๐บอ๐ผอ๐จอ๐ปอ๐ผอ ๐ฏอ๐จอ๐นอ๐ฐ... maut penuh magi hadir merenggut yang terkasih, dan Ia pun terjatuh dalam liang kasam penuh tragedi!
Lantas, kapan ini semua berhenti? Apakah ini realita, atau hanya fantasi? Haruskah Ia terus kabur dari kenyataan dan bersemayam dalam mimpi?
๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธMembesarkanmu sejak itu seperti bentuk penebusan baginya. Seolah itu akan menghapus fakta bahwa ia luput dalam penyelamatan. Seperti kamu akan melupakan kesalahan yang ia buat.
Lalu kamu tumbuh di lingkungannya. Berguru padanya.
๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธใ ค
๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ๐ฆ๐๐ก๐ ๐๐ฆ๐๐ง๐ฅ๐๐ ๐๐๐ง๐๐ก๐ ๐๐๐๐๐ ๐๐๐ก๐ง๐จ๐ ๐ฃ๐๐ก๐ง๐จ ๐ฌ๐๐ก๐ ๐ง๐จ๐ ๐๐๐ก๐. Satu jam lebih Ia terlambat, sayang. Disambutlah Ia oleh pemandangan bengis, lukisan berdarah sang seniman magis. Tepat di pusatnya, kamu.
๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธใ ค
๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธKsatria itu seharusnya membakar kantong itu sebelum sampai ke tangan ayah dan ibumu. Percayalah, itu akan jatuh dalam daftar panjang rasa bersalah yang disimpannya dalam memori.
Lebih-lebih, ketika itu menyangkut dirimu.
๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธใ ค
๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ๐๐จ๐ ๐๐๐๐๐ฆ ๐ง๐๐๐จ๐ก, ๐ง๐๐๐ ๐๐จ๐๐๐ก. Begitu belia usia sang gadis tatkala ayah dan ibunya gugur di bawah rembulan. Maut datang tanpa diundang. Pun, dibawanya para kawan setia untuk berhimpun senang.
๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธใ ค
๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธSuara-suara itu kemudian berhenti, tepat di tengah malam, bersama dengan detak jantung yang menghidupi mereka. Senyap menyelimuti, beserta bau amis darah yang memenuhi setiap sudut rumah. Terkapar di sana, ayah dan ibu, tanpa nyawa.
๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธใ ค