DAFTAR KASUS PEMBULLYAN DI PESANTREN/ ASRAMA YANG MENGAKIBATKAN KORBANNYA MENINGGAL 🥀
Beberapa hari terakhir ramai tentang meninggalnya Bintang, santri asal Banyuwangi akibat bully
Ini bukan kasus pertama bully berakibat meninggal
#JadiUtas coba merangkum kasus serupa nih
Affiliate wajib kumpul! 1 menit video ini terlalu berharga jika kamu skip!
Kamu bisa review produk tanpa beli barangnya dengan satu AI tools ini!
Ini caranya, dan banyak yang udah pakai ini buat affiliate income & pemilik UMKM:
Step 1: Buka Shopee, cari produk yang mau kamu promosiin. Ambil foto produknya.
Step 2: Buka Pinterest, cari foto dengan visual yang clean dan cocok sama produk itu.
Step 3: Masuk ke Google Flow. Gabungin dua gambar tadi pakai prompt AI. Prompt lengkapnya ada di caption.
Step 4: Visual udah jadi? Tinggal convert ke video pakai fitur img to video. Promptnya juga ada di caption.
Hasilnya: konten review produk yang keliatan profesional, tanpa kamu pernah pegang barangnya sekalipun.
Prompt 1 (Foto ke Foto):
“Gabungkan 2 foto ini jadi 1. Buat produk yang berada foto 1 memiliki background foto di nomor 2 dengan dipegang tangan manusia secara natural. Formatnya vertikal 9:16. Foto cocok untuk konten affiliate UGC, tidak terlihat AI atau editan.”
Prompt 2 (Foto ke Video):
“Animasikan tangan dan produk pada foto. Tangan menggerakkan produk dengan lembut dan sedikit memutar, seperti review affiliate. Gerakan halus, realistis, natural, tidak kaku”
🚨RESMI!
Kemenkes mengeluarkan aturan "Pencantuman Label Gizi dan Pesan Kesehatan pada Pangan Olahan Siap Saji"
Berdasarkan Kepmenkes No. 01.07/Menkese/301/2026
Detailnya:
a. level A berupa kombinasi huruf A dengan warna hijau tua;
b. level B berupa kombinasi huruf B dengan warna hijau muda;
c. level C berupa kombinasi huruf C dengan warna kuning;
atau
d. level D berupa kombinasi huruf D dengan warna merah.
Keterangan:
1. Level A merupakan kandungan gula, garam, dan lemak yang lebih rendah dibandingkan level B, level B merupakan kandungan gula,
garam, dan lemak yang lebih rendah dari pada level C, dan level C
merupakan kandungan gula, garam, dan lemak lebih rendah dibanding
level D.
2. Level A tidak boleh menggunakan bahan tambahan pangan pemanis
(bahan tambahan pangan pemanis alami dan/atau bahan tambahan pangan pemanis buatan), baik melalui penambahan langsung dan/atau ikutan (carry over).
3. Level B hanya dapat menggunakan bahan tambahan pangan pemanis
alami.
4. Level C dan Level D dapat menggunakan bahan tambahan pangan
pemanis (bahan tambahan pangan pemanis alami dan/atau bahan tambahan pangan pemanis buatan).
Contoh pencantuman label ada di foto 3.
Pemberlakuan secara WAJIB akan diterapkan 2 tahun dari Kepmenkes ini diterbitkan.
Alhamdulillah lah ya paling tidak ada progress untuk lindungi masyarakat dari bahaya konsumsi Gula Garam Lemak berlebih.
menikahlah dengan seseorang yang memahami sikap sakinah, mawaddah, warahmah.
— sakinah : ketika tau kekurangan pasangan tapi tidak mencela.
— mawaddah : ketika melihat kekurangan pasangan tapi memilih fokus pada kelebihannya.
— warahmah : kekurangan pasangan dijadikan sebagai ladang amal pahala.
Dulu di kantor, ada senior namanya Pak Agus. Hubungan gue sama beliau tu sebel-sayang. Sering saling jadi menyebalkan satu sama lain, tapi tiap ada makanan, selalu disisihkan untuk gue. Tiap istrinya masak makanan enak, selalu diselundupkan cuma untuk gue (soalnya nggak enak sama yang lain karena nggak kebagian). Kalau gue sendirian di ruangan, beliau selalu nungguin karena tahu gue penakut akut.
Gue tahu makanan apa yang beliau boleh makan dan nggak. Hampir setiap hari beliau minta dibelikan fish and fries ke gue karena cuma itu yang bisa beliau makan. Gue selalu ngomel kalau beliau lemburnya bablas karena gue tahu rumahnya jauh, dan beliau sudah nggak lagi bugar.
Beliau tipikal bapak-bapak teduh. Jalannya pelan, tertawanya renyah, kalau ngomel judes banget tapi sepersekian detik lunak lagi.
Ingat banget dulu satu unit ke Dufan, dan beliau cuma ikutin rombongan gue main, nunggu di depan wahana sambil lihatin kita. Kalau di suruh istirahat, nggak mau, bilangnya, “Udah main aja, bapak lihatin kalian.”
Gue nggak peduli sebete apa orang-orang ke beliau kalau menyangkut kerjaan, bagi gue beliau adalah “Bapaknya gue.”
Sampai satu hari beliau meninggal. Di rumah duka, gue memperkenalkan diri ke istrinya, lalu di depan Pak Agus gue janji, “Aku nggak akan lupa sama keluarga kecil Bapak.”
Keluarga kecil yang selalu beliau banggakan. Cerita perjalanan cintanya yang selalu beliau ulang-ulang ke gue tiap jam 5 sore. Kesombongan beliau soal makanan istrinya yang enak. Kebanggaan beliau soal anaknya yang cerdas. Keluarganya kecil, hanya ada istri dan satu anak. Kalau dari cerita si Bapak, mereka berbahagia dalam sunyi.
Sampai hari ini, hubungan gue sama istrinya sangat baik. Dari anaknya masih SMP sampai sekarang sudah kuliah, jalinan silaturahim kita nggak terputus. Kalau ada apa-apa, istrinya selalu menghubungi. Tiap natal, beliau selalu kirim ayam bakar buatan sendiri dan tiap hari raya, gue selalu kirim nastar buatan Mamah.
Begitu terus selama bertahun-tahun.
Lebaran kemarin, istrinya kirim teflon buat Mamah. Katanya tiba-tiba ingat kalau si Mamah suka masak. Tahun kemarin, beliau kirim satu set sprei biru buat gue, katanya biar gue tidur nyenyak 🥹
Gue bersyukur atas ikatan sederhana ini. Simpulnya nggak rumit tapi erat dan nggak terputus meskipun si penghubung utamanya hilang. Sebab setelah kepergian Bapak, kita punya penghubung baru. Kebaikan Pak Agus yang kita lestarikan bersama-sama.
Gue setuju dengan kalimat, “Panjang umur kebaikan.” Orangnya memang mati, tapi baiknya terus hidup di sela-sela kehidupan kita yang masih bernapas di sini.
Jangan Buru-Buru Salahkan Sambal Tadi Siang, Pelaku Sebenarnya Mungkin Makanan Dua Hari Lalu
Saat perut mendadak mual dan mulas setelah makan, insting pertama kita hampir selalu menunjuk hidangan yang paling baru masuk ke mulut. Padahal, tubuh tidak sesederhana itu. Keracunan makanan bekerja berdasarkan masa inkubasi, yaitu jeda waktu antara bakteri masuk ke tubuh hingga gejala muncul, dan setiap bakteri punya "jadwal" yang berbeda-beda. Staphylococcus aureus, misalnya, adalah "penjahat cepat" yang bisa memicu muntah dan kram melalui toxinnya hanya dalam 1–6 jam setelah makanan terkontaminasi masuk ke tubuh. Sebaliknya, Salmonella butuh waktu 6–72 jam untuk unjuk gigi, sementara Campylobacter, salah satu penyebab diare paling umum di dunia, baru menampakkan gejalanya setelah 2–5 hari. Artinya, saat kamu merasa "diserang" oleh lauk makan siang, bisa jadi tersangka sebenarnya adalah ayam yang kurang matang dari makan malam dua hari lalu. Inilah mengapa diagnosis mandiri soal keracunan makanan sering meleset, dan kenapa mencatat semua yang kamu makan dalam 72 jam terakhir jauh lebih berguna daripada langsung menyalahkan sambal yang paling akhir kamu santap.
dr. Ayman Alatas SpMK
Sejauh ini nyoba tips dari Ade Rai terbukti cukup ampuh, kualitas tidur pelan-pelan membaik.
Beliau pakai pola 10-3-2-1, meskipun pada prakteknya tidak selalu pakem pake jam tersebut. Namun membatasi kafein, makan, minum dan gadget sebelum tidur bener2 ngaruh ke kualitas tidur.
Bagi yang muslim, aku biasanya juga wudhu dulu sebelum tidur, biar pikiran fresh aja & terhindar overthinking yg ga perlu. 😅
KEHILANGAN 1 JAM TIDUR membutuhkan hingga 4 HARI untuk pemulihan
Kalian pernah gak ngerasa “ah cuma kurang tidur 1 jam, santai lah”?
Ternyata penelitian menyebutkan efeknya gak sesantai itu!
Ini semacam tamparan gue pribadi juga sih saat menjalani kehidupan sebagai PPDS ini.
Jadi gue baru nemu penelitian yang bikin mikir ulang soal pola tidur yang intinya adalah kehilangan 1 jam tidur aja bisa bikin tubuh butuh sampai 4 hari buat pulih penuh.
Penelitian kecil ini melibatkan 15 laki-laki dewasa muda dan dilihat pola tidurnya dengan hasil yang cukup membuat kaget yaitu:
1 jam hutang tidur, ternyata butuh tidur durasi optimal (7–9 jam) selama 4 hari berturut-turut buat bener-bener tubuh bisa balik normal.
Ini konteksnya juga termasuk pemulihan metabolisme tubuh yang terganggu akibat kurang tidur.
Hutang tidur itu bisa mengganggu irama sirkadian, yang akhirnya ngaruh ke risiko penyakit metabolik, jantung, dan pembuluh darah.
Jadi kalau lagi kurang tidur, jangan berharap pulih hanya dengan satu malam ‘balas dendam tidur’. tapi butuh 4 hari tidur malam dengan durasi cukup.
Jaga tubuh kalian baik-bak ya!
SURVIVORSHIP BIAS
((miskin ≠ cerdas))
Sejak era bidikmisi/ KIP Kuliah.
muncul kesan di masyarakat, bahwa anak dari kelompok pra sejahtera cenderung lebih pandai.
padahal mereka sdg ada di mode survival. boleh dibilang, hanya 1 : sekian yg mencapai titik pandai dan bs dapat bidikmisi.
yang lainnya kemana? tenggelam dalam kerasnya cerita.
⚡kenapa kesan/ citra ini populer?
karna mereka berangkat dr kelompok rentan, jadi dapat perhatian lebih dari kita & dari media.
lihat saja, headline berita saat wisuda....
"... bikin haru, anak tukang becak lulus S1 @UGMYogyakarta/ @UGM_FESS pakai bidikmisi..." dst.
banyak riset yang menjelasakan, bahwa potensi anak bisa mencapai titikh terbaik. manakala keluarganya sejahtera. bukan karna keluarganya miskin / rentan.
lihat saja, penerima LPDP.
beasiswa khusus anak pandai, isinya byk orangkaya. minimal bapak/ibunya pejabat teras.
ada dari kalangan menengah-kebawah? tentu tetap ada.
coba ingat-ingat lagi, saat kita sekolah dulu. atau coba tanya ke guru kalian @pppkguru / @dariguruhonorer / @Guru_PNS
Tambahan, kalau ada yang mau mulai membiasakan anak2 atau adek2 membaca dlm bahasa Inggris, ada pula https://t.co/akIIRIvaHy. Topik ceritanya menarik2, ada yang ttg STEM, isu-isu perempuan, lingkungan, dll. Ilustrasinya cakep2, gratis pula!
#YukBacaSastraAnak ❤️
Mengingat PUASA udh ±2 minggu lg, aku mau share #TIPS manajemen puasa aman utk kamu yg punya GERD:
1. Selalu sahur*
2. Tidur miring kiri atau ½ duduk
3. Jangan tidur/rebahan setelah sahur & buka
4. Kurangi mam berlemak tinggi, coklat, pedes, buah sitrus, kopi (berkafein/tdk)
5. Stop rokok!
6. Olahraga ringan (mis., jalan kaki cepat) 40–60 menit menjelang berbuka.
7. Hindari pakaian terlalu ketat
8. Atur timing minum. Minum bertahap, hindari langsung minum banyak saat sahur/setelah berbuka.
9. Jgn berbuka terlalu banyak, kasih jeda (kurma & air dulu, maghriban, baru mam berat)
Gmn? Aman? Silakan dicoba yaa nanti!
Kemarin hingga hari ini, saya berdiskusi cukup intens dg sahabat yg alumnus psikologi
Tanggapannya sederhana “itulah kenapa, pantang bahas kesusahan (terutama ekonomi) ke anak.”
Kok bisa?
Hmmm. Sepertinya saya akan buat tulisan terkait ini dg perspektif psikologi+kriminologi
Pernah gak sih mikir, kenapa dua orang bisa melihat kejadian yang SAMA PERSIS, tapi punya ingatan yang BEDA BANGET?
Ternyata, "siapa kamu" (latar belakang & pekerjaan) itu menentukan sekali "apa yang kamu ingat".
Sebuah utas singkat soal sains memori.
Postingan pertama 2026
Portfolio #Perjalanantraderrealistis Review selama april-desember 2025 yang sempat turun di bawah 20 juta, lalu balik ditutup di angka 40juta.
Buat yang baru ngikutin saya, ini adalah portofolio yang saya buat dengan metode simple yang rata-rata pemula bisa terapin.
1. Tidak menggunakan metode all in ❌
2. Money Management dengan Grading sesuai Grade saham.
3. Pakai teknikal view dan flow saham.