The World Cup dream for Indonesia is over. A process that started two years ago, comes to an end with heartbreak tonight.
It’ll be easy to pin this on individual errors and the boys’ emotional state of mind today. But there are way bigger questions to be asked.
Was letting STY go the right call? Was it smart to revamp a project that was underway? Even if it was the right call, was Patrick Kluivert the sensible appointment? Did he have the necessary track record? Did the coaching staff fully understand Asian football? Did his preferred set-up maximise the output from talents at his disposal?
These questions will have to be answered. But they can wait. For now, embrace the heartbreak. For this is a heartbreak not known to many of us in Southeast Asia.
It’s been such a ride following this team’s journey. Thank you for allowing us all to be a part of it. 🙏🏽
Pragmatism and bravery is what drove the Indonesian side under STY. Not misguided overconfidence. That lightweight midfield allowed Saudi to overrun them with such ease in the first half.
Don’t think Patrick got the set-up right today. Far too pedestrian and open in a match of this magnitude. It’s one thing to overcome inferiority complex, but it’s something else to be overconfident against serial World Cup participants.
This isn’t a vintage Saudi side. But they have enough to punish you, when there’s an invitation to do so. Indonesia opened their doors today.
This is some next level plot. Random Argentinians getting Malaysian birth certificates to acquire citizenship by descent.
Malaysian doesn't even allow dual nationality, so what passport do these players have now?
If FAM truly believe in a sabotage, then lets go all guns blazing. Drop the details/documents of our players’ ancestry and let the public put pressure on FIFA. Let’s be a unified force in this.
Don’t let fans be in the dark. They’ve been asking for transparency for so long now. It’s a mockery of their faith/love.
Bagus ini jawaban Neil dari The Haye Way.
Kenapa ndak bikin konten sama pemain? Dia suka bikin konten apalagi sama pemain tapi ada waktu dimana pemain harus fokus, pemain harus tanamkam pikiran untuk pertandingan. Pemain gak boleh TERDISTRAKSI itu jadi poinnya.
@Thehayeway
Dalam suasana bulan Ramadan ini kami sudah bertemu dan menyelesaikan masalah secara baik.
Kami bersepakat dan berharap permasalahan ini selesai. Besar harapan kami agar semua pihak dapat menerima keputusan ini 🙏🏻 @Franky_Kessek@SastraSilalahi@HanifThamrin
Paham maksudnya siapa tapi semenjak 2020 udah ngatain akun Ruang Taktik pembodohan. Sejak saat itu kublock aja & ga pernah balas beliau juga, sih. Lebih sering counter opini2nya. Itu juga sering tahu opini dr komen followersnya juga. Skr kayanya udah pada tahu kaya gimana beliau
Paham maksudnya siapa tapi semenjak 2020 udah ngatain akun Ruang Taktik pembodohan. Sejak saat itu kublock aja & ga pernah balas beliau juga, sih. Lebih sering counter opini2nya. Itu juga sering tahu opini dr komen followersnya juga. Skr kayanya udah pada tahu kaya gimana beliau
Orang yg kalian hina dgn "masang taruhan" dan "nggak ada ongkos balik ke Indo" itu, orang yg pernah meninggalkan kenyamanan untuk mendirikan sekolah2 non-formal utk anak2 miskin di bantaran Kali Code Jogja dan Flores.
Dia dan keluarganya skrng memang tinggal di Australia, sengaja datang ke stadion, dengan duitnya sendiri, untuk menonton Timnas Indonesia.
Dia mungkin kesal krn Timnas Indonesia dibantai 1-5. Juga mungkin kesal pd kalian yg sering bias dan tidak objektif dlm beropini.
Harusnya ajak diskusi saja. Atau abaikan, kalau kalian merasa dia tdk penting. Tapi jangan diolok2, diframing, dan direndahkan di depan publik seperti itu.
Sakit kalian ini..
Orang yg kalian hina dgn "masang taruhan" dan "nggak ada ongkos balik ke Indo" itu, orang yg pernah meninggalkan kenyamanan untuk mendirikan sekolah2 non-formal utk anak2 miskin di bantaran Kali Code Jogja dan Flores.
Dia dan keluarganya skrng memang tinggal di Australia, sengaja datang ke stadion, dengan duitnya sendiri, untuk menonton Timnas Indonesia.
Dia mungkin kesal krn Timnas Indonesia dibantai 1-5. Juga mungkin kesal pd kalian yg sering bias dan tidak objektif dlm beropini.
Harusnya ajak diskusi saja. Atau abaikan, kalau kalian merasa dia tdk penting. Tapi jangan diolok2, diframing, dan direndahkan di depan publik seperti itu.
Sakit kalian ini..
momen koci dibacotin Fans Timnas secara langsung🤣🤣
Coach Justin : " sabar sabar masih ada bahrain sama china "
🗣️ : " buat apa ganti pelatih, kamu harus kritis coach, jangan sipaling belanda dong " 😭😭😭😭
langsung didepan orangnya wakk🤣
#TimnasDay#KluivertOut