Nggak satu-dua kali Inter kecolongan gol saat sedang build-up permainan di daerah pertahanan sendiri. Sering banget malah.
Tapi, Inter tetap nggak berubah karena playing-style seperti itu memang udah dibangun Inter bukan cuma setahun-dua tahun.
Kelompok pendukung dan penggemar Real Madrid biasa meneriakkan:
"Milanista pezzo di merda"
Dalam bahasa Italia, ini berarti "Milanista, dasar sampah."
Ini adalah yel-yel Italia yang terkenal di kalangan *Interisti*—yang sering ditujukan oleh penggemar Inter kepada Milan. 💙
Cara main Inter di bawah Inzaghi emang intens. Nonton aja ngos-ngosan, apalagi yang main. Tapi cara main itu paling mendekati intensitas tim-tim Eropa. Kalau kata @InteristaLK kosong ada isi, isi adalah kosong.
Ngeliat strategi Chivu di babak kedua tadi walau penuh risiko, saya ngerasa Inter punya kemampuan naikin level permainan. Tentu harus dipelajari, direpetisi terus lalu diimplementasiin di lapangan secara konsisten.
Kombinasi intensitas aIa Inzaghi & directness ala Chivu.
Intensitas main ala Inzaghi ini lho yang saya maksud. Menarik kalau Chivu bisa bikin cara main Inter seperti itu & lebih direct.
https://t.co/U3M0BIYJ0a
@Lambe_Inter CB tengah setelah ditinggal acerbi ga ada yg bener bener proper
Akanji kureng
Bisseck apalagi dia sering banget maju
Coba stones dah opsi terakhir ini
Seinget saya, Samir Handanovic baru banyak terlibat fase build up pas era Antonio Conte. Sebelum era tersebut, jarang ikut build up.
Semoga Josep Martinez bisa lekas belajar dari Handanovic, terutama ketenangan saat ngontrol, nguasai & distribusiin bola.
Bounce back, Pepo 💪
@viallinata@idextratime Pepo Martinez backup sommer musim kmaren
Musim ini dia naik inti karena sommer cabut
Provedel dibeli dr lazio
Sama sama shot stopper cuma emg ga nyaman dengan bola di kaki