Kalo RSUD segini termasuk besar. Nggak tau lagi kalo setelah potongan.
Jaspel poli RSUD tipe B utk medik (kardio, interna, neuro) terimanya Rp 14.500 per pasien. 🙃
Kalau ini benar pernyataan Sang Otot Besar, saya nitip respon:
Anda beli steak harga 6 juta dan keracunan. Bisa apa? Komplain dan tuntut pemilik restoran. Tapi ini urusan pribadi Anda dan pemilik restoran.
Bedanya apa dg keracunan di Program MBG? Pengadaannya menggunakan uang APBN alias uang pajak yg dibayar rakyat. Pelaksananya aparatur negara. Maka pertanggungjawaban ke publik. Ini menjadi urusan publik. Sdh bener siswa atau rakyat teriak.
Mosok bedain gitu aja gak bisa? Ntar turun pangkat lho....
Saya cuma ingin meluruskan logika bengkok. Utk MBG, saya apresiasi langkah cepat utk evaluasi dan penguatan kontrol di lapangan. Respon Istana dan BGN soal keracunan cukup proper dan terbuka. Semoga program ini lebih baik dan berhasil. Juga dijauhkan dari pendengung linglung nggak nyambung itu.....
@yogi_Halim@Sofianpalupi Tipikal pemegang pbi yg di igd maksa naik ke vip... Pas waktu tagihan marah2 kalau punya bpjs tp kok bayar... 😂😂😂
Pas di tunjukin tanda tangannya, ngakunya tidak di informasikan karna lg panik, bla bla bla..... Lapor wartawan, pejabat, update status...
Pernah? Sering!!!
Video PSA yg bagus dari tiktok RS Unand tentang JKN di IGD hanya menanggung kegawatdaruratan.
Apakah ga akan dilayani oleh dokter IGD klo tidak gawat darurat? Ya tetap akan, cuma ga akan bisa dipake bpjsnya
Teman2 semua mau sosialisasi aja kalau kalian / saudara / teman mau ke IGD rumah sakit harap dipastikan keluhan atau penyakit yg diderita memenuhi kriteria di bawah yaa, kalau tidak memenuhi dokter IGD berhak menilai kalian bukan masuk kategori emergency alias ga dijamin BPJS 🙏🏻
Baru kali ini setelah 1 tahun jadi pasien orthopedi, ketemu sama pasien yang sama di amputasi kaki juga 😭😭😭
Posisi gue sama pasien itu jauhan duduknya, gak lama perawat manggil gue. Gue kira bagian gue ketemu dokter, taunya pasien yang gue maksud tadi mau ketemu gue 😭😭😭😭😭
Jangan mewek ya gaes!
Mobil Paus terlihat dihentikan seorang bapak, yang dengan suara bergetar meminta Paus memberkati anaknya yang masih dalam kandungan ibunya.
Mobil yang ditumpangi Paus terlihat menepi dan berhenti di pinggir jalan. “Siapa namanya? Kapan bayi akan lahir?” kata Paus yang tersenyum menyapa sang ibu hamil, yang anaknya akan diberi nama Cicilia, pada Rabu (4/9/2024).
Sang ibu yang diperkirakan akan melahirkan bayinya satu minggu ke depan ini kemudian diberkati Paus. Paus tidak lupa mengambil hadiah dan diterima dengan suka cita bersama pasangannya, yang berulangkali mengucapkan terima kasih dengan suara bergetar, seperti hendak menangis.
Pasangan ini bernama Gregorius Bangkit dan Veronica Intan.
Habis ngobrol dgn teman yg kerja di IJN Kuala Lumpur. Dia dulu terbaik di angkatan PPDS saya. Sebelumnya dia kerja di Surabaya. Lanjut sekolah, setahun terakhir stase Malaysia.
Lama gak ketemu, dia kelihatan makin sehat. Rahasianya apa?
"Work life balance" Dia ketawa
🧵for the new residents and students on the meaning of 'French' and 'Gauge'.
We've covered this on here in the past, but a lot of new people are starting on surgical rotations, so let's look at them again.
As usual, we'll cover their history and what they mean.
(1/ )
Rumah Sakit getol promosi LASA (Look Alike Sound Alike) untuk mencegah Dispensing Error, eh perusahaan farmasi malah bikin stiker ampul macam gini.. Konoha (L)Emas 2045 🫠
Satu Tahun tidak Pulang
Keluarga mengira korban sedang menjalani tugas kedinasan.
Iwan Sutrisman Telaumbanua (22) mantan calon siswa (casis) Bintara TNI AL gelombang 2 tahun 2022 ternyata tewas dibunuh oknum Pomal Lanal Nias.
Kabar Iwan Sutrisman Telaumbanua tewas dibubuh baru diketahui pihak keluarga setelah Pom Lanal Nias melaporkan kejadian itu, Kamis (28/3/2024).
Saat itu, keluarga melapor ke komandan Posal Lahewa pada Senin (25/3/2024), terkait korban yang tak ada kabar dari tahun 2022 saat mengikuti pendidikan casis Bintara TNI AL di Padang. Dandenpom Lanal Nias Mayor Laut (PM) Afrizal mengatakan, Serda Pom Adan telah mengakui melakukan pembunuhan bersama satu orang temannya terhadap Iwan Sutrisman Telaumbanua.
"Benar, pelaku telah ditahan. Pelaku lebih dari satu orang," kata Afrizal, Jumat (29/3/2024).