๐๐๐๐ ๐๐ข๐ฉ๐๏ผ ๐๐ข ๐ก๐ข๐ง ๐๐๐ง. Merangkak, meski tersendat; untuk yang tegak, meski nihil tampak. ๐๐ผ๐๐๐ผ๐ฝ๐ผ๐, jiwamu kikis nan koyak!
๐๐๐ rindu pada hidup yang ๐๐๐ฌ๐๐;
berderak di antara hidung dan mata,
untuk tetap menyelami kehendak di
๐๐๐๐๐ฅ๐ง๐ yang bergolak.
๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ๏ธ๏ธใใ๐๐ผ๐๐, ๐๐๐ฟ๐ผ๐ ...?
ใใHidupku ada di ambang batas;
ใใkewarasan dan gemanya yang
ใใmengekang. Mati, mati, ๐ฎ๐ข๐ต๐ช.
ใใPias dan nihil harap, untuk apa
ใใmasih gagap bergerak?
๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ
ใ คใ คใ ค
ใ คใ คใ ค
Karunasthala menjauhkan kepala kemudian; ada sorot mata yang tampak menghakimi di sana. Seakan-akan ini sebuah dosa besar, merasa kalau rokok di mulut @suamsara ini tidak punya hak habiskan waktu lelaki itu padahal ada Karunasthala duduk manis di pangkuan.
ใ คใ ค
ใ คใ คใ ค
ใ คใ คใ ค
Merasakan deru napas Danur Anandara menerpa kulit muka; kadang-kadang beraroma menthol, kadang-kadang beraroma pasta gigi yang baunya bikin dia kebelet ciuman sampai pagi.
โAda aku,โ Karunasthala bergumam. โKok masih mau nyalain rokok ...?โ
ใ คใ ค
๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ๏ธ๏ธใใ๐๐ผ๐๐, ๐๐๐ฟ๐ผ๐ ...?
ใใHidupku ada di ambang batas;
ใใkewarasan dan gemanya yang
ใใmengekang. Mati, mati, ๐ฎ๐ข๐ต๐ช.
ใใPias dan nihil harap, untuk apa
ใใmasih gagap bergerak?
๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ