Ketika sedang diselimuti rasa malas, suka ngomong ke diri sendiri "jangan malas yuk semangat, masa mau gini-gini aja?" abis itu lanjut bermalas-malasan
Biarkan saat ini jarak menjaga kita. Tunda dulu semua pertemuan. Saatnya memberi waktu pada diri untuk sendirian. Kenang lagi yang pernah dijalani. Evaluasi semua salah diri. Saat kembali tiba waktu bertemu, kita sudah siap dengan lembaran baru.
Kita butuh memahami marah untuk mengerti rasanya sabar. Kita butuh memahami hewan dan tumbuhan untuk mengerti rasanya menjadi manusia. Kita butuh kesepian untuk memahami diri sendiri.
Semua terukir dan dibingkai dengan semestinya. Taruhlah bingkai itu ditempat yg tepat. Jangan sampai rusak dan berdebu. Apalagi jatuh hingga tak terbentuk bingkai lagi.