lebih dari cukup buat nyebut kalian "ditunggangi Istana."
Silakan bantah pakai standar lo sendiri.
😁
seumur hidup gue gk pernah terbesit di pikiran gue sekalipun akan ada seorang Presiden yang ngomongnya "nyenyenye" mengolok rakyatnya sendiri. Seharusnya seorang pemimpin merangkul, mendengar, dan memahami kenapa ada rakyat yang tidak sepaham dengannya, bukan malah menyindir atau meremehkan mereka.
- Ga bisa menangani bencana Sumatra? Dibelain.
- Keluar negeri terus? Dibelain.
- Kurban pakai APBN? Dibelain.
- Rupiah melemah? Dibelain.
- BBM naik? Dibelain.
- Harga kebutuhan pokok naik? Dibelain.
- PHK massal terjadi? Dibelain.
- Daya beli masyarakat turun? Dibelain.
- Utang negara bertambah? Dibelain.
- Pajak dinaikkan? Dibelain.
- Defisit melebar? Dibelain.
- IHSG anjlok? Dibelain.
- Lapangan kerja seret? Dibelain.
- Investasi mandek? Dibelain.
- Harga beras naik? Dibelain.
- Harga listrik naik? Dibelain.
- Program kontroversial jalan terus? Dibelain.
- Pejabat bikin pernyataan blunder? Dibelain.
- Kritik publik diabaikan? Dibelain.
- Demonstrasi mahasiswa diremehkan? Dibelain.
- Janji kampanye belum terealisasi? Dibelain.
- Menteri bermasalah dipertahankan? Dibelain.
- Kabinet gemuk? Dibelain.
- Anggaran membengkak? Dibelain.
- Kepercayaan pasar turun? Dibelain.
- Rating pemerintah turun? Dibelain.
- Apa pun yang terjadi: Dibelain.
Siapa pun yang mengkritik:
Disalahin.
Sesuci itu kah sosok yg pernah ada ISU HAM ini di mata kalian?
Jadi sebenere boleh kritik government ga ini?
Soale tiap kritik dicounter, seolah2 yg kritik tu “ga nasionalis” bahkan dijawab “nyenyenyenye”
Ditanya “trus solusimu apa!”
Banyak juga yg udah kasi solusi. Ttp aja dibales dengan narasi offensive.
🗣️: “Kita menang lagi guys”
🗣️: “Kan gatau kalo akhirnya bakalan begini”
🗣️: “Gw pilih dia karena pas debat menurut gw dia paling bagus”
🗣️: “Lagian dari ketiga paslon juga ga ada yang bener”
🗣️: “Kasian udah 4x nyalon gagal terus”
🗣️: “Gw pilih dia karena pengin liat dia balikan sama mantannya”
🗣️: “Gw pilih dia karena gemoy”
🗣️: “Gausah fomo politik deh dasar anak abah”
🗣️: “siapapun presidennya kita tetep nyari duit sendiri”
KONTOLLLL KONTOLLL LU TAU KONTOLL???? BABI KAU SIAMANGGG HERAN GW PEPEKKKK EMOSII TIAP DEBAT SAMA KAUM 58% IQ GW TURUN 1 TIAP DEBATT SAMA MEREKA
Bener kata bang Pandji. Orang ini dari kecil hidup dari keluarga kaya yg membuat tidak ada org yg berani mendebat dia, semua keinginannya pasti dituruti. Saudara, ART, dan temannya pasti mengiyakan dia. Mungkin cuma orang tuanya yg bisa bilang 'tidak' ke dia (itupun kalo orang tuanya tegas).
Ditambah dia masuk militer yg emg sistemnya 'siap ndan'. Semua hal dilakukan atas perintah atasan, bukan hasil duduk bareng dan saling challenge pendapat seperti di lingkungan kampus.
Udah gitu jadi ketua partai pula. Tau sendiri partai di Indonesia itu fanboy club. Ngga ada ideologi tapi semua arah partainya ditentukan tokoh partai tersebut. Hampir semua bawahannya pasti ABS.
So, selama dia hidup ngga biasa dgn kritikan. Karena dia biasa diiyain segala keinginannya. Sampai pada titik dia jadi presiden. Yg mana presiden adalah jabatan publik. Banyak org yg mengawasi dan mengkritik.
Alhasil pas jadi presiden ya begini. Kaget kalo ternyata dia bisa dikritik orang banyak dan dihajar kanan kiri. Jadi lgsg cap yg kritis itu nyinyir, antek asing, musuh negara, dll.
Setelah Prabs dilantik pada 21 Okt 2024, rupiah saat itu di angka Rp. 15,490.
Kalo misal saat ini rupiah di angka 14,900 ya kita juga harus fair apresiasi effort Prabs dan tim.
Lah ini jebol 18,100 trus menguat dikit 17,937 udah minta disembah aja. The bar is fucking low brahhh
ada yang meninggal digebukin karena nyuri labu siam. ada yang bunuh diri karena gak punya alat tulis. ada yang meninggal karena gak kebeli sepatu. ada yang sudah meninggal, jenazahnya ditaruh di pinggir jalan karena orang tuanya luntang-lantung dan gak mampu ngurus pemakaman.
kehidupan apa ini. hidup susah, mati pun susah. dunia yang diperebutkan mati-matian sama manusia ternyata serendah dan sehina ini
White phosphorus ignites instantly on contact with oxygen. It burns at over 800°C. It melts through clothing, skin, muscle — and bone.
In the bloodstream, it becomes a systemic poison. It attacks the heart, liver, and kidneys leading to multi‑organ failure and death.
Monsters.