people on the comment section saying lace is representing underwear completely forgot that kebaya, a clothes we're proud of is also using lace as its material. how weak is your critical thinking to seeing a little piece of lace = underwear.
mengatasnamakan Tuhan but please tell me dasar apa yang memperbolehkan:
- MENELANJANGI PEREMPUAN
- PIPISIN MANUSIA LAIN
yang kamu sembah itu Tuhan atau kepuasan dirimu sendiri? gaada bedanya lu lu pada sama israel
indon tu kenapa ya obsesi banget sama budaya ga penting kaya gini. MPLS harus bikin video perkenalan lah, wajib upload twibbon kampus lah, mau stand out daftar kerjaan harus bootcamp 10 biji + sertifikasi 5 biji itu juga belum tentu diterima lah, interview kerja ngalor ngidul lah
And mind you, none of them were crying over a man, they were crying because they wanted the freedom to live their lives the way they chose, and I think that’s what makes their stories even more beautiful.
JUJUR JUSTRUUUUU rasanya jadi capek karena mempertanyakan gue terlalu aware ya? kok orang lain gabisa paham yg gue rasakan? apa emang gue terlalu lebay? karena jadinya rasanya our standards itu ketinggian dibandingkan 'normal'nya orang lain. capek coy😇
tiap ada opini bodoh rasanya gue pgn ngomong "kyk ga sekolah/lu sekolah ga sih" but on the deeper level i feel like it's not entirely their fault since pendidikan di sini emg ga merata so i just sit back and
oh jangankan kesana, sex education aja masih dianggap tabu. kebanyakan ngira sex education itu terbatas di intercourse-nya aja, padahal it’s beyond that. mengajari anak SD bagian tubuh mana aja yang boleh dan tidak boleh dilihat apalagi dipegang lawan jenis is also sex education