Kesempatanku berdiskusi dengan anak-anakku lebih sering ketika berada di dalam mobil. Biasanya aku beli koran apapun yg disodorkan oleh penjaja. Aku bayar lalu ku lempar pada anak-anak. Terjadi perdebatan diantara mereka setelah membaca satu topik berita. Terakhir perdebatan itu anak-anak bertanya padaku ;
“ Pa,, kalau orang dijadikan mentri itu dites gak sih menurut bidangnya ? “
Jawabku; “Emboooh”.
Saat gerakan pro-demokrasi di Gwangju meletus di Korsel melawan rezim militer Chun Doo-hwan (1980), pemerintah mengecap gerakan ini sebagai 'kerusuhan' &menuduh demonstran sebagai 'simpatisan komunis'. Narasi ini digunakan utk melegitimasi kekerasan militer ke warga.
Pemerintah mengklaim hanya 165 orang tewas, ttp sejarawan memperkirakan korban sebenarnya mencapai 600–2.300 jiwa.
Tuhanmu mestinya tertawa. Kau diberi otak untuk berpikir, serta akses kemudahan bernama “teknologi”. Jika kau kombinasikan, akan menjadi “alat” untuk mencari solusi atas segala masalah teknismu.
Eh kamunya malah malas, otak kau gak dipake🤣