Why should we live in a country with heartless and fucking dumb president. I know he's evil but each day there is always a way to prove that he's more evil.
Maaf ganggu scrolling-nya.
Cuma mau info. Seluruh penjuru pulau Kalimantan bagian Indonesia kebakaran. Setiap titik api sangat besar dan luas. Bisa 2x lipat Jakpus dan 1.3x kota Denpasar.
Sungai-sungai kering, harga bahan pokok naik, air bersih susah, jarak pandang tertutup kabut asap, banyak anak sesak nafas. Ah, tapi MBG dan Kopdes aman kok, tenang aja. Silahkan lanjut scrolling lagi.
ortu2 di sini fokus nonton upacara di tv berharap ada ucapan belasungkawa dari presiden 🥺
nonton livestreaming upacara di istana sambil sesekali lari keluar karna gempa susulan rasanya aneh, kami sperti nonton acara kemerdekaan negara lain
Reminder to:
• Gibran menyuap mahasiswa UBK 300 juta
• Korupsi emas jampidsus 74KG
• Kasus keracunan mbg
• Korupsi 10M Kebun Binatang Surabaya
• Korupsi pengadaan kipas angin Kopdes 1,8 Triliun
• pemotongan anggaran perpusnas 377 M
• Dana belanja pendidikan Indonesia terendah, hanya 1,3%
• BBM Pertalite Mulai langka
Saking gaada berita baik di negara ini🥲🥲
Jahatnya gak kira-kira emang hakim dan jaksa ini. Mereka masih ngeyel Nadiem ada Kepentingan dengan Google. Padahal, pada saat ditantang oleh Nadiem untuk menghadirkan pihak Google, Jaksa takut terbongkar bohongnya. Lalu, pada saat Nadiem sendiri yang menghadirkan Google di persidangan, dan Jaksa tidak bisa mendebat fakta bahwa Nadiem benar, Jaksa dan hakim tidak mau menerima bukti dan fakta tersebut.
1/3
Martyn Terpilowski. Founder Bvarta. Kantor di Serpong dulu, sekarang udah tutup.
Menceritakan alasan kenapa dia gak mau investasi lagi di Indonesia, dan pindah ke Singapura.
Meskipun ini kejadian 5 tahun lalu, namun menurut saya, hal begini gak ada urusan dengan siapapun presiden nya. Kenapa? Karena pejabat di Indonesia sejak puluhan tahun, gonta ganti Presiden, semuanya masih seperti itu. Presiden boleh ganti 1000 kali, namun sifat dan mentalitas terjaga baik.
🚨ALASAN INVESTOR KABUR DARI INDONESIA.
Mindrasos baru saja nonton YT The Generalist yg berjudul, "Hard Truths from Indonesia's Startup Scene."
Beberapa alasan investor kabur dari Indonesia adl:
1. Korupsi di level operasional.
Martyn bercerita bahwa dia mendapat tagihan pajak senilai $100.000. Kemduian, pejabat Indonesia mengatakan bisa mengurangi tagihannya asalkan membayar $20.000 kepadanya (pejabat indo).
2. Indonesia krisis meritokrasi
Banyak pendiri startup bukan berasal dari kalangan inovator teknis yang membangun solusi dari nol, melainkan didominasi oleh kelompok elit atau jejaring keluarga kaya (privilege). Hal ini membuat akses modal lebih didasarkan pada nama besar atau koneksi, bukan performa bisnis yang sehat.
3. Birokrasi Indonesia bersifat memeras
Martyn menyoroti lingkungan yang proteksionis dan birokrasi yang terkadang bersifat memeras. Ia menceritakan pengalamannya menghadapi aturan konten lokal yang tidak masuk akal, serta kesulitan mendapatkan dukungan nyata.
4. Ilusi Demografi dan Pasar '270 Juta Penduduk'
Martyn menekankan bahwa narasi besar mengenai jumlah penduduk Indonesia sering kali menyesatkan karena tidak dibarengi dengan analisis daya beli. Dengan PDB per kapita di bawah $5.000, model bisnis B2C yang menargetkan massa sering kali gagal mencapai profitabilitas tanpa subsidi 'bakar uang' yang terus-menerus.
5. Akhirnya pilih kabur ke Singapura
Di Indonesia, kepastian hukum, transparansi, dan kepercayaan investor global sudah punya reputasi buruk — ditambah isu fraud yang berulang — membuat investor internasional enggan masuk. Singapura beri semua yang Indonesia belum mampu jamin.
Yang bikin kebocoran siapa gue tanya?
Yang bikin MBG siapa? Anggaran 1.2 triliun perhari?
Dikorupsi Dadan 1 miliar sehari masih sisa banyak?
Yang bikin Kopdes di tengah sawah sama tengah hutan juga siapa?
Siapa gue tanya?
Siapaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa?
Demo mahasiswa dan buruh menghasilkan:
1) Jam kerja 8 jam sehari, lebih dari itu wajib dihitung lembur.
2) Ada upah minimum, UMR, buat buruh atau karyawan perusahaan.
3) UMR juga tiap tahun disesuaikan dengan inflasi dan kebutuhan hidup.
Mau kaya gaji pokok PNS yang gak berubah dari tiga puluh tahun lalu? Kaya tunjangan fungsional dosen yang nominalnya gak berubah dari 2007? Tuh kalau gak pernah demo, suka-suka mereka.
4) THR juga hasil demo tahun 1960an. Kita masih nikmatin sampai hari ini.
5) BPJS ketenagakerjaan.
6) Cuti tahunan minimum 12 hari.
7) Reformasi. Suharto turun.
Kalau nggak mungkin hari ini semua sosmed diblokir sama "Departemen Penerangan".
Mungkin semua berita di TV cuma datang dari "Berita Malam" sama "Dunia Dalam Berita" punya TVRI dan direlay semua TV swasta.
Pidato Presiden selalu live. Mau kalian dengerin "nyenyenye" live?
***
Semua itu kita nikmati hari ini.
Gitu banyak yang nyinyirin rakyat demo.
Macet paling berapa jam sih?
Once seen as the darling of Southeast Asia, government policies under President Prabowo Subianto appear to be slowing Indonesia’s economic rise https://t.co/QDqdy9ovll
Kita berhutang pada Affan Kurniawan, 135 korban tragedi Kanjuruhan, orang2 yang mengalami kekerasan dan kriminalisasi korp coklat
Hutang itu seharusnya bisa dibayar dengan merevolusi institusi Polri sebaik-baiknya, sehormat-hormatnya
Tapi apa yg dilakukan negara?
Hal ini mengkonfirmasi betapa buruknya sirkulasi komunikasi Istana.
Ternyata valid banyak duta besar negara sahabat yang sampai menunggu berbulan-bulan belum diterima surat kredensial-nya oleh Presiden.
Bahkan harus di viral kan dulu baru Istana bikin agenda mendadak buat melantik para dubes padahal mereka udah nunggu sampai 8 bulan di Jakarta.
Lebih parahnya, aspirasi negara sahabat disampaikan melalui orang luar kekuasaan, eks Menlu yang di-diskreditkan cuman 3 bulan oleh Seskab.