Pada suatu hari ada aku yang berharap menjadi aku dan sukses seperti aku. Tak ada kata kamu. Hanya aku, aku, dan aku.
Berencana. Berproses. Berjuang. Dan sukses dengan motivasi dari diri sendiri. Bukan orang lain.
Tanyakan pada diri sendiri, kita dilahirkan untuk menjadi seorang pejuang atau pecundang?
Lantas, mana yang kita pilih? Langkah apa yang dilakukan untuk menggapainya? Sudahkah terpikirkan?
Kubiarkan dia dengan apa yang dia pikirkan saat ini tentangku. Karena mungkin dia sudah tak membutuhkan penjelasanku lagi. So, terserah saja mau bagaimana. Yang terpenting aku hanya mencoba menuruti apa yang pernah dia katakan padaku. Mencoba tetap baik padanya. Apa aku salah?