@NandeBapakuKaro Maju terus dalam dakwah, tak perlu pikirkan celaan orang-orang
"... dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, yang diberikan-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Mahaluas (pemberian-Nya), Maha Mengetahui." Q.S Al Maidah/5: 54
@Seok_Harery Tidak ada perintah bunuh apalagi bantai. Bahkan di screenshot yang dia tampilkan ada pembangkangan bani Israel.
Memang hanya membaca tapi tidak paham apa yang mereka baca, tidak punya kemampuan literasi.
Keledai memikul kitab, perumpamaan yang sangat tepat
@Seok_Harery Benar mereka pengecut, ada akun lgbt bilang kisah kaum Nabi Luth dihukum bukan karena hom*. Kami kutipkan surat Al A'raf/7 ayat 81 yang jelas mengatakan bahwa h*mo haram, langsung diblokir.
Mereka hanya koar-koar open minded tapi begitu ditantang langsung tutup diskusi
@anterphos@Unakopung@sixvitunderr Hanya 2 kemungkinan:
1. Dia belum baca surat Al A'raf/7 ayat 80-81
2. Dia berdusta tentang kisah yanh dia tuliskan itu
Tidak ada kemungkinan ketiga
@Unakopung@sixvitunderr "Sungguh, kamu telah melampiaskan syahwatmu kepada sesama lelaki, bukan kepada perempuan. Kamu benar-benar kaum yang melampaui batas'." Q.S Al A'raf/7: 81
Cek dari ayat 80, ini kutipan dari perkataan Nabi Luth kepada kaumnya.
Mungkin anda belum baca ayat ini
@sixvitunderr "Sungguh, kamu telah melampiaskan syahwatmu kepada sesama lelaki, bukan kepada perempuan. Kamu benar-benar kaum yang melampaui batas'." Q.S Al A'raf/7: 81
Cek dari ayat 80, ini kutipan dari perkataan Nabi Luth kepada kaumnya.
Jelas dosa hom*s*ksual
@hanan052020 Ini adalah hikmah, karena kejadian ini semakin tersebar bahwa MUI tidak pernah pandang bulu.
Mematahkan tuduhan para LGBT+++ serta mencerdaskan umat secara bersamaan.
@lilaccountz "Dan hendaklah di antara kamu ada segolongan orang yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh (berbuat) yang makruf, dan mencegah dari yang munkar. Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung." Q.S Ali Imran/3: 104
@andiayuy88@BilalFahrur Bedakan antara:
1. Keadilan Allah
2. Persoalan masuk surga
Semua yang anda jabarkan akan ada keadilannya, hukumannya, dan pembalasannya.
Tapi bukan berarti koruptor tidak masuk surga.
@andiayuy88@BilalFahrur "Katakanlah (wahai Nabi Muhammad), 'Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri! Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sungguh, Dialah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang'." Q.S Az Zumar/39:53
@SlingerShe37276@lilaccountz Jika anda berniat baik dengan tulisan ini dan bertujuan sebagai nasihat, semoga Allah ΨͺΨΉΨ§ΩΩ membalas kebaikan anda. Jika sebaliknya maka urusan saya serahkan kepada Allah ΨͺΨΉΨ§ΩΩ karena anda adalah hamba-Nya dan Dia Maha Pengasih lagi Maha Pengampun
@houseconetall@lunedusk Pilihan tinggal di tangan anda, mau bertaubat dan memilih kemuliaan seperti 2 paman Rasulullah: Abbas dan Hamzah
Atau jalan sebaliknya, setia pada kemaksiatan seperti 2 paman Rasulullah yang lain: Abu Thalib dan Abu Lahab?
@houseconetall@lunedusk Toleransi terhadap saudara yang dzalim itu dengan menasihatinya agar berhenti dari kesalahannya, juga untuk bertaubat kepada Allah. Bukan mendiamkannya dalam larut dalam kesesatan
@houseconetall Jangan berhenti di "setiap manusia itu pendosa" lanjutkan sampai "sebaik-baik pendosa adalah orang yang bertaubat." Jadi berhenti dari lgbt dam bertaubatlah kepada Allah ΨͺΨΉΨ§ΩΩ
@fluoxetan "Sudahkah engkau (Muhammad) melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya. Apakah engkau akan menjadi pelindung atasnya?" Q.S Al Furqan/25 ayat 43