sejak hari itu, aku kehilangan banyak harapan. semua hal yang tersusun rapi, seketika runtuh, dan berantakan. sementara aku, tidak punya lagi tenaga untuk menata kembali. aku hanya merasa bahwa aku masih hidup, dan entah bagaimana caranya aku harus bertahan—itu saja.
Di kehidupan yang seberisik ini, aku cuma percaya kalau “apa yang memang buat kita, nggak akan ke mana” dan “Tuhan nggak mungkin kasih luka tanpa nyiapin bahagia setelahnya.”
Yang kamu saingi itu seseorang yang enggak kenal kata menyerah. Yang sering kamu jatuhkan itu seseorang yang setiap hari belajar memperbaiki diri untuk terus maju. Sadarlah, urus diri sendiri. Dia tidak akan pernah bisa kamu patahkan.
Kalau udh mau mati jangan cari aku ya!
Sekali aku keluar aku akan menganggap kamu (ayah) saya sdah meninggal.
Sekali lagi, aku skrng akan jadi anak yatim!