@jokowi ikut prosesi adat dari masyarakat Lampung, tapi Andreas Hugo Pareira sebagai salah satu Ketua DPP PDIP merespon dengan nada "frustasi".
Kata dia "masa eks Presiden mainnya lokal" ia lupa kalau Jokowi sudah menyelesaikan tugas-tugas konstitusionalnya sebagai pejabat negara, mulai dari Walikota, Gubernur, hingga Presiden.
Sekarang Jokowi sudah kembali menjadi warga negara biasa dan aktivitas beliau di lampung adalah aktivitas adat yang biasa dilakukan oleh masyarakat lampung.
Cuman kita juga perlu memahami jenis frustasi dari Ketua DPP PDIP karena ada hal-hal fundamental yang bikin beliau "kesal" karena ada semacam aktivitas simbolik dari Jokowi yang menginjak kepala KERBAU, catat ya KERBAU bukan kepala BANTENG.
Saya kasih konteks biar jelas apa beda hewan kerbau dan banteng ✍️
Dari kacamata evolusi
Kerbau berevolusi untuk hidup di daerah berlumpur dan rawa. Mereka memiliki kulit lebih tebal, kelenjar keringat relatif sedikit, sehingga sering mendinginkan tubuh dengan berendam.
Banteng berevolusi sebagai sapi liar penghuni hutan Asia Tenggara. Tubuhnya lebih ramping, lincah, dan cocok untuk bergerak di medan hutan.
Secara genetik:
Banteng jauh lebih dekat dengan sapi domestik (Bos taurus dan Bos indicus) karena sama-sama berada dalam genus Bos.
Kerbau berada pada genus Bubalus, sehingga hubungan kekerabatannya lebih jauh.
Yang menarik justru ketika kita potret dari sisi simbolisme politik dan mungkin ini juga yang bikin aktivitas Jokowi di lampung menjadi rame jadi pembahasan.
🐂 Banteng melambangkan keberanian, daya juang, dan merupakan identitas yang melekat pada PDIP.
🐃 Kerbau dalam budaya Nusantara lebih sering diasosiasikan dengan kerja keras, ketekunan, kekuatan membajak sawah, dan kehidupan agraris.
Karena itu, secara biologis kerbau bukan banteng. Mereka masih satu famili (Bovidae), tetapi berbeda genus, berbeda spesies, berbeda jalur evolusi, dan memiliki karakter ekologis yang berbeda.
Menariknya, dalam konteks simbol politik, perbedaan biologis ini tidak selalu sama dengan perbedaan makna simbolik.
Sebuah gambar atau patung kerbau bisa saja ditafsirkan berbeda oleh publik tergantung konteks, meskipun secara zoologi kerbau dan banteng adalah hewan yang berbeda.
Jadi dalam politik kalau ngga santai bisa kena seruduk ✍️
Siang-malem julidin Pak Jokowi, perolehan suara PDIP merosot, Pilpres gagal total dan upaya mereka menggerus wibawa Pak Jokowi juga sia-sia. Fakta!
#jokowi#pdip
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mendorong integrasi antara Perhutanan Sosial dengan perlindungan pekerja yang mencakup jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan bagi masyarakat sekitar kawasan hutan.
“Kementerian Kehutanan memandang kolaborasi dengan BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, Kementerian Sosial, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan lainnya sebagai langkah strategis untuk memperkuat ekosistem perlindungan sosial bagi masyarakat sekitar hutan.”
“Melalui integrasi data perhutanan sosial, verifikasi lapangan, penguatan kelembagaan usaha, serta peningkatan akses layanan kesehatan, pemerintah berharap masyarakat sekitar kawasan hutan dapat memperoleh manfaat yang lebih nyata dari kebijakan kehutanan."
https://t.co/RmufL2GzDD
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menegaskan kembali komitmen pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam menjaga kelestarian hutan dunia dan membeberkan strategi Indonesia dalam upaya menjaga hutan dan iklim.
Raja Juli menjelaskan, pengelolaan hutan lestari (Sustainable Forest Management) merupakan pilar integral bagi agenda nasional Indonesia. Komitmen tersebut mencakup aksi mitigasi iklim, konservasi keanekaragaman hayati, hingga penguatan ketahanan ekonomi dan pembangunan berkelanjutan.
“Di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto, Indonesia terus memperkuat tata kelola hutan sebagai bagian tak terpisahkan dari aksi iklim global. Hutan bukan sekadar sumber daya, melainkan fondasi bagi keberlanjutan masa depan generasi kita dan ketahanan ekonomi bangsa.”
https://t.co/KhP2EWKTRj
Serangan terhadap PSI ini semakin menjadi-jadi, saya jadi tidak percaya data survei yang sudah menempatkan angka PSI cukup untuk lolos parlemen karena kalau kita lihat pola serangannya, sepertinya PSI sudah berada di 5 besar.
#PSIJalanTengah#PSIRumahBersama
Justru kita yang heran, kenapa kita memaksakan seseorang yang sudah bukan pejabat negara lagi untuk menunjukkan ijasahnya dihadapan kita, memangnya kita punya hak apa terhadapan dokumen pribadi seseorang, walaupun seseorang itu adalah mantan Presiden.
Bukannya saat dulu menjelang pendaftaran untuk menjadi pejabat negara, semua dokumen resmi yang dibutuhkan sudah diperiksa dan diverifikasi oleh pihak penyelenggara negara.
Dalam negara hukum, tidak ada kewajiban bagi seorang warga negara termasuk mantan Presiden-untuk membuka dokumen pribadinya kepada publik tanpa dasar hukum yang sah.
Seluruh persyaratan administratif untuk menjadi Presiden telah diverifikasi oleh lembaga resmi negara, dan hasilnya memiliki kekuatan hukum sepanjang tidak dibatalkan oleh pengadilan.
Oleh karena itu, tuntutan publik yang memaksa pembukaan dokumen pribadi di luar mekanisme hukum tidak hanya lemah secara konstitusional, tetapi juga berpotensi melanggar prinsip hak privasi dan merusak tatanan negara hukum itu sendiri.
Jadi kalau mau berkelahi sama Jokowi pake jalur hukum, jangan pake jalur Trial by public opinion.
Walaupun harus turun dari RON98 ke RON95, tapi isi penuh BBM non-subsidi tidak sampai Rp500 ribu.
Salah satu bukti tangguhnya ketahanan energi Indonesia di bawah Prabowo-Gibran.
Mobil Berhenti Di Tikungan Sitinjau Lauik Untuk Berfoto, Aksi Rombongan Arteria Dahlan Dikritik ‼
Sebuah video yang viral di media sosial memperlihatkan sejumlah mobil berhenti di tikungan tajam dan curam di jalur ekstrem Sitinjau Lauik, Kota Padang, Sumatera Barat, pada Jumat (10/4/2026).
Kendaraan rombongan politisi Arteria Dahlan tersebut tampak berhenti di badan jalan untuk keperluan berfoto.
Aksi tersebut dinilai mengganggu keselamatan lalu lintas.
Dua anggota Satlantas Polres Solok Kota, Briptu SAN dan Bripda SA, yang bertugas melakukan pengawalan rombongan, kini diperiksa Propam.
Kasat Lantas Polres Solok Kota, Iptu Tanjung, membenarkan pemeriksaan tersebut sebagai tindak lanjut atas video viral.
Pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan dan memastikan sanksi akan diberikan jika terbukti ada pelanggaran.
Dalam video yang beredar, rombongan berhenti di badan jalan pada tikungan tajam, menyebabkan arus lalu lintas tersendat. Sejumlah kendaraan, termasuk truk, terpaksa mengantre di jalur yang dikenal berbahaya itu.
Kejadian ini memicu kritik dari masyarakat karena dianggap membahayakan pengguna jalan lain dan mengganggu kelancaran lalu lintas.
🎥Sitinjau Lauik Truck Video
#elshintaviral
Sebelum April gencar bikin hoax pemerintah akan menaikkan harga BBM, nyebar-nyebarin tabel yang konon rencana kenaikan harga BBM, bikin narasi ekonomi akan melemah sampai ada potensi chaos.
Setelah masuk April nggak ada kenaikan harga BBM, bukannya bersyukur, malah tantrum dan bilang seharusnya pemerintah menaikkan harga BBM.
Maumu cuma biar negara ini rusuh aja, kan? Nggak mutu babar blas. 😤
Penjelasan saya di sini yang menggunakan pendekatan berbasis data cukup menjawab kenapa warga masyarakat gak henti-hentinya secara swadaya datang ke kediaman Pak Jokowi untuk sekadar bertemu, berjabat tangan dan berfoto.
Antusiasme yang tetap bertahan bahkan setelah Jokowi tak lagi menjabat memunculkan pertanyaan: apa yang sebenarnya mendorong orang datang ke tempat ini?
Waktu Pak Jokowi membangun jaringan jalan tol secara masif, katanya rakyat butuh makan dan nggak makan jalan tol.
Sekarang Pak Prabowo membagikan makanan bergizi gratis untuk puluhan juta anak Indonesia, katanya rakyat nggak butuh makan bergizi gratis.
Jadi menurut mereka, rakyat butuhnya apa? 🤔
Akhirnya sadar juga setelah sekian lama bikin rusuh.
Semoga permintaan maafnya tulus dan tidak bikin keributan yang tidak perlu lagi.
https://t.co/IGgEJlF1ns