Ternyata tidak hanya sistem klasifikasinya yg berantakan, proteksi keamanan datanya juga ternyata tidak ada.
Klo kyk gini, gameplay dan konten bakal bocor semua bahkan sebelum reveal announcement gamenya.
Negara open source memang mantab!
I'm sorry to say..
Bahwa dgn dibawanya Indonesia gabung dalam BoP tanpa persetujuan DPR & dikeluarkannya sejumlah uang (hampir 17 T) yg jadi beban keuangan negara maka ...
Pak @prabowo & 𝗸𝗮𝗯𝗶𝗻𝗲𝘁𝗻𝘆𝗮 telah secara paripurna melanggar UUD 1945
https://t.co/KFTF3WMDx1
_
Kenapa cuma Vatikan min yg diberitakan? Kenapa ga disebut semua anggota EU juga menolak dengan prinsip yg sama?
Kenapa ga Meksiko (Bu Presidennya Yahudi), yang menolak sangat tegas?
Kenapa ga diperjelas bhw dari 180 lebih negara hanya 18 yg mau dan cuma Indonesia yg ngotot?
Ketika Indonesia merdeka, posisi AS di bawah Presiden Harry Truman secara resmi netral. Sjahrir pernah mendesak Truman agar AS memihak Indonesia, dengan mengingatkan pidato Roosevelt bahwa hak setiap bangsa di muka bumi untuk menentukan nasib sendiri. Namun, AS bergeming.
Sebaliknya, AS tampak lebih pro-Belanda. Marinir Belanda, yang dikirim untuk menggempur RI, dilatih North Carolina, oleh Marinis AS (UMSC). Seragam, senjata, dan tank-nya disuplai AS. AS juga yang memberi lampu kuning bagi Belanda untuk agresi militer I.
Situasi agak berubah pada 1947. Bangkitnya gerakan komunis, termasuk di RI, menarik perhatian AS. Setelah mendapat jaminan dari kabinet Hatta untuk memerangi PKI, yang konon melahirkan "'red drive proposal" dan peristiwa Madiun 1948, AS baru mulai menekan Belanda.
Yang sejak awal justru mendukung RI adalah Australia. Selain sokongan serikat buruh Australia dalam gerakan "Black Armada", yaitu boikot buruh2 Australia terhadap kapal-kapal perang Belanda di pelabuhan Australia, pemerintahan Perdana Menteri Ben Chifley juga sangat pro-Indonesia.
Makanya, ketika perundingan KTN, Indonesia memilih Australia sebagai wakilnya, sementara Belanda memilih Belgia. AS sebagai pihak penengah.
Imagine being dumb enough to vote for 02. Now we’re all stuck paying the price. Skyrocketing misery, corruption on steroids, and a future hijacked by clowns in suits. You didn’t just ruin your own life, you fucked the entire nation.
[Rilis Pernyataan Sikap]
Ketidakhadiran medis humanies project dalam beberapa aksi terakhir bukan tanpa sebab, banyaknya intimidasi terhadap tenaga medis aksi menjadi satu hal yang membuat kami memutuskan untuk berhenti sejenak.
Namun diam bukanlah pilihan yang tepat, kami kini Kembali hadir untuk membantu kawan-kawan di jalan.
@grok Jadi bisa dibilang, aksi hari ini tidak ada koordinator yang jelas ya? Hanya aksi spontan aja dari orang-orang yang mempunyai keresahan yang sama?
This case sends a clear message to young professionals who’ve built their careers abroad: dont bother coming back to serve a country that doesnt want you.