Mbok tulung nek wes nggon kancane ojo do digapleki to, arep kui biyen wong e rodo nakal nek koncone wes seneng tenan yo uwes, bantu support wae. Rasah ndadak cerito track reccord sek elek elek. Karena babagan wong wedok ki meng marai medot kekancan. Ayo mindset e Tulung di ganti!
🚨 OFFICIAL 🚨
PSBS resmi umumkan pelatih anyar, 🇷🇴Marian Mihail sebagai nakhoda untuk sisa 🇮🇩ISL musim 2025/26 ini.
Marian Mihail ditargetkan untuk membawa Badai Pasifik lolos dari ancaman degradasi musim ini.
Pelatih asal Rumania tersebut menukangi klub Filipina, 🇵🇭Maharlika FC (1st tier).
Nama Marian Mihail sendiri tak asing bagi publik sepakbola Indonesia, pasalnya pelatih berusia 67 tahun tersebut pernah menakhodai PSS di 🇮🇩Liga1 musim 2023/24 lalu.
AFC Futsal 2026
AET : Indonesia 5-3 Jepang
⚽ Samuel Eko
⚽ Ardiansyah Nur
⚽ Firman Adriansyah
⚽ Reza Gunawan
⚽ Dewa Rizki
Indonesia lolos ke final, Indonesia lolos ke final, Indonesia lolos ke final 👊😭😭😭🇮🇩🔥
✅ RESMI : Specs merilis jersey ketiga timnas futsal Indonesia yang akan dikenakan di ajang Piala Asia 2026 (27 Januari - 7 Februari). 🇮🇩
Gimana pengamat jersey? 🤩
✅ RESMI : Specs merilis jersey ketiga timnas futsal Indonesia yang akan dikenakan di ajang Piala Asia 2026 (27 Januari - 7 Februari). 🇮🇩
Gimana pengamat jersey? 🤩
🚨🎙️ | Lisandro Martinez: "my daughter saw that Nicky Butt comment and come to me asking who is this Haaland guy they taking about
I told her don’t worry, I will put him in my pocket and bring him home then she will get to know him”
Queen Bee Syndrome Iriana, Penyebab Runtuhnya Kerajaan Joko Widodo
Seharusnya, pencalonan Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil Presiden Indonesia tidak perlu terjadi, maka dengan begitu kejayaan Jokowi sebagai Raja Jawa masih bisa bertahan walau tak lagi bermahkotakan jabatan.
Isu akun fufufafa yang diyakini milik Gibran menjadi bom waktu bagi kekuasaan Jokowi, semua usaha keras yang ia lakukan hancur sehancur-hancurnya imbas ambisi Iriana sendiri. Bagaimana tidak? Pencitraan per pencitraan, branding per branding, drama per drama yang dilakukan oleh Jokowi tak membuahkan hasil apapun bagi kelangsungan ambisi kekuasaannya.
Sedangkan Gibran sendiri sampai saat ini bagai hilang ditelan bumi, jauh dari sorotan media. Menghilangnya Gibran semakin menguatkan asumsi publik, bahwa keharmonisan palsu antara Prabowo dan Jokowi akan segera berakhir.
Petaka hancurnya kerajaan milik Jokowi hanya tinggal menyisakan hari, setelah tanggal 20 Oktober 2024 akan dimulailah permainan yang baru, di mana Jokowi hanya bisa pasrah menunggu penghakiman atas segala dosa yang ia perbuat selama 10 tahun menjabat sebagai Presiden.
[POSTING ULANG]