Kudapati sebuah kisah dari putri Rasulullaah SAW tercinta, Fatimah Az-Zahra, yg sedang menangis sambil menggiling gandum. Melihat putrinya itu lalu Rasulullaah SAW mendekatinya dan bertanya, “Wahai Fatimah mengapa engkau menangis? Allah tidak menyebabkan matamu menangis.”
What happened today in the Argentina vs. England game was absolute madness.
Imagine a game full of fouls, with barely any football being played and almost no real chances. Then, out of nowhere, England scored a scrappy goal and completely shut the game down. Thomas Tuchel even brought on three defenders—Dan Burn, Chris Rigg O’Riley, and Ezri Konsa—to protect the lead.
But Tuchel clearly didn’t learn from the Egypt vs. Argentina game. He forgot he was facing Lionel Messi, the greatest player in football history.
As always, Scaloni made the decisive adjustment. He moved Messi out wide and introduced Lautaro Martínez and Nicolás González alongside Julián Álvarez in the box, with Alexis Mac Allister arriving from midfield. Messi simply started delivering cross after cross.
The result? Enzo Fernández scored a stunning equalizer in the 86th minute, and Lautaro Martínez completed the comeback in the 92nd—both goals assisted by Messi.
A truly historic comeback.
A fully deserved place in the World Cup final for Argentina, who will now play in back-to-back World Cup finals for the first time in their history.
And above all, it’s another deserved moment for the greatest player in football history, Lionel Messi. 💙
Bayangin lo baru aja berhasil nyatuin negara yang nyaris pecah jadi belasan negara kecil.
Gara-gara lo, negara itu utuh lagi.
Presiden percaya, lo diangkat jadi perdana menteri.
Eh, 6 bulan kemudian kabinet lo kalah voting di parlemen.
Apa yang lo lakuin?
Kalo politisi jaman sekarang: nyari celah hukum, reshuffle internal, lobi sana-sini, atau diem-diem dikasih kursi baru biar tetep di lingkaran kekuasaan.
Mohammad Natsir?
Dia langsung balikin mandat ke presiden.
Pulang. Ga ada drama, ga ada manuver.
Ini ceritanya.
"Kami mau melapor ke polisi, polisi punya dapur SPPG. Kami mau melapor ke TNI, tentara punya dapur SPPG. Kami mau melapor ke DPR RI, anggota DPR banyak yang punya dapur SPPG," kata Iman Zanatul Haeri, seorang guru, di hadapan Mahkamah Konstitusi.
⚠️ ALERTA ⚠️
ternyata kita bisa manfaatin HP kita (iPhone/android) buat tau lagi ada pelacak yg 'ngikut' di deket kita.
caranya gue lampirin di foto ya
jangan lupa bookmark buat jaga-jaga
stay safe ya semua 🙏
" Seorang pria di Batang jadi tersangka usai mengubah sawahnya menjadi tambak udang. Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Tengah menyebut pria tersebut diduga melakukan tindak pidana alih fungsi Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan "
Waahhhh bapak ini coba suruh ke Kalimantan dimana hutan di tebang di jadikan IKN. Atau ke Sulawesi, Sumatera dimana hutan di alih fungsikan sebagai kebun sawit ! Kalo seorang pemilik sawah aja bisa di begitukan kenapa tidak berlaku ke orang yg telah membabat sawah untuk mendirikan bangunan kopdes merah putih !?
Giliran sama rakyat kecil aja guwalaknya bukan main, coba kalo sama oligarki udah nunduk2 itu.
Tanggal 25. Gajian cair. Bapak buka mobile banking. Transfer 15 juta bulat-bulat ke rekening istri.
"Udah masuk ya Ma. Semua gaji bulan ini. Atur aja."
Bapak taruh HP di meja. Senyum bangga. Rebahan di sofa. Nonton TV. Merasa sudah jadi laki-laki paling bertanggung jawab se-RT.
Merasa bulan ini tugasnya SELESAI.
Fast forward tanggal 20 bulan depan. Istri bilang uang menipis. Bapak naik darah:
"Kok boros banget sih?! 15 juta! Kamu belanjain apa aja?!"
Kenapa dapur MBG pakai skema yayasan?
Karena biar BEBAS PAJAK
Udah dapat insentif segudang, ditambah korupsi miliaran per hari, masih bebas pajak pula.
Ini namanya perampokan berjamaah dan terstruktur.
MBG = Maling Berkedok Gizi
يوتيوب تعلن عن اتاحة نقل جميع مباريات كأس العالم 2026 على قناة FOXOne في اليوتيوب
التعليق سيكون باللغة الانجليزية .. احفظ الرابط عندك قد تحتاجه اذا هنق اشتراكك 😅
Fyi.. tahu gak kalau dulu ada pangeran Eropa yang menghadang jamaah haji dan ingin mengambil jasad Rasul??
Namanya Reynald de Châtillon (Reynald dari Châtillon), baron Perang Salib yang jadi Lord Kerak di Yordania.
Tahun 1182-1183, dia bongkar kapal-kapal perangnya, angkut lewat gurun, lalu luncurkan ke Laut Merah. Armada kecilnya menyerang kapal-kapal jamaah haji, membakar gudang persediaan haji, dan merampok karavan.
Lebih parahlagi: pasukannya sempat mendarat dan mendekati Madinah. Reynald berniat menculik jasad Rasulullah dari makamnya, bawa ke bentengnya, lalu memeras umat Islam yang ingin menebus atau berziarah. Aksi ini bikin dunia Muslim saat itu panik luar biasa.
Sholahuddin Al Ayyubi bersumpah akan membunuhnya dengan tangan sendiri. Akhirnya di Pertempuran Hittin 1187, Reynald ditangkap. Sholahuddin Al Ayyubi yang memenggal kepalanya sendiri sebagai balasan.
Di sejarah kita, ada sosok pinternya kayak GROK, open-minded, dan punya value tinggi yang akhirnya milih mundur yaitu Mohammad Hatta.
Di tahun 1956, Bung Hatta milih mundur dari jabatan Wakil Presiden. Kenapa? Karena dia ngerasa arah politik saat itu udah mulai nggak sehat, idealisme dikompromikan, dan orang-orang di sekitar kekuasaan mulai jadi yes-men (puppet) yang cuma manggut-manggut demi jabatan.
dan yahh dari dulu sistem politik kita emang kurang ramah buat orang-orang yang terlalu idealis dan menolak disetir.