WKWKWK yuk lah kita mulai dari nanya kejelasan dulu kali ye terkait kasus yg pernah viral pada masanya
Rahmad Feriansyah, Adbis, FIA UB 2022.
[Thread Awal munculnya kasus Feri, Foto saat Aksi AT di Malang 23/02/26, dan PPAB Akbar GMNI Brawijaya 2026]
hai kenalin aku jg korban
kekerasan anak HMT ITB ‘24. Berat untuk ngucapin ini semua tp dgn banyak juga dukungan dari orang sekitar dan maraknya kasus
Kekerasan yang dilakukan oleh mahasiswa apalagi degan kampus"
TOP PTN @HMT_ITB@itbofficial@ppk_itb
Kuasa hukum korban, Timotius Rajagukguk, mengungkap dugaan pelecehan seksual di Fakultas Hukum Universitas Indonesia melibatkan sedikitnya 27 korban, terdiri dari mahasiswi dan dosen perempuan. Ia menyebut saat ini mendampingi sekitar 20 mahasiswi, sementara korban dari kalangan dosen diperkirakan mencapai tujuh orang.
“Kalau yang saya dampingi ada 20 mahasiswi. Untuk dosen, jumlahnya sekitar 7 orang,” kata Timotius. Ia menambahkan jumlah korban masih berpotensi bertambah karena isi percakapan dalam grup yang diduga menjadi tempat pelecehan belum seluruhnya ditelusuri.
Menurutnya, para korban sebenarnya telah mengetahui adanya tindakan tersebut sejak 2025. Namun, mereka memilih diam karena khawatir tidak mendapat dukungan, baik dari publik maupun lingkungan kampus, serta takut harus tetap berinteraksi dengan pelaku dalam kegiatan perkuliahan.
Timotius juga menjelaskan bahwa pelaku dan korban berada dalam lingkup yang sama, bahkan satu kelas. Dugaan pelecehan tidak hanya terjadi di grup percakapan privat, tetapi juga dalam beberapa situasi di ruang kelas saat kegiatan belajar berlangsung.
Ia menegaskan isi percakapan dalam grup tersebut tidak bisa dianggap sebagai candaan biasa. Menurutnya, terdapat unsur pelecehan seksual nonfisik dan penghinaan yang merendahkan korban.
📸: Dok. kumparan/Iqbal Firdaus.
Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.
📝: focus | fhui | news | oneliner | R176 | E073
#bicarafaktalewatberita #kumparan
UI dengan kasus pelecehan seksual di grup WA.
ITB dengan lagu himpunan yang amat sangat seksis sekali.
Keduanya adalah langganan TOP 10 dan bahkan TOP 5 universitas terbaik di Indonesia.
Siapa orang tua yang gak mau masukin anaknya ke kampus terbaik?
Siapa anak yang gamau daftar ke kampus terbaik?
Ironisnya kedua kampus ini sedang terjadi kasus pelecehan semacam ini. Lingkungan kampusnya bahkan sudah membentuk budaya semacam itu.
Di tiktok bahkan ada yang sampe keceplosan soal IKASTARA (Ikatan Alumni SMA Taruna Nusantara). SMA dengan pendidikan karakter yang khusus.
Belum lagi untuk FHUI masih harus memproses kasus taraf Internasional oleh Irawati Puteri yang menipu banyak sekali orang.
Update kasus pelecehan verbal di FH UI yang lagi viral nih.
Sekarang lagi live sidang internal kampus. Dari screenshot grup chat yang bocor, isinya penuh komentar objektifikasi & lecehan ke perempuan.
Yang jadi sorotan, ada 16 mahasiswa terduga, tapi yang baru muncul atau lagi disidang cuma 2 orang doang. Yang lain mana ya?
FH UI udah cabut keanggotaan organisasi mereka semua dan Dekan bilang lagi investigasi serius. Semoga prosesnya transparan & adil ya, jangan setengah-setengah.
Kalian lagi pantau juga? Gimana pendapatnya soal ini?