Etika Konstitusi: Menguji Integritas di Tengah Patologi Hukum
Dalam diskursus hukum nasional, fenomena kriminalisasi terhadap warga negara yang menuntut transparansi merupakan cermin retaknya martabat bernegara. Mengacu pada pemikiran Saputra, E. T. Hadi dalam buku Etika Konstitusi, hukum yang digunakan sekadar sebagai instrumen untuk membungkam kritik adalah bentuk nyata dari patologi hukum. Penyakit hukum ini muncul ketika kekuasaan lebih mengutamakan prosedur legal-formalistik ketimbang kejujuran substantif.
Kasus-kasus yang menimpa figur seperti Dr. Tifa, Roy Suryo, hingga Rismon dan Eggy Sudjana terkait polemik ijazah, memperlihatkan bagaimana hukum sering kali kehilangan ruh keadilannya. Dalam kerangka Etika Konstitusi, seorang pejabat publik memiliki kewajiban moral untuk memberikan pembuktian yang terang benderang. Namun, yang terjadi justru sering kali adalah penggunaan aparat negara untuk menekan suara-suara kritis melalui jeratan pidana.
Lebih jauh lagi, situasi ini semakin diperburuk dengan praktik-praktik politik yang jauh dari nilai-nilai Pancasila. Upaya sistematis melalui intimidasi dan strategi memecah belah kelompok kritis menjadi indikator bahwa kedaulatan hukum kita sedang mengalami disorientasi. Fenomena beralihnya posisi atau "membelotnya" Eggy Sudjana, yang kemudian diikuti dengan meredupnya suara lantang Rismon setelah mengalami tekanan, adalah potret buram bagaimana integritas perjuangan sering kali dipatahkan dengan cara-cara yang tidak etis.
Saputra, E. T. Hadi menegaskan bahwa hukum tanpa jiwa keadilan hanyalah rangka besi yang membelenggu. Ketika intimidasi digunakan untuk membungkam kebenaran material, maka legitimasi moral kekuasaan tersebut sebenarnya telah runtuh. Praktik memecah belah kekuasaan (divide et impera) merupakan warisan kolonial yang seharusnya dikikis melalui proses dekolonisasi pemikiran hukum.
Dalam buku Rekonstruksi hukum nasional berbasis Pancasila setebal 500 halaman ini, menuntut adanya keberanian untuk menempatkan etika di atas kepentingan politik sesaat. Jika negara terus membiarkan cara-cara kotor dalam menghadapi perbedaan pendapat, maka cita-cita keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia hanya akan menjadi slogan tanpa makna. Perjuangan mencari kebenaran, sekecil apa pun, tidak seharusnya dihadapi dengan intimidasi, melainkan dengan keterbukaan yang merupakan amanah paling mendasar dari konstitusi kita.
@prabowo@jokowi@aniesbaswedan@DokterTifa @ @SianiparRismon@RoySuryo_asli@msaid_didu@susipudjiastuti #Yaqut #ZulkifliHasan #Baznas
241 Miliar Prabowo Jaga Ketahanan Ekonomi
Sekolah Rakyat
Serangan terhadap pembela HAM adalah ancaman langsung terhadap kebebasan sipil.
Solidaritas kami untuk Andrie Yunus dan seluruh rekan di KontraS. Demokrasi tidak dapat hidup di tengah teror terhadap suara kritis.
#AndrieYunus#Kontras#Watchdoc
Ada apa dengan Negara ini? Sahabat kami,Andrie Yunus, Wakil Koordinator KontraS disiram air keras oleh orang tak dikenal. Semoga negara ini dan antek2nya punya kesadaran moral. Andrie tidak berjuang utk egonya tapi utk negara jadi lbh baik. Haram jadah kalian!
Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, menyatakan demokrasi sudah ada di jurang.
Hal ini dia sampaikan dalam konferensi pers merespons tindakan penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus, Wakil Koordinator Kontras yang dilakukan oleh orang tak dikenal pada malam 12 Maret 2026.
๐ฅ: Permata Adinda
#KontraS #AndrieYunus #ProjectMultatuli
Here is our video "SOS : message for President Donald Trump from the people of Indonesia". If you concur, please forward to friends, officials & politicians in the US. Comments are welcome.
Silahkan komentari & bantu sebarkan. Boleh dikutip media.
Orang yang kurang percaya kepada takdir Alloh, cenderung akhlaknya kurang baik.
Tak akan ridha kepada takdir. Hidup penuh kesedihan, kekecewaan bahkan kemarahan.
#AaGymNotes.
lokasi ybs dari arah jalan akses ciliwung dari diponegoro mau berbelok ke arah jalan talang. kalau mau memulai penyelidikan, tinggal hubungi operator, semua no HP jam segitu yg aktif di triangle BTS, ditelisik satu per satu, coret yg milik penduduk setempat. mudah kok, kalau mau .....