JK Punya jalur langsung ke petinggi GAM, komandan lapangan, sampai jaringan internalnya. Jadi kalau JK bicara soal dinamika Aceh, dia tahu dapurnya 🤌 presiden wapres sekarang tau apa soal Aceh 🤷 duo dogol
Kamis 16 Juli 2026
Pukul 09.00 WIB
PN Jakarta Timur
Sahabat sebangsa dan setanah air
Ayo kita bersamai DOKTER TIFA dalam Sidang ke-3
Dukung perjuangannya menegakkan kebenaran dan keadilan.
Bagi yang luang waktunya silakan hadir memberikan support, semangat, dan energi.
Bagi yang lain silakan kirimkan doa yang tulus hingga menembus langit dari manapun anda berada.
Hasbunallah wani"mal wakil
Ni"mal maula wani'man nashiir
La haula wala quwwata illa billahil'aliyyil adhiiim.
SIDANG KE-3 DR TIFA VS JOKOWI
Sidang hari ini agendanya mendengarkan tanggapan JPU atas Eksepsi dr Tifa.
Selain normatif dan mainstream, intinya ya memohon Yang Mulia Majelis Hakim menolak. Eksepsi dr Tifa.
Namun,
Hal paling menarik justru perdebatan Tim Advokat dr Tifa. (TPDT) dengan JPU.
Pasalnya,
Sampai sidang ke-3 berjalan, ternyata JPU belum juga menyerahkan SELURUH BAP ke TPDT.
Padahal berkas BAP adalah HAK sepenuhnya Terdakwa untuk menerima seluruhnya sebelum Sidang berjalan.
Parahnya lagi, yang tidak diserahkan JPU ke TPDT adalah jantung dari perkara ini, yaitu
26 BAP yaitu:
Satu klaster BAP Ahli yang dihadirkan POLDA
Satu Klaster BAP Ahli Digital Forensik plus BAP Puslabfor!
Dalam perdebatan panas tadi, sangat tampak JPU bersikeras tidak mau menyerahkan berkas BAP yang super penting itu.
Pertanyaannya:
Kenapa JPU mati-matian tidak mau serahkan BAP?
Ada Apa Denganmu Cinta?
Fathimah melemparkan sebuah pertanyaan: “Untuk siapa rezim hari ini berkuasa?”. Sebuah pertanyaan retoris yang sebenarnya sudah terjawab di setiap lembar kebijakan, jatah kursi, dan bagi-bagi proyek akhir-akhir ini.
Ghafur Sangaji skakmat Ade Darmawan terkait penangkapan tidak di atur dalam uhap harus di panggil dua kali secara sah dan patut, padahal itu semua sudah di atur di uhap baru.
Inilah sedekah jariyah yg sebenarnya.
Pahalanya akan terus mengalir sampai hari kiamat.
Bukan ngasih makan rakyat pake APBN atau kurban sapi 1.098 ekor yg duitnya juga dari APBN.
Selamat pagi presiden @prabowo
Gila, ketimpangan kita separah ini!
Direktur Kebijakan Fiskal CELIOS (Center of Economic and Law Studies), Dr. Media Wahyudi Askar, menjelaskan hasil studi terbaru mereka:
1. Studi CELIOS mengungkap ketimpangan ekstrim: di saat pejabat/orang super kaya merayakan ultah mewah di Paris, anak-anak miskin berjuang keras hanya untuk bisa makan hari itu jg.
2. Indonesia kini punya 2 wajah ekstrem. Wajah pertama diisi oleh 1.700 orang super kaya, dimana kekayaan 50 orang terkaya di antaranya sudah setara dg total kekayaan 55 juta penduduk.
3. Oligarki ini menyetir harga pasar (ojol, LPG, properti) dan "membeli" demokrasi lewat pendanaan parpol. Sebaliknya, rakyat biasa harus berdesakan di transportasi publik yang buruk meski taat bayar pajak.
4. CELIOS mendorong Pajak Kekayaan (Wealth Tax) sebesar 2% untuk aset di atas Rp84 M. Didukung 89% rakyat, pajak ini bisa menghasilkan Rp142 T/tahun untuk menggratiskan layanan kesehatan, KRL, hingga beasiswa sampai bangun rumah layak warga rentan.
Nonton full di youtube nya Watchdoc Dokumentary nya disini 👇
https://t.co/cSzAPhXCd8
Bank di bawah Danantara minjemin duit buat KDMP... tapi bukan per koperasi, minjeminnya ke ... Agrinas. Langsung total 240 T
Kok berani ngasih pinjem ke usaha yang gak punya track record, baru netes, dan gajelas?
Karena yang mbayar utangnya bukan Agrinas, tapi.... pemerintah!
Bingung?
Sama.... 😝