Saudara seiman & seagama.
Kami akan terus berbuat tanpa menumpahkan darah !
Mereka pemegang senjata api terus menerus menumpahkan darah tak mengerti politik.
Kemudian, Kami jadikan kamu sebagai pengganti-pengganti di Bumi setelah mereka untuk Kami lihat bagaimana kamu berbuat.
Saudara seiman & seagama.
Menjaga jarak dengan Musrik, Munafik dan Kafir harus kami lakukan !
Dan janganlah engkau menuruti orang-orang kafir dan orang-orang munafik itu, janganlah engkau hiraukan gangguan mereka dan bertawakallah kepada Allah. cukuplah Allah sebagai pelindung.
@pribumi_org Bagi kami alumni golongan karya apapun partainya tetap mereka sebagai petugas partai.
Mereka datang langsung menjadi kepala.
Padahal kepala tempat berfikir manusia yang selalu memikirkan negara untuk kepentingan warga negara !
ABDI negara akan selalu mengorek SI mereka berbuat
@geloraco Hijab penghalang antara karyawan dan penguasa antara lain :
Karyawan mereka anggap budak sedangkan pengusaha sebagai penguasa yang dapat menentukan apa saja.
Bila demikian mereka ( Pengusaha ) engga mempraktekan kemanusiaan yang adil dan beradab.
Telah melanggar Dasar negara !
@CNNIndonesia Maju tak gentar membela yang gelar ?
Gelar S1 S2 S3 engga berguna bila lagi menghadap kepada-Nya !
Pemimpin harus mampu menjadi imam !
Bila tidak pemimpin tersebut engga akan seperti imam mana kala setiap makmum mengikutinya.
Imam sekaligus pemimpin negara seperti Rosululloh.
Adil buat semua pada saat hari pembalasan datang !
Katakanlah, "Tuhanku menyuruhku berlaku adil. Hadapkanlah wajahmu pada setiap salat,dan sembahlah Dia dengan mengikhlaskan ibadah semata-mata hanya kepada-Nya.Kamu akan dikembalikan kepada-Nya sebagaimana kamu diciptakan semula.
@Hilmi28 Sapa yang membatalkan ?
Kalau batal membayar setelah berceramah boleh engga yah ?
boleh kalau penceramah ikhlas karena Alloh !
Kalau karena bayaran lantas engga mau lagi datang untuk cermah apa namanya ?
apa lagi sebelumnya ada DP ?
Padahal DP 0 % mereka selalu banggakan.
@Ameeranti Karena minyak engga mau bersatu sama air !
Tukang minyak tanah sama tukang kompor saling mendukung.
Coba sama pecinta tanah air mana cocok tuh pegawai minyak.
Saudara seiman & seagama.
Pada saat hari pembalasan kaki tangan akan membantu badan untuk bergerak sesuai ucapan lidah.
Hati bergertar mulut berucap Badan gerak semua.
pada hari, lidah, tangan, dan kaki mereka menjadi saksi atas mereka terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan.
@ganjarpranowo kita mah engga usah tatap muka lagi sama guru !
Karena Guru kita memberi ilmu bukan karena tatap muka tapi karena memberi petunjuk pada hati kami.
Salam ala ika salam.
@FKadrun Musrik Biji mana ?
Padahal kaum musrik menduakan Tuhan ?
Mereka mengakui Tuhan Yang Maha Esa akan tetapi mereka mengakui Tuhan selainnya.
Manusia seperti ini lebih kejam dari manusia Kafir dan Munafik masih memeluk agama ketuhanan yang maha esa.
Mereka Musrik tak beragama.
@hidcom Manusia Tanah air engga mengenal senjata api tapi mereka perkenalkan sambil berapi api melakukan kebaikan untuk yang melakukannya.
Mereka para pengikut jahil yah seolah sudah mendapat jaminan dari para leluhurnya.
Sehingga Rosululloh sendiri dari kerurunan mereka DI angap gila.
@hidcom untuk Indonesia ?
Kami akan berjuang karena Alloh untuk mendapat keridoan dari pada-Nya !
Bagi kami negara sebuah tanah air terbatas.
Sedangkan tanah air lebih luas dari pada sebuah negara.
Negara yang dapat mengolah tanah air akan menjadi negara adil dan makmur bagi semua !
@geloraco Memberi hutang lebih baik ekonominya dari pada orang hutang lebih buruk ekonominya kecuali para pengusaha untuk modal dalam perjalanannya bisa bangkrut bisa jadi konglomerat.
Ada juga konglomerat bangkrut pemerintah bantu lewat BLBI lalu bebas dari hukuman karena engga mau bayar
@NataliusPigai2 gaji ?
banyakan mana gaji sama daging ?
Mereka makan gajinya kami makan dagingnya.
jadi kami lebih enak karena makan daging dari pada mereka makan gaji.
Sudah kena bencana lalu cuman makan gaji sedangkan kami makan daging engga kena bencana.
Bencana besar pada akhir jaman.
Saudara seiman & seagama.
Secepat kilat tulisan meluncur ?
Manusia berharap cemas atas tulisan-Nya.
Harapan kami mendung menjadi hujan.
Menjadi rahmat bagi semua.
Dialah yang memperlihatkan kilat kepadamu, yang menimbulkan ketakutan dan harapan, dan Dia menjadikan mendung.
@DoaIndah Kalau bukan karena kasih sayang Sang Maha Pengasih dan Maha Penyayang mana mungkin kita tercipta.
Manusia karena sudah DI kasih lupa mendapat kasih sayang.
Sehingga mereka tak dapat berterimakasih pada sesama apa lagi bersukur kepada-Nya.
Jaga jarak sama Musrik Munafik Kafir !